Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
APAKAH secara keseluruhan Anda puas dengan kehidupan Anda hari-hari ini?
Itulah substansi pertanyaan kepada warga untuk mengukur kebahagiaan warga suatu negara.
Hasilnya selama 25 tahun warga Tiongkok tidak bertambah bahagia sekalipun pendapatan nasional mereka meningkat.
Kebahagiaan di AS malah merosot. Yang paling bahagia di bumi ialah warga Norwegia.
Perihal kebahagiaan itu diumumkan pada 20 Maret lalu, yang merupakan Hari Kebahagiaan Dunia.
Pada hari itu, dengan dukungan PBB, World Happiness Report 2017 diterbitkan, disertai pikiran besar bahwa kebahagiaan warga menjadi tujuan kebijakan publik suatu pemerintahan.
Kebahagiaan merupakan produk kehidupan personal, kehidupan sosial, dan kehidupan bernegara.
Parameternya ialah kepedulian, kebebasan, kedermawanan, kejujuran, kesehatan, pendapatan, dan tata kelola pemerintahan. Norwegia penghasil minyak, sekalipun harga minyak anjlok tak ketolongan, warganya paling bahagia. Apa penjelasannya?
Hanya orang Norwegia yang telah berkeliling dunia yang merasa 'berhak' menjawabnya.
Dia ialah Gunnar Garfors, jurnalis muda, 37, warga Norwegia yang telah melanglang buana ke 198 negara (lebih banyak daripada negara anggota PBB yang cuma 193), di antaranya Palestina dan Korea Utara.
Katanya, orang Norwegia bahagia karena punya tiga hal, yaitu hygge, hytta, dan dugnad.
Dugnad ialah menolong tanpa dibayar. Orang Norwegia suka menyumbangkan waktu dan tenaga mereka tanpa hitung-hitungan.
Mirip gotong royong di sini, tapi di masa lalu.
Kini telah berubah menjadi wani piro? Berani bayar berapa?
Hytta ialah kewajiban membangun rumah dari batang-batang kayu.
Yang cantik, katanya, rumah yang dicat putih dekat laut atau di kaki gunung.
Rumah itu menggambarkan pandangan hidup yang tak suka kemewahan.
Hygge ialah berbagi/kebersamaan dengan teman dan keluarga yang diekspresikan dalam kegiatan hiking fyords (mendaki semacam teluk berasal dari tumpukan es yang tebal, berat, bisa sangat dalam dan panjang), dan memetik buah beri di hutan.
Mereka menghirup udara bersih dan mengagungkan alam yang mengandung keliaran.
Human development index Norwegia selalu tergolong terbaik di dunia. Akan tetapi, HDI itu tidak dengan sendirinya berkaitan dengan kebahagiaan bila tanpa hygge, hytta, dugnad.
Warga Norwegia menghormati kesetaraan, bagaikan segalanya.
Pajak di sana tinggi, tapi kesehatan dan pendidikan gratis.
Masih ada tapi yang lain, yaitu uang mereka 'bernilai'.
Mereka pun bergembira ngopi dan ngebir bareng.
Lawan kebahagiaan ialah kesengsaraan, yang antara lain diperlihatkan kesehatan jiwa.
Di awal tulisan ini disebut kebahagiaan warga AS merosot.
Sebanyak 22% warga AS didiagnosis mengidap depresi dan perasaan ketakutan dan kecemasan.
Semoga perkara buruk itu tidak bertambah, di bawah kekuasaan Presiden Donald Trump, yang dinilai suka berbohong.
Bagaimana dengan Indonesia?
Negara ini berada pada peringkat ke-81 dari 155 negara.
Tahun lalu kita berada pada peringkat ke-79 dari 157 negara.
Kurang lebih kita belum bertambah bahagia.
Kesehatan jiwa dinilai berpengaruh, tetapi derita itu diringankan peranan keluarga besar (extended family).
Disimpulkan, membaiknya pendapatan dan pendidikan lebih berdampak kepada kebahagiaan anak bangsa.
Ke sanalah mestinya semua melangkah.
"Daripada mengutuki kegelapan, sebaiknya mulailah menyalakan lilin agar muncul harapan," begitu pesan bijak itu selalu muncul di kala guncangan begitu dahsyat.
JUSUF Kalla (JK) marah betul. Wajahnya tampak tegang ketika menggelar jumpa pers di kediamannya di Jakarta Selatan, Sabtu (18/4).
MULAI Rabu besok, gelombang pertama jemaah haji 1447 H, atau 2026 M, terbang ke Tanah Suci.
SIAPA yang awal mula menarasikan bahwa Iran-lah pemenang perang melawan Amerika Serikat dan Israel? Yang pasti bukan hanya pejabat Teheran.
ADA sesuatu yang terasa janggal, juga sangat berbahaya, ketika kekuasaan yang sangat besar berpadu dengan sikap dan perilaku yang kian sulit diterima nalar.
KORUPSI lagi, korupsi lagi. OTT (operasi tangkap tangan) lagi, OTT lagi. Apa enggak enek mendengar berita soal pengungkapan korupsi yang terus-terusan muncul?
MENGAPA Amerika Serikat sangat bernafsu 'mengendalikan' Selat Hormuz hingga hal itu jadi penghalang kesepakatan dengan Iran?
ADA yang berubah dari arah angin geopolitik dunia. Ia tak lagi bertiup tunggal dari Amerika ke seluruh penjuru bumi.
DI jagat sinema, kita mengenal Godzilla sebagai monster raksasa yang muncul dari kedalaman samudra.
LANGKAH Iran di Selat Hormuz bukan sekadar manuver militer atau diplomasi biasa.
RETORIKA keras nan aneh kembali meluncur dari Gedung Putih. Donald Trump, dalam pidatonya Jumat (3/4), tanpa tedeng aling-aling mengancam Iran.
HALALBIHALAL semestinya menyejukkan dan maaf-maafan. Namun, tidak di Lebak. Di kabupaten di Provinsi Banten itu, panggung halalbihalal justru menjadi etalase konflik.
ESKALASI konflik di Timur Tengah yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel terbukti bukan sekadar tontonan geopolitik di layar kaca.
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump benar-benar dikepung. Bukan hanya oleh Iran yang ia perangi, melainkan juga dari berbagai arah, termasuk dari dalam negeri AS.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved