Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
HASIL Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi pada Jumat (15/3) kemarin cukup menghebohkan publik. Pasalnya, yang diringkus oleh lembaga antirasywah itu Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Romahurmuziy.
Publik heboh karena pria yang akrab disapa Romi tersebut notabene ketua salah satu partai pendukung calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 01Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin. OTT itu juga terjadi hanya selang sebulan sebelum pencoblosan, 17 April mendatang.
Oleh sebab itu, berita tersebut kemudian digunakan kubu lawan melalui Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga, yang menuding koalisi pendukung paslon 01 tidak bersih dari korupsi.
Sementara kubu Tim Kampanye Nasional Jokowi-Amin menyatakan justru pemerintahan Jokowi tidak mengintervensi penegakan hukum oleh KPK yang seringkali dituding selalu tebang pilih oleh pihak koalisi 02.
Baca juga: Romi Resmi Jadi Tersangka
Atas kejadian tersebut, Direktur Master C19 Portal KMA yang merupakan konsolidator relawan Kiai Ma'ruf, Doddy Dwi Nugroho, berharap publik tidak menjadi gaduh. Menurutnya, pemberantasan korupsi merupakan salah satu agenda reformasi yang harus didukung semua pihak, baik pihak penguasa maupun oposisi.
"Penegakan hukum harus dihormati, kita harus konsisten dalam upaya pemberantasan korupsi, partai koalisi dan relawan KMA harus semakin solid mengawal agenda pemenangan" tandas Doddy.
Oleh sebab itu, ia berharap, publik terutama relawan pemenangan Jokowi-KMA tidak terpengaruh dengan framing pemberitaan dan opini yang berkembang yang mengambil keuntungan dari kasus ini.
"Relawan tetap fokus melakukan kerja nyata untuk memenangkan Pak Jokowi-Kiai Ma'ruf," serunya.
Lebih lanjut Doddy mengungkapkan, kemenangan paslon 01 sudah berada di depan mata. Dia mengaku sangat disayangkan, jika akhirnya calon pemilih Jokowi-Amin terpengaruh framing pihak tertentu yang memecah konsentrasi dan mengendurkan semangat relawan dalam memenangkan paslon 01. (RO/OL-9)
Akses menuju pendopo Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur yang juga merupakan rumah dinas bupati, masih ditutup rapat pasca-OTT KPK.
KPK menetapkan Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo bersama ajudannya Dwi Yoga Ambal sebagai tersangka usai operasi tangkap tangan pada 11 April 2026. Kasus ini menambah panjang daftar kepala daerah yang tumbang lewat OTT KPK sepanjang 2026.
Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo bersama ajudannya Dwi Yoga Ambal menjalani pemeriksaan setelah terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Gedung Merah Putih KPK.
Dalam kasus ini, ada 18 orang tertangkap di Tulungagung. Dari total itu, sebanyak 13 orang dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lanjutan.
Uang sitaan itu diberikan ke Gatut lewat Yoga yang merupakan orang kepercayaannya. Dalam pemeriksaan, uang bakal digunakan untuk kepentingan pribadi Gatut.
Karena perjanjian itu, Gatut berani meminta uang kepada kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan lainnya, karena adanya klausul manut perintah bupati.
Ambang batas berjenjang sebagai sesuatu yang masih bisa dirumuskan secara fleksibel agar diterima berbagai pihak.
ANGGOTA Komisi II DPR RI Indrajaya menyoroti rentetan Operasi Tangkap Tangan atau OTT oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Terkini Bupati Rejang Lebong
Tarik-menarik kepentingan tersebut membuat pembahasan pasal-pasal dalam RUU Pemilu sarat akan negosiasi politik.
Pilkada lewat DPRD manuver politik para elite yang telah diperhitungkan secara matang demi pembagian kekuasaan di tingkat daerah.
Sekretaris DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta, Pantas Nainggolan menegaskan perombakan struktur ini menjadi fondasi kebangkitan partai di Jakarta.
Sebanyak delapan parpol, setelah beberapa kali pertemuan, bersepakat resmi mendeklarasikan komitmen dan semangat bersama bernama GKSR.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved