Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
TERKADANG terpikir hidup ini kiranya lebih tenteram dijalani tanpa favorit, tanpa pujaan hati. Memiliki favorit, cepat atau lambat, suatu saat hati kecewa/dikecewakan, karena sang pujaan tak menggenapkan harapan.
Terlebih musim ini terasa musim apes bagi penggemar klub-klub papan atas di Liga Primer (Inggris). Chelsea, juara musim lalu, musim ini harus puas dan berterima kasih kepada pelatih sementara Guus Hiddink, bila masuk 10 besar.
Musim depan, tak ada jaminan, di tangan pelatih baru asal Italia, Antonio Conte, Chelsea kembali juara. Penggemar Chelsea, terutama sang pemilik, Roman Abramovich, kayaknya harus lebih bersabar karena musim depan persaingan kian berat. Manchester City bertambah perkasa di tangan pelatih cerdik dan cerdas, Pep Guardiola.
Manchester United tentu saja yang paling ‘terganggu’ dengan kehadiran Pep Guardiola. Tetangga berisik itu telah membuktikan diri menjadi juara Liga dan bukan mustahil Pep dapat membungkam MU lebih lama.
Apakah meraih juara FA, menaklukkan Crystal Palace, pada 21 Mei, di Stadion Wembley, London, bakal menyelamatkan pelatih Louis van Gaal?
Untuk menghadapi kepiawaian Pep, bukan hanya diperlukan manajer sekelas Van Gaal, tetapi juga berpengalaman menghadapi Pep. Siapa dia, kalau bukan Mourinho yang pernah mengarsiteki Real Madrid?
Jawaban itu telah beredar luas, tetapi tetap spekulatif karena MU bukan klub berwatak pragmatis. Mourinho bukan pula pemimpin bernapas panjang dalam sebuah klub. Ia pengoleksi juara dari satu klub ke klub lain.
Dampak yang pasti, kedatangan Pep ke Inggris, tidak bisa lain, membuat manajemen MU berpikir ulang untuk tidak segera menyerahkan tongkat manajer kepada Ryan Giggs, yang belum berpengalaman.
Saya sendiri memutuskan berhenti mencintai Arsenal. Klub pujaanku itu membuat hatiku remuk redam bermusim-musim. Masuk empat besar, punya tiket ke Liga Champions, sepertinya membuat Arsene Wenger puas. Secara keuangan Arsenal tergolong klub sukses besar, tetapi pelatih bukan pedagang.
Arsenal tetap menggiurkan sebagai klub yang enak ditonton. Apa bangganya tak pernah (lagi) juara? Saya bukan penganut cinta buta. Arsene Wenger, manajer terlama yang telah memimpin Arsenal 20 tahun, sebaiknya dipecat saja.
‘Gudang Peluru’ memerlukan pemimpin baru. Yang mengagetkan ialah pandangan bahwa sebaiknya Arsenal dipimpin Mourinho.
Arsenal perlu pragmatisme. Semusim saja, hanya untuk merasakan kembali nikmatnya mengangkat piala. Anda setuju? Emang gue pikirin.
Tiga pertandingan lagi, musim kejam bagi pemuja klub papan atas, berakhir. Yang boleh sedikit tersenyum hanya penggemar Tottenham Hotspur. Klub itu dipastikan membuat sejarah baru menempati posisi kedua.
Manajer Mauricio Pochettino belum berhenti bermimpi menjadi juara, sekalipun kegagalan menaklukkan West Brom, Senin lalu, membuat jarak dengan pemuncak klasemen, Leicester City, bertambah lebar.
Satu pertandingan yang bakal dihadapi Hotspur ialah derby London, melawan Chelsea, klub yang emoh Hotspur juara. Kali ini penggemar Chelsea tak sendirian.
Musim ini banyak penggemar yang ikhlas klub pujaannya tidak meraih trofi, termasuk saya, asalkan terjadi anomali sejarah, underdog Leicester City, juara Liga Inggris.
Apakah lalu banyak orang berpindah pujaan hati kepada manajer Claudio Ranieri dan The Foxes?
Cinta semusim mungkin lebih dari cukup, kecuali hati siap remuk kembali.
Pemimpin dianggap berhasil bila ia mampu memainkan peran sebagai pelayan bagi rakyat.
FENOMENA bendera Jolly Roger yang diambil dari anime One Piece sungguh menarik dan kiranya layak dijadikan kajian.
KATANYA di negeri ini setiap warga negara sama kedudukannya di depan hukum.
PEOPLE use all available information to form rational expectations about the future
USIA 80 tahun kemerdekaan Republik Indonesia sebentar lagi kita rayakan. Sebagian besar rakyat Indonesia menyambutnya dengan sukacita.
BISIK-BISIK tentang orang kuat di pasar gelap peradilan semakin santer.
PENGUASA juga manusia. Karena itu, watak kemanusiaan akan muncul seiring dengan berjalannya waktu.
KEKALAHAN tim nasional U-23 dari Vietnam pada laga final Piala AFF U-23 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta,
ENGKAU yang berinsinuasi, engkau yang sibuk mengklarifikasi. Kau yang melempar tuduhan, kau pula yang repot melakukan bantahan.
TULISAN saya di rubrik Podium edisi Sabtu, 26 Juli 2025, berjudul Rojali-Rohana, memantik sejumlah tanya dari beberapa kawan dan kerabat.
FENOMENA keserakahan dalam menjarah sumber daya ekonomi atau hajat hidup orang banyak sebenarnya bukan perkara baru di Tanah Air.
JIKA melintasi Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, hingga Jalan Asia-Afrika, Jakarta Pusat, Anda akan menemukan tiang beton. Terdapat 90 tiang beton yang dibangun sejak 2004.
SAYA tak bermaksud pesimistis tentang soal yang satu ini. Saya cuma ingin bersikap realistis.
'Apakah artinya kesenian, bila terpisah dari derita lingkungan. Apakah artinya berpikir, bila terpisah dari masalah kehidupan'.
VONIS untuk Thomas Trikasih Lembong dalam kasus korupsi importasi gula disikapi secara berbeda.
BANYAK yang bangga dengan Sahdan Arya Maulana, termasuk saya. Di usianya yang masih amat muda, 19, ia berani menolak pemberian uang yang bagi dia kurang pas untuk diterima
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved