Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
JABATAN calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin sebagai Dewan Pengawas Syariah di dua perbankan syariah dipersoalkan oleh tim hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga.
Komisioner KPU Hasyim Asy'ari memastikan sejak awal proses pencalonan syarat presiden dan wakil presiden, tidak ada pihak yang mempermasalahkan jabatan Ma'ruf.
"Dalam rekapitulasi di tingkat pusat tidak pernah ada yang keberatan (dari kubu 01 dan 02) terkait selisih hasil atau indikasi manipulasi suara yang berkaitan dengan pilpres. Termasuk itu (jabatan Ma'ruf). Sejak awal pasti orang kan menulusuri (sepak terjang) lawan tandingannya dalam pilpres. Kalau baru sekarang sampaikan keberatan, kan jadi pertanyaan," ucap Hasyim di Gedung KPU, Selasa (11/6).
Diketahui, kedua pasangan calon presiden-wakil presiden mendaftarkan diri ke KPU pada 10 Agustus 2018. KPU pun membutuhkan waktu untuk meneliti dan verifikasi administratif syarat pencalonan hingga penetapan sebagai calon presiden dan wakil presiden.
"Maka KPU dalam ruangan itu juga menggunakan kesempatan melakukan klarifikasi ke sana ke mari kepada lembaga-lembaga yang punya otoritas untuk menentukan itu. Jadi informasi sudah diketahui sejak awal oleh KPU (soal jabatan Ma'ruf)," jelas Hasyim.
Ia menuturkan, saat ini pihaknya belum menerima salinan perbaikan permohonan 02 dari MK. Hasyim mengetahui lewat pemberitaan media adanya gugatan baru yang diajukan tim kuasa hukum BPN.
Sebelummya, Ketua Tim Hukum BPN Bambang Widjojanto menyatakan informasi jabatan Ma'ruf di BUMN diketahui pihaknya saat melakukan kajian. Padahal, kata BW, seharusnya pada saat menandatangani dokumen di KPU, Ma'ruf tidak mencontreng kolom pengunduran diri sebagai karyawan atau pejabat dari BUMN.
Baca juga: TKN: BPN Tidak Bisa Ajukan Perubahan Materi Gugatan ke MK
Namun, di satu sisi, Ma'ruf menegaskan dirinya bukan karyawan BUMN tapi sebagai Dewan Pengawas Syariah dari anak perusahaan BUMN.
"Kami juga perlu untuk menyampaikan lewat media karena tuduhan itu (jabatan Ma'ruf) sama dengan menuduh KPU ketika proses pencalonan itu tidak hati-hati, tidak cermat. Ini perlu kami klarifikasi sekarang," ungkapnya.
"Itu nanti akan menjadi bagian dari jawaban KPU atau tidak, tentu saja melihat perkembangan apakah perbaikan gugatan itu diterima atau tidak oleh MK. Nah kalau tidak diterima, buat apa kami susah-susah untuk mengargumentasikan itu dan mendalilkan itu," tandasnya.(OL-5)
KPU RI akan menata daerah pemilihan khusus di IKN untuk Pemilu 2029, termasuk persiapan data pemilih dan infrastruktur kelembagaan.
MANTAN Ketua KPU RI, Arief Budiman menegaskan pembahasan dan pengesahan RUU Pemilu harus diselesaikan tepat waktu agar tidak mengganggu tahapan Pemilu 2029.
Diskusi mendesak penataan rekrutmen penyelenggara pemilu dan masa jabatan KPU daerah pascaputusan MK yang memisahkan pemilu nasional dan daerah.
Pemerintah disebut tengah bersiap mengantisipasi draf tersebut, termasuk menyusun daftar inventarisasi masalah (DIM) yang akan diajukan dalam pembahasan.
PEMBAHASAN Rancangan Undang-Undang tentang Pemilihan Umum (RUU Pemilu) kembali masuk Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2026.
Setelah melalui serangkaian persidangan sengketa informasi,Pengamat Kebijakan Publik, Bonatua Silalahi resmi menerima salinan dokumen ijazah mantan Presiden Jokowi tanpa sensor dari KPU.
KPK menetapkan Hasto Kristiyanto sebagai tersangka suap terkait buronan Harun Masiku. Hasto disebut aktif mengupayakan Harun memenangkan kursi anggota DPR pada Pemilu 2019.
Bagi Mahfud, batalnya memakai kemeja putih tersebut lima tahun lalu menyimpan pesan tersendiri.
KPID Sulawesi Selatan mengaku belum bisa menindak caleg dan parpol yang mulai mencuri start pada Pemilu 2024.
PENDUKUNG Joko Widodo pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 kini berbalik mendukung calon presiden (capres) Prabowo Subianto jelang Pilpres 2024.
Beberapa upaya dari KPU untuk mencegah terjadinya kembali korban jiwa dari petugas KPPS.
"Mas Ganjar kan enggak nyapres, enggak nyapres beliau," kata Immanuel di Jakarta, Minggu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved