Polisi Pastikan Video Viral Penampakan Pocong Keliling di Sawangan Depok Hoaks

Rama Julian Saputra
25/4/2026 19:45
Polisi Pastikan Video Viral Penampakan Pocong Keliling di Sawangan Depok Hoaks
Pocong keliling yang viral di Depok.(Dok. Instagram Depok24jam)

PIHAK kepolisian memastikan bahwa kabar mengenai penampakan pocong yang sempat menggegerkan warga Pasir Putih, Kecamatan Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat, adalah berita bohong atau hoaks. Kepastian mengenai video pocong Depok yang hoaks ini didapat setelah jajaran Polres Metro Depok melakukan penyelidikan mendalam di lokasi kejadian.

Sebelumnya, jagat media sosial dan grup percakapan WhatsApp warga diramaikan oleh sebuah foto dan video yang memperlihatkan sosok diduga pocong berdiri tepat di depan pintu rumah salah satu warga. Narasi yang beredar menyebutkan bahwa kemunculan makhluk tersebut sebagai pocong keliling yang telah menyebabkan kepanikan luar biasa.

Bahkan, sempat beredar informasi simpang siur yang menyatakan sejumlah warga mengalami kesurupan massal setelah dihampiri sosok tersebut. Dalam pesan berantai itu, diklaim bahwa sosok pocong tersebut meminta tolong untuk dibukakan tali kafannya.

Hasil Penyelidikan Polisi

Menanggapi keresahan masyarakat, Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi, menyatakan bahwa pihaknya telah turun tangan untuk memverifikasi kebenaran informasi tersebut. Polisi telah meminta keterangan dari sejumlah saksi, termasuk Ketua RT setempat di wilayah Pasir Putih.

“Pihak kami sudah melakukan penyidikan terhadap video pocong yang sempat viral tersebut dan meminta keterangan dari Ketua RT setempat. Hasilnya, video pocong yang viral itu tidak benar atau hoaks,” tegas AKP Made Budi saat memberikan keterangan resmi.

Polisi memastikan tidak ada kejadian mistis seperti yang dinarasikan dalam video yang beredar. Masyarakat diminta untuk tidak menyebarluaskan konten yang belum terverifikasi kebenarannya.

Bijak Bermedia Sosial

Atas kejadian ini, Polres Metro Depok mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya warga Kota Depok, agar tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas sumbernya. Kecepatan penyebaran informasi di media sosial diharapkan dibarengi dengan sikap kritis dan kroscek fakta.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar lebih bijak lagi saat menggunakan media sosial. Jangan mudah terprovokasi atau menyebarkan berita yang dapat menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat,” pungkas AKP Made Budi.

Kini situasi di wilayah Sawangan dipastikan kondusif. Polisi berharap kejadian serupa tidak terulang kembali dan meminta warga untuk melaporkan setiap potensi gangguan kamtibmas melalui saluran resmi kepolisian. (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya