Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
LAMBATNYA pembahasan Rancangan Undang-Undang Pemilihan Umum (RUU Pemilu) masih terkendala pada ambang batas presiden dan parlemen. Hingga saat ini Komisi II DPR belum ada kata sepakat.
"Lebih kepada berlomba-lomba, melobi fraksi lain, kita ambang batas parlemennya sekian, ambang batas presiden sekian," kata Wakil Ketua Komisi II DPR, Arwani Thomafi dalam diskusi daring, Minggu (26/7).
Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu mengatakan anggota Komisi II DPR hanya mengutamakan kepentingan partai dalam pembahasan RUU Pemilu. Penentuan ambang batas menjadi prioritas karena menentukan nasib partai mendapat kursi di DPR.
Perbedaan pandangan soal besaran ambang batas tersebut membuat proses pembahasan selanjutnya tertunda. Pihaknya berencana tidak berlarut-larut menyusun RUU Pemilu di komisi.
Baca juga : Presiden Jamin Beri Insentif untuk Industri Pers
Penyusunan akan dibuat secara teknis agar dapat ditindaklanjuti Badan Legislatif (Baleg). Kemudian pembahasan RUU Pilkada akan dilanjutkan ke Pemerintah.
"Biar bertarung di pembahasan tingkat satu (pemerintah). Kalau itu pun pemerintah mau membahas RUU Pemilu," ucap Arwani.
DPR memasuki masa reses pada Kamis (16/7). Pembahasan RUU Pemilu terpaksa ditunda. Wakil Ketua Komisi II Arif Wibowo mengatakan pembahasan RUU Pemilu ditargetkan rampung usai dua pekan pembukaan masa sidang. Sehingga draf tersebut dapat dikirim ke Baleg.
"Kita punya target dua pekan setelah (pembukaan) masa sidang akan datang sudah diselesaikan drafnya lalu di kirim ke Baleg untuk harmoniasi dan sinkronisasi," ujar Arif di Jakarta, Rabu (15/7). (P-5)
Ketua KPD Miftahul Arifin menjelaskan bahwa putusan tersebut sudah memberikan garis yang jelas mengenai batasan penerapan ambang batas parlemen.
Pengalaman pemerintahan sebelumnya yang menunjukkan bahwa besarnya dukungan parlemen tidak selalu berbanding lurus dengan efektivitas pemerintahan.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan praktik tersebut membuka celah manipulasi hasil elektoral oleh pihak-pihak tertentu.
WAKIL Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia mengusulkan formula terkait ambang batas parlemen atau parliamentary threshold (PT) dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu.
KPK usulkan 5 poin perbaikan pemilu 2026 untuk cegah korupsi elektoral, mulai dari pembatasan uang tunai kampanye hingga penerapan rekapitulasi suara elektronik
Presiden Prabowo Subianto menegaskan pergantian pemerintah bisa dilakukan secara damai melalui pemilu maupun impeachment sesuai mekanisme konstitusi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved