Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KARO Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, setelah berhasil menangkap tersangka buzzer hoaks video server KPU, yakni EW dan RD di dua lokasi berbeda, polisi kini fokus mencari dua orang lainnya yang telah dimasukkan dalam daftar pencarian orang (DPO).
"Iya, masih ada dua DPO, yang tengah didalami siber. Satu DPO yang menyampaikan secara verbal, sudah berhasil diidentifikasi," kata Dedi, saat dimintai keterangannya di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (9/4)
Ditanya perkembangannya, kata Dedi, tim Siber Bareskrim Polri masih melakukan pengembangan dan pengejaran terhadap dua orang tersebut.
"Masih dikejar. Satu DPO lagi ikut dalam rangka membuat narasi, termasuk sebagai buzzer. Masih dikejar juga ya," sebutnya.
Namun, dirinya tidak bersedia mengungkap identitas kedua DPO yang telah terindentifikasi tersebut.
Baca juga: Dua Buzzer Hoaks Server KPU Ditangkap
Adapun EW merupakan pihak yang memiliki banyak follower di akun Twitter @ekowBoy. Dia ditangkap di Ciracas, Jakarta Timur pada Sabtu (6/4) pukul 02.30 WIB.
Sedangkan RD yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga ditangkap di kediamannya kawasan Tanjung Karang, Bandar Lampung, Minggu (7/4) pukul 07.00 WIB.
Sementara itu, Kasubdit I Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Kombes Dani Kustoni mengatakan ada beberapa lokasi yang sedang didalami untuk memburu nama di DPO itu. Dia menjelaskan modus pelaku adalah membuat akun palsu, melempar isu kemudian menghilang.
"Kami masih cari yang bersangkutan. Ada beberapa lokasi sedang kami dalami. Sudah kita temukan untuk pembuatnya atau yang menyampaikan sementara ini, kemudian yang pertama meng-upload masih kami dalami kembali," paparnya.
Atas perbuatan tersebut, mereka dijerat dengan berlapis, yaitu Pasal 14 ayat 3 dan Pasal 14a ayat 2 juncto Pasal 14 ayat 1 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan terancam hukuman penjara selama 4 tahun. (OL-2)
KPU RI akan menata daerah pemilihan khusus di IKN untuk Pemilu 2029, termasuk persiapan data pemilih dan infrastruktur kelembagaan.
MANTAN Ketua KPU RI, Arief Budiman menegaskan pembahasan dan pengesahan RUU Pemilu harus diselesaikan tepat waktu agar tidak mengganggu tahapan Pemilu 2029.
Diskusi mendesak penataan rekrutmen penyelenggara pemilu dan masa jabatan KPU daerah pascaputusan MK yang memisahkan pemilu nasional dan daerah.
Pemerintah disebut tengah bersiap mengantisipasi draf tersebut, termasuk menyusun daftar inventarisasi masalah (DIM) yang akan diajukan dalam pembahasan.
PEMBAHASAN Rancangan Undang-Undang tentang Pemilihan Umum (RUU Pemilu) kembali masuk Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2026.
Setelah melalui serangkaian persidangan sengketa informasi,Pengamat Kebijakan Publik, Bonatua Silalahi resmi menerima salinan dokumen ijazah mantan Presiden Jokowi tanpa sensor dari KPU.
Polres Metro Depok memastikan video viral penampakan pocong di Pasir Putih, Sawangan, adalah hoaks. Warga diminta bijak bermedia sosial.
Presiden Prabowo Subianto menceritakan pengalamannya menjadi korban deepfake AI yang membuatnya mahir pidato bahasa arab hingga bernyanyi merdu. Simak peringatannya soal bahaya hoaks!
Anggota DPD RI Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna dilaporkan ke Polda Bali oleh PENA NTT terkait dugaan penyebaran informasi hoaks.
Bulog bantah berita hoaks tentang jabatan Direktur Utama Perum Bulog menjadi Kabais TNI.
Mulan Jameela buka suara soal hoaks yang menyinggung profesi guru. Ia menegaskan tidak pernah membuat pernyataan tersebut dan mengajak publik lebih bijak menyaring informasi.
Hingga saat ini, BGN belum menyusun maupun membahas petunjuk teknis (juknis) terkait penyaluran program MBG dalam kondisi pembelajaran jarak jauh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved