Aura Dika

15/7/2025 05:00
Aura Dika
Ade Alawi Dewan Redaksi Media Group(MI/Ebet)

TUBUHNYA kecil, tapi berdiri gagah seperti panglima perang yang memimpin pasukan dari ujung perahu yang melaju kencang di atas sungai.

Dia memang tidak memimpin perang, tapi penyemangat kepada 60 pendayung (anak pacu) untuk memenangi lomba dayung tradisional Pacu Jalur khas Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) Provinsi Riau.

Dengan berkaca mata hitam, busana khas melayu, dia pun menari-nari di atas perahu berukuran 25 meter yang berkecepatan tinggi. Tentu saja perlu kemampuan dalam menjaga keseimbangan agar tubuh tidak terhempas ke Sungai Kuantan.

Sang penari yang disebut 'Anak Coki' itu bernama Rayyan Arkan Dikha, 11. Aksinya yang memukau menawarkan aura farming, istilah kekinian dari generasi Z dan generasi alpha yang menampilkan diri mereka agar terlihat keren dan percaya diri.

Tarian aura farming milik Dika mewabah, bahkan menggetarkan jagat dunia maya. Terlebih ketika tarian Dika yang sederhana, tapi eksotik dan energik itu diviralkan dengan backsound lagu Young Black & Rich milik rapper Amerika Serikat, Melly Mike.

Sejumlah pesohor dalam luar negeri pun demam aura farming Dika dengan berbagai versi. Mereka tidak peduli di mana dan kapan pun ingin 'merayakan' tarian seperti bocah asal Kuansing, Riau, itu.

Akun resmi Paris Saint-Germain (PSG) membagikan video para bintang mereka dengan menirukan gerakan khas remaja Indonesia tersebut pada 2 Juli 2025. 'Auranya sampai ke Paris', bunyi caption unggahan klub Prancis itu.

Bintang sepak bola Neymar Jr dan Achraf Hakimi bahkan ikut menirukan gerakan Dika saat selebrasi gol. Fernando Alonso, legenda pembalap F1, juga sami mawon. Bahkan, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tak ketinggalan ngonten video aura farming Dika melalui akun Instagram @gibran_rakabuming pada Senin (7/7).

Rapper asal Amerika Serikat (AS), Melly Mike, yang lagunya menjadi backsound aura farming Dika, mengaku akan bertandang ke 'Bumi Lancang Kuning' untuk menonton Festival Pacu Jalur pada 20-24 Agustus mendatang.

Tak hanya bertandang, Melly Mike juga akan menyanyikan lagu Young Black & Rich pada penutupan festival yang berskala nasional itu. Pemkab Kuantan Singingi dan Pemprov Riau siap menyambut kedatangan penyanyi rap tersebut.

Pemprov Riau sudah mendaulat Dika sebagai Duta Wisata Riau. Fenomena aura farming Dika hingga berskala global menjadi momentum penguatan pariwisata di Pemkab Kuantan Singingi dan Pemprov Riau, khususnya lomba tradisional pacu jalur yang telah dimulai sejak abad 17.

Menurut Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby, tradisi pacu jalur sudah berlangsung sejak 1905, masa penjajahan Belanda. Awalnya digunakan sebagai alat transportasi hasil bumi. "Kemudian berkembang menjadi perlombaan perahu yang dipersembahkan untuk Ratu Wilhelmina setiap 31 Agustus," kata Suhardiman Amby sebagaimana dikutip Kuansing.go.idKamis (10/7).

Setelah Indonesia merdeka, pacu jalur digelar untuk merayakan peringatan hari besar Islam, seperti Idul Fitri di Riau. Selanjutnya, pacu jalur bertransformasi menjadi agenda tahunan untuk memperingati HUT Kemerdekaan RI setiap Agustus.

Pacu jalur merupakan salah satu warisan budaya tak benda (WBTB) Indonesia yang diakui secara nasional oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI sejak 2015.

Kementerian Kebudayaan juga akan memperjuangkan pacu jalur sebagai warisan budaya tak benda (WBTB) UNESCO. Langkah kementerian yang dipimpin oleh Fadli Zon itu patut didukung karena jangan sampai keburu diklaim milik pemerintah Malaysia karena sejumlah media sosial dan portal daring negeri jiran sudah menyatakan pacu jalur milik Malaysia.

Fenomena aura farming Dika menjadi momentum penguatan wisata Indonesia yang memiliki kekayaan budaya bangsa. Bila keindahan alam bisa tersaingi oleh negara lain, tetapi budaya tidak bisa tersaingi karena budaya yang tumbuh dalam suatu masyarakat memiliki sejarah panjang yang diwariskan oleh nenek moyang.

Kepariwisataan tidak semata untuk mendulang cuan, tapi juga memiliki fungsi strategis dalam pembangunan nasional, yakni memperkuat identitas dan karakter bangsa selaras dengan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana memiliki lima program prioritas, yakni Gerakan Wisata Bersih, Tourism 5.0, Pariwisata Naik Kelas, Pengadaan Event Wisata, Pengembangan Desa Wisata.

Namun, lima program prioritas tersebut hanya menjadi 'macan kertas' apabila tidak memiliki program out of the boxapalagi di tengah efisiensi anggaran yang digalakkan pemerintahan Prabowo. Pembangunan pariwisata yang hanya simbolis, sekadar menghabiskan anggaran, tidak membumi, dan tidak memikirkan keberlanjutannya sudah harus dibuang jauh-jauh.

Sebenarnya sejumlah daerah sudah berhasil membangun pariwisata dengan dana minim, tapi mampu memikat wisatawan. Hal ini terjadi berkat partisipasi yang tinggi dari masyarakat di daerah tersebut yang menghidupkan dan menjaga destinasi atau kegiatan pariwisata.

Indonesia memang mampu menembus posisi 30 besar travel and tourism development index (TTDI). Dalam daftar yang dirilis World Economic Forum (WEF) pada 21 Mei 2024, posisi Indonesia kembali naik 10 peringkat dari peringkat 32 menjadi 22 dunia.

Berdasarkan data TTDI 2024, Indonesia mendapat skor 4,46 dengan posisi sembilan peringkat di bawah Singapura yang meraih skor 4,76 dan berada di ranking 13.

Posisi Indonesia jauh lebih baik dari negara tetangga di Asia Tenggara lainnya, seperti Malaysia (35) dengan skor 4,28; Thailand (47) dengan skor 4,12; dan Vietnam (59) dengan skor 3,96.

Walakin, penaikan peringkat pariwisata Indonesia seyogianya dirasakan oleh masyarakat. Di tengah pesona pariwisata Indonesia, seperti eksotika budaya dan alam, pariwisata Indonesia di sejumlah tempat masih berkelindan dengan masalah klasik sehingga membuat mata dibuat sakit, seperti kebersihan. Belum lagi biaya tinggi dengan berbagai kutipan resmi dan tidak resmi.

Fenomena aura farming Dika yang mendunia jangan membuat kita jemawa dan lupa diri untuk membangun ekosistem pariwisata yang sehat dan berkelanjutan. Ekosistem yang sehat dibangun dengan sinergi yang kuat antara pemerintah, pelaku usaha, masyarakat lokal, dan wisatawan.

Kehadiran Melly Mike, wisatawan nasional, dan mancanegara pada Pacu Jalur Agustus mendatang di Kuansing menjadi ujian bagaimana mereka dilayani sebagai 'raja' di 'Kota Jalur' tersebut. Tabik!

 

 



Berita Lainnya
  • Harapan dan Kepastian

    27/4/2026 05:00

    "Daripada mengutuki kegelapan, sebaiknya mulailah menyalakan lilin agar muncul harapan," begitu pesan bijak itu selalu muncul di kala guncangan begitu dahsyat.  

  • JK di Tengah Bara

    23/4/2026 05:00

    JUSUF Kalla (JK) marah betul. Wajahnya tampak tegang ketika menggelar jumpa pers di kediamannya di Jakarta Selatan, Sabtu (18/4).

  • Paradoks Perdamaian

    22/4/2026 05:00

    'Banyak yang cinta damai, tapi perang semakin ramai'.

  • Haji dan Hajah

    21/4/2026 05:00

    MULAI Rabu besok, gelombang pertama jemaah haji 1447 H, atau 2026 M, terbang ke Tanah Suci.

  • Mata Media Amerika

    20/4/2026 05:00

    SIAPA yang awal mula menarasikan bahwa Iran-lah pemenang perang melawan Amerika Serikat dan Israel? Yang pasti bukan hanya pejabat Teheran.

  • Delusi Kemahakuasaan

    16/4/2026 05:00

    ADA sesuatu yang terasa janggal, juga sangat berbahaya, ketika kekuasaan yang sangat besar berpadu dengan sikap dan perilaku yang kian sulit diterima nalar.

  • Cancel Culture buat Koruptor

    15/4/2026 05:00

    KORUPSI lagi, korupsi lagi. OTT (operasi tangkap tangan) lagi, OTT lagi. Apa enggak enek mendengar berita soal pengungkapan korupsi yang terus-terusan muncul?

  • Jalan Buntu

    14/4/2026 05:00

    MENGAPA Amerika Serikat sangat bernafsu 'mengendalikan' Selat Hormuz hingga hal itu jadi penghalang kesepakatan dengan Iran?

  • Di Tengah Dua Api

    13/4/2026 05:00

    Harapan itu tentang dunia yang tak lagi diliputi amarah.

  • Jalan Ketiga tanpa Amerika

    09/4/2026 05:00

    ADA yang berubah dari arah angin geopolitik dunia. Ia tak lagi bertiup tunggal dari Amerika ke seluruh penjuru bumi.

  • Dalam Ancaman Godzilla

    08/4/2026 05:00

    DI jagat sinema, kita mengenal Godzilla sebagai monster raksasa yang muncul dari kedalaman samudra.

  • Parit Modern

    07/4/2026 05:00

    LANGKAH Iran di Selat Hormuz bukan sekadar manuver militer atau diplomasi biasa.

  • Zaman Batu

    06/4/2026 05:00

    RETORIKA keras nan aneh kembali meluncur dari Gedung Putih. Donald Trump, dalam pidatonya Jumat (3/4), tanpa tedeng aling-aling mengancam Iran.

  • Retak di Meja Halalbihalal

    02/4/2026 05:00

    HALALBIHALAL semestinya menyejukkan dan maaf-maafan. Namun, tidak di Lebak. Di kabupaten di Provinsi Banten itu, panggung halalbihalal justru menjadi etalase konflik.

  • Gotong Royong Energi

    01/4/2026 05:00

    ESKALASI konflik di Timur Tengah yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel terbukti bukan sekadar tontonan geopolitik di layar kaca.

  • Trump dalam Kepungan

    31/3/2026 05:00

    PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump benar-benar dikepung. Bukan hanya oleh Iran yang ia perangi, melainkan juga dari berbagai arah, termasuk dari dalam negeri AS.