Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PERJALANAN menemukan vaksin penyembuh covid-19 di negeri ini sebentar lagi mencapai tujuan. Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Padjajaran (Unpad) Bandung bekerja sama dengan PT Bio Farma, pekan ini, dijadwalkan memulai uji klinis fase III atas CoronaVac, kandidat vaksin covid-19 produksi Sinovac Biotech, Tiongkok.
Dimulainya uji klinis fase III itu membuat produksi massal vaksin covid-19 bagi masyarakat umum untuk menghentikan pandemi covid-19 tinggal selangkah lagi. Langkah penting yang harus dicapai untuk mewujudkan hal itu ialah keberhasilan uji klinis fase III tersebut.
Ketua Tim Uji Coba Vaksin Covid-19 FK Unpad, Kusnandi Rusmil, di Bandung, kemarin, mengungkapkan rencana kerja terkait uji klinis itu telah disetujui Komite Etik yang terdiri dari para ahli Litbangkes dan Badan Pengawasan Obat dan Makanan.
Subjek untuk mengujicobakan vaksin pada fase III tersebut merupakan 1.620 warga Bandung dari berbagai kelompok usia dan jenis kelamin. Kusnandi menambahkan, uji klinis fase I dan II atas vaksin yang sama sudah dilakukan di Tiongkok, negara asal vaksin
tersebut.
Dalam dunia vaksin dikenal tiga tahap pengujian klinis, sebelum vaksin dapat diberikan secara luas kepada publik. Tahap I, saat vaksin diberikan kepada sejumlah kecil subjek untuk menguji keamanan dan dosis serta memastikan calon vaksin dapat merangsang sistem kekebalan tubuh.
Tahap II, vaksin diujicobakan terhadap ratusan relawan berbagai kelompok usia. Tahap III, vaksin diberikan terhadap ribuan relawan untuk menentukan kemampuan vaksin melindungi setiap subjek dari infeksi virus.
Kusnandi mengaku optimistis uji klinis fase III itu akan berhasil. Terlebih, ia bersama timnya di FK Unpad telah berpengalaman menguji vaksin produksi
PT Biofarma. “Kami sudah lebih dari 30 tahun menguji coba vaksin dan biasanya berhasil,” tegas dia.
Datangnya vaksin covid-19 asal Tiongkok untuk uji klinis fase III terhadap 1.620 warga Bandung itu pun dibenarkan PT Bio Farma.
“Ya betul, sudah tiba di Bio Farma, kemarin (Minggu, 19/7),” kata Head of Corporate Communications PT Bio Farma, Iwan Setiawan, kemarin.
Enam bulan
Secara terpisah, Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir mengungkapkan uji klinis fase III itu dijadwalkan berlangsung enam bulan. Uji itu ditargetkan selesai pada Januari 2021.
“Apabila uji klinis ini lancar, Bio Farma akan memproduksinya pada Q1 2021 dan kami sudah mempersiapkan fasilitas produksi di Bio Farma dengan kapasitas 250 juta dosis,” ujar Honesti melalui rilis resmi, kemarin.
Honesti pun mengungkapkan alasan pemilihan Sinovac sebagai mitra. “Metode pembuatan vaksin oleh Sinovac sama dengan kompetensi Bio Farma saat ini. Dengan metode inaktivasi tersebut, Bio Farma sudah memiliki pengalaman dalam pembuatan vaksin seperti vaksin Pertusis.”
Terkait uji klinis fase III itu, Direktur Lembaga Biologi Molekular Eijkman Amin Soebandrio berharap vaksin yang kelak diproduksi harus memperhatikan sejumlah faktor. Misalnya, fungsi vaksin idealnya bertahan seumur hidup, meski hanya dengan sekali penyuntikan. Selain itu, vaksin harus berfungsi bagi semua golongan usia.
“Efektif di umur mana pun dan sedapat mungkin bisa melindungi terhadap berbagai varian virus,” ujarnya. (Ata/X-6)
Pendekatan life-course immunization menjadi fokus utama di IVAXCON 2026 untuk memperkuat perlindungan kesehatan dari bayi hingga lansia dan melawan misinformasi.
Dokter spesialis anak dr. Kanya Ayu Sp.A menekankan pentingnya vaksinasi influenza tahunan untuk mencegah pneumonia dan melindungi kelompok rentan.
WHO merekomendasikan transisi dari vaksin influenza quadrivalent ke trivalent karena hilangnya virus B/Yamagata. Simak penjelasan medis dan dampaknya.
Campak dikenal sebagai penyakit virus yang sangat mudah menular melalui udara.
Pneumonia bakterial sekunder terjadi karena infeksi bakteri saat atau setelah terkena campak.
Kemenkes tetapkan vaksin meningitis dan polio sebagai syarat wajib haji 2026. Simak aturan waktu pemberian dan tips kesehatan dari ahli di sini.
Muncul istilah varian Cicada dalam perkembangan covid-19. Simak penjelasan mengenai status validasi dan karakteristik varian baru ini.
Tri Wibawa mengingatkan bahwa langkah pencegahan terhadap varian Cicada pada dasarnya tidak berbeda dengan upaya menghadapi Covid-19 secara umum.
Pakar UGM memastikan varian Covid-19 Cicada belum terdeteksi di Indonesia. Simak penjelasan mengenai gejala, asal-usul, dan efektivitas vaksinasi di sini.
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Objektif harus diakui bahwa sekolah daring adalah proses pembelajaran yang menyebabkan lahir generasi covid-19
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved