Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
POLISI telah menangkap dua buzzer dan masih memburu dua buzzer lainnya dalam kasus hoaks server KPU yang sudah di-setting untuk memenangkan pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Kedua buzzer itu telah ditetapkan sebagai tersangka.
Salah satu tersangka berinisial RD, yang ditangkap di Lampung pada Minggu (7/4), memiliki latar belakang sebagai dokter.
“RD seorang ibu rumah tangga tapi background pendidikannya cukup tinggi, dokter pendidikannya,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo, di Mabes Polri, Jakarta, kemarin.
Penangkapan RD merupakan pengembangan dari tersangka lainnya, yaitu EW, yang ditangkap pada Sabtu (6/4) di Ciracas, Jakarta Timur. EW menyebarkan hoaks tersebut melalui akun Twitter-nya, yang kemudian disambungkan ke situs daring Babe.com.
Sementara itu, RD menyebarkannya melalui akun Facebook miliknya. Saat ini RD masih dalam pemeriksaan di Polda Lampung.
Dedi mengatakan barang bukti yang disita penyidik ialah akun media sosial mereka beserta ponsel dan sim card.
Menurut Dedi, penyidik masih memburu dua buzzer lainnya yang sudah masuk daftar pencarian orang (DPO).
“Masih ada dua DPO, yang tengah didalami (Direktorat Tindak Pidana) Siber. Satu DPO yang menyampaikan secara verbal sudah diidentifikasi, masih dikejar,” katanya.
Ia menambahkan, satu DPO lainnya diduga ikut membuat narasi dan menyebarkan hoaks tersebut.
“Satu DPO lagi ikut dalam rangka membuat narasi-narasi termasuk sebagai buzzer. Masih dikejar juga,” imbuhnya.
Kasubdit I Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Kombes Dani Kustoni mengatakan sedang mendalami beberapa lokasi untuk memburu mereka.
“Kami masih cari yang bersangkutan, ada beberapa lokasi sedang kami dalami,” ujarnya.
Dani pun menjelaskan modus pelaku, yakni membuat akun palsu lalu melempar isu di media sosial. Setelah itu, mereka menghilang.
“Tadi sudah saya sampaikan pola mereka membuat fake akun kemudian melempar isu itu kemudian menghilang. Labfor kita sedang bekerja untuk mencari dan untuk pembuat masih kami lakukan pengejaran,” ujarnya.
Tak mungkin curang
Ketua KPU Arief Budiman mengatakan pihaknya mempunyai mekanisme dan prosedur sehingga tidak mungkin melakukan kecurangan.
“KPU enggak curang, KPU punya prosedur, punya mekanisme, yang sebenarnya tidak memungkinkan orang melakukan kecurangan, semua dikontrol, mulai level TPS itu dibuka,” ujar Arief di Jakarta, kemarin.
Menurutnya, hingga saat ini KPU tidak pernah mengalami kebocoran data karena semua perhitungan masih dilakukan secara manual berdasarkan ketetapan UU. Penggunaan teknologi dalam perhitungan hanya untuk menunjang kebutuhan informasi hitung cepat.
“Server, penggunaan teknologi informasi, itu untuk membantu banyak pihak mendapatkan informasi yang lebih cepat, membantu semua pihak untuk ikut mengontrol, membantu juga bagi KPU untuk mengontrol pasukannya di provinsi, kabupaten kota, sampai juga di TPS,” jelasnya.
Menurutnya, dengan penggunaan teknologi pula masyarakat dapat ikut mengawasi proses pemilu. Itu juga merupakan bentuk transparansi kepada masyarakat.
“Enggak ada yang bisa nakal sebab semua orang bisa lihat,” tandas Arief. (*/X-10)
KPU RI akan menata daerah pemilihan khusus di IKN untuk Pemilu 2029, termasuk persiapan data pemilih dan infrastruktur kelembagaan.
MANTAN Ketua KPU RI, Arief Budiman menegaskan pembahasan dan pengesahan RUU Pemilu harus diselesaikan tepat waktu agar tidak mengganggu tahapan Pemilu 2029.
Diskusi mendesak penataan rekrutmen penyelenggara pemilu dan masa jabatan KPU daerah pascaputusan MK yang memisahkan pemilu nasional dan daerah.
Pemerintah disebut tengah bersiap mengantisipasi draf tersebut, termasuk menyusun daftar inventarisasi masalah (DIM) yang akan diajukan dalam pembahasan.
PEMBAHASAN Rancangan Undang-Undang tentang Pemilihan Umum (RUU Pemilu) kembali masuk Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2026.
Setelah melalui serangkaian persidangan sengketa informasi,Pengamat Kebijakan Publik, Bonatua Silalahi resmi menerima salinan dokumen ijazah mantan Presiden Jokowi tanpa sensor dari KPU.
Polres Metro Depok memastikan video viral penampakan pocong di Pasir Putih, Sawangan, adalah hoaks. Warga diminta bijak bermedia sosial.
Presiden Prabowo Subianto menceritakan pengalamannya menjadi korban deepfake AI yang membuatnya mahir pidato bahasa arab hingga bernyanyi merdu. Simak peringatannya soal bahaya hoaks!
Anggota DPD RI Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna dilaporkan ke Polda Bali oleh PENA NTT terkait dugaan penyebaran informasi hoaks.
Bulog bantah berita hoaks tentang jabatan Direktur Utama Perum Bulog menjadi Kabais TNI.
Mulan Jameela buka suara soal hoaks yang menyinggung profesi guru. Ia menegaskan tidak pernah membuat pernyataan tersebut dan mengajak publik lebih bijak menyaring informasi.
Hingga saat ini, BGN belum menyusun maupun membahas petunjuk teknis (juknis) terkait penyaluran program MBG dalam kondisi pembelajaran jarak jauh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved