Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum Partai NasDem Surya Paloh mengaku risau dengan berbagai kondisi perkembangan politik di Indonesia, khususnya dalam pemilu kali ini.
"Sesuatu yang saya pahami dari satu proses kehidupan kebangsaan, setidaknya pada 17 April mendatang saya mengikuti 10 kali tahapan pemilu dan pemilu kali ini memberikan indikasi yang cukup kuat potensi perpecahan ada diambang pintu kalau kita tidak memanage-nya dengan baik," tutur Surya Paloh di Jakarta, Senin (1/4).
Ia menilai Indonesia saat ini dengan berbagai aspek dihadapkan dengan satu tantangan yang nyata dengan terbelahnya masyarakat.
Menurutnya selama ini masyarakat masih memiliki kesadaran untuk menempatkan kepentingan persatuan dan kesatuan bangsa diatas berbagai kepentingan yang ada.
Sedangkan saat ini Surya Paloh menilai hal tersebut semakin terkikis.
"Kesadaran menempatkan kepantingan nasonal itu sudah berkurang dan mereka sudah tidak lagi terikat dengan itu (kepentingan nasional). Boleh beda pandangan, pilihan partai, tetapi ketika dihadapkan dengan keinginan bersatu semua menyambut, sekarang tidak lagi seperti itu," tutur Surya Paloh.
Baca juga : Jokowi Terpilih lagi Lebih Penting ketimbang Elektoral NasDem
Menurut dirinya fakta fakta yang ada dilapangan menunjukkan bahwa politik saat ini bukan lagi politik persatuan, melainkan politik identitas, politik perbedaan. Padahal kehidupan berbangsa dan bernegara selama ini disatukan oleh ideologi pancasila.
"Ketika itu tidak lagi menjadi suatu tujuan, tapi yang ditonjolkan adalah politik aliran dan identitas maka ini sangat merisaukan hati," tutur Surya Paloh.
Oleh sebab itu menurutnya tugas semua lapisan masyarakat menjaga hal itu semua. Semua harus menyadari bahwa Indonesia merupakan hasil perjuangan seluruh elemen bangsa dan disatukan oleh rasa persatuan sehingga mewujudkan kemerdekaan.
"Kalau tidak ada satu perasaan persatuan sebagai bangsa terjajah kita tidak bisa merdeka. Kesadaran itu tidak bisa hanya dari satu kelompok atau pihak, tetapi harus semua. Saya pikir dengan sistem demokrasi hari ini yang super bebas, kalau kita tidak memperkuat ideologi, kita akan terjebak dalam suatu pragmatisme," ujar Surya Paloh. (OL-8)
KETUA Umum Partai NasDem Surya Paloh, meminta seluruh kadernya untuk memperkuat dan merapatkan barisan untuk menghadapi dinamika politik yang terus berubah.
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem sekaligus Wakil Ketua DPR RI, Saan Mustopa, merespons usulan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait pembatasan masa jabatan ketua umum partai politik.
FRAKSI Partai NasDem DPR RI mengusulkan kenaikan angka ambang batas parlemen (parliamentary threshold) dalam sistem pemilu mendatang.
Meski demikian, Kholid menegaskan bahwa setiap partai memiliki kedaulatan dalam mengatur mekanisme internalnya.
Menurut dia, figur-figur yang ingin menjadi calon presiden atau wakil presiden juga harus masuk terlebih dahulu sebagai kader partai politik.
KETUA Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad membantah isu soal NasDem dan Gerindra akan melakukan penyatuan atau merger.
Simak daftar ketua umum partai politik dengan masa jabatan terlama di Indonesia serta analisis urgensi usulan pembatasan masa jabatan ketum parpol.
Tokoh pers nasional yang juga Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menekankan pentingnya peran pers dalam kehidupan kebangsaan saat halalbihalal Partai NasDem bersama Forum Pemred.
Surya Paloh respons pemberitaan Majalah Tempo. Ketum NasDem ini ajak pers jaga suasana kebatinan dan tegaskan kritik harus tetap dalam koridor fakta.
Surya paloh mengajak Forum Pemred sebagai motor penggerak yang mampu menggerakkan komunitas pers di Indonesia.
DPW NasDem Jawa Tengah mengecam keras cover Majalah Tempo yang dinilai menghina Surya Paloh. Mereka siap melapor ke Dewan Pers terkait dugaan pelanggaran etika.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved