Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI

DONALD Trump bukan hanya 'aneh' kala kampanye.
Ia tetap aneh setelah menjadi presiden terpilih.
Biasanya, presiden terpilih menanti ucapan selamat dari pemimpin negara lain.
Trump malah proaktif menelepon.
Itulah yang dilakukannya terhadap Enda Kenny, PM Irlandia, karena penasihatnya, Rudolph Giuliani, berhubungan baik dengan konsulat Irlandia di New York.
Presiden terpilih Trump juga tidak memandang perlu lebih dulu memperoleh briefing dari kementerian luar negeri perihal protokoler.
Urutan diplomasi mestinya PM Inggris lebih dulu memberi ucapan selamat daripada PM Australia.
Trump menjungkirbalikkannya.
PM Australia Malcolm Turnbull lebih dulu meneleponnya.
Sang PM mendapat nomor telepon Trump dari Joe Hockey, Duta Besar Australia untuk AS, sedangkan sang duta besar memperolehnya dari pemain golf profesional legendaris, Greg Norman.
Begitulah, nomor telepon presiden terpilih beredar dengan cepat, melalui banyak cara.
Yang paling mengganggu sekutu-sekutu AS, terutama di Eropa ialah 'kemesraan' Trump dengan Vladimir Putin, pemimpin Rusia.
Melalui akun Twitter (16/11) pukul 19.17, Trump mengaku menerima telepon dari banyak pemimpin negara.
Rusia, menyusul Inggris, Tiongkok, Arab Saudi, dan Jepang.
PM Jepang Shinzo Abe kiranya pemimpin negara yang paling bisa membaca keinginan Trump, yang lebih menyukai bertemu langsung.
Tatap muka merupakan hal penting yang melekat dalam dirinya, yang menurut CNN, sejatinya seorang salesman.
PM Abe mendahului semua kebiasaan bahwa kunjungan pemimpin negara dilakukan setelah presiden terpilih dilantik.
Abe tidak menanti Trump berkantor di Ruang Oval di White House.
Abe menjadi kepala negara pertama yang mengunjungi Trump di kediaman pribadinya, Trump Tower.
Yang juga tidak biasa dalam pertemuan Trump-Abe itu, hadir pula Ivanka Trump, anak Trump dari istri pertama yang telah bercerai.
Ivanka selama ini manajer kampanye ayahnya.
Pertemuan Trump-Abe itu diperlakukan sebagai pertemuan pribadi, membuat publik AS khawatir akan hebatnya nepotisme.
Kekhawatiran itu kian kencang ketika Trump bertemu Presiden Barack Obama di Ruang Oval.
Turut ke kantor presiden AS itu menantu Trump, Jared Kushner, suami Ivanka Trump.
Tentu saja sang menantu tidak diperkenankan ikut dalam pertemuan. Masih menurut CNN, Denis McDonough, ajudan Obama, membawa Jared Kushner jalan-jalan makan angin.
Trump punya lima anak dari tiga istri.
Ivana, istri pertama, memberinya anak paling banyak, tiga orang, yaitu Donald Trump Jr, 38, Ivanka Trump, 34, dan Eric Trump, 32.
Istri kedua, Maria, memberinya seorang anak, Tiffany Trump, 22.
Istri yang sekarang, Melania, yang segera menjadi ibu negara AS, juga memberinya seorang anak, Barron Trump, 10.
Dalam usia 70, Trump membuat sejarah sebagai presiden AS tertua.
Nepotisme Trump kian gamblang dengan masuknya anak dan menantunya, yaitu Donald Jr, Eric, Ivanka dan suaminya, Kushner, menjadi anggota Tim Transisi Presiden Trump.
Semua itu menambah kian keras kekhawatiran bahwa Trump berani melanggar hukum membawa anak dan menantunya ke dalam jajaran pemerintahan.
Pada 1967, dibuat peraturan tidak boleh ada jabatan publik, mulai presiden sampai ke jabatan level manajer di pemerintahan federal, yang diisi oleh kerabat presiden.
Peraturan itu lahir setelah Presiden John F Kennedy mengangkat adik kandungnya, Robert Kennedy, sebagai jaksa agung (1965-1968).
Anak dan menantu Trump dapat dipastikan bakal membuat dinasti bisnis mereka bertambah menjulang.
Siapa menjamin tidak terjadi konflik kepentingan dengan kekuasaan presiden, sang ayah?
Terlebih karena sang ayah pun merestuinya.
The New York Times membeberkan bisnis Trump punya utang US$650 juta, yang dilaporkan US$315 juta.
Trump pernah membahasakan dirinya sebagai king of debt.
Apakah ia bangga menjadi presiden AS sekaligus raja utang terhebat di dunia?
Dalam perjalanan perpisahan di Amerika Latin dan Eropa, kepada yang khawatir kepada Trump, Barack Obama mengimbau agar jangan berasumsi terburuk.
Katanya, berilah Trump waktu melaksanakan pemerintahannya, mewujudkan kebijakan-kebijakannya.
Setelah itu, barulah lakukan penghakiman, apakah bertentangan dengan kepentingan komunitas internasional akan kehidupan bersama yang damai dan sejahtera.
"Daripada mengutuki kegelapan, sebaiknya mulailah menyalakan lilin agar muncul harapan," begitu pesan bijak itu selalu muncul di kala guncangan begitu dahsyat.
JUSUF Kalla (JK) marah betul. Wajahnya tampak tegang ketika menggelar jumpa pers di kediamannya di Jakarta Selatan, Sabtu (18/4).
MULAI Rabu besok, gelombang pertama jemaah haji 1447 H, atau 2026 M, terbang ke Tanah Suci.
SIAPA yang awal mula menarasikan bahwa Iran-lah pemenang perang melawan Amerika Serikat dan Israel? Yang pasti bukan hanya pejabat Teheran.
ADA sesuatu yang terasa janggal, juga sangat berbahaya, ketika kekuasaan yang sangat besar berpadu dengan sikap dan perilaku yang kian sulit diterima nalar.
KORUPSI lagi, korupsi lagi. OTT (operasi tangkap tangan) lagi, OTT lagi. Apa enggak enek mendengar berita soal pengungkapan korupsi yang terus-terusan muncul?
MENGAPA Amerika Serikat sangat bernafsu 'mengendalikan' Selat Hormuz hingga hal itu jadi penghalang kesepakatan dengan Iran?
ADA yang berubah dari arah angin geopolitik dunia. Ia tak lagi bertiup tunggal dari Amerika ke seluruh penjuru bumi.
DI jagat sinema, kita mengenal Godzilla sebagai monster raksasa yang muncul dari kedalaman samudra.
LANGKAH Iran di Selat Hormuz bukan sekadar manuver militer atau diplomasi biasa.
RETORIKA keras nan aneh kembali meluncur dari Gedung Putih. Donald Trump, dalam pidatonya Jumat (3/4), tanpa tedeng aling-aling mengancam Iran.
HALALBIHALAL semestinya menyejukkan dan maaf-maafan. Namun, tidak di Lebak. Di kabupaten di Provinsi Banten itu, panggung halalbihalal justru menjadi etalase konflik.
ESKALASI konflik di Timur Tengah yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel terbukti bukan sekadar tontonan geopolitik di layar kaca.
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump benar-benar dikepung. Bukan hanya oleh Iran yang ia perangi, melainkan juga dari berbagai arah, termasuk dari dalam negeri AS.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved