Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
LIBURAN itu penting. Ia punya banyak manfaat baik untuk pribadi, terlebih kalau dilakukan bersama keluarga. Karena itu, berlibur layak dimasukkan dalam daftar menu agar hidup lebih bermutu.
Hampir setiap orang butuh liburan supaya tidak tegang. Tidak sedikit yang menyempatkan berlibur agar pikiran kembali fresh. Liburan ialah vitamin otak.
Liburan juga sarat faedah saat dilakukan bersama keluarga. Ia manjur untuk menghilangkan beban pikiran. Ia juga baik untuk kesehatan organ tubuh. Sebuah studi menunjukkan bahwa jantung dan hati butuh rehat. Framingham Heart Study menyebutkan bahwa perempuan yang setidaknya delapan kali liburan saban dua tahun sekali dapat menurunkan risiko jantung koroner. Sebanyak 32% orang lebih dulu meninggal akibat jantung koroner daripada orang yang melakukan kegiatan wisata.
Profesor Manajemen Perhotelan dan Pariwisata Purdue University, AS, Xinran Lehto, pun mengonfirmasi dampak positif berlibur terhadap keluarga. Menurutnya, kedekatan dan ikatan hubungan baik antarkeluarga dapat terjalin sepulang dari pelesiran.
Liburan baik pula di tempat kerja. Menurut penelitian National Institute of Health, ia memungkinkan seseorang dapat membuat keputusan yang lebih bijaksana. Dan, yang pasti, berlibur membuat orang lebih bahagia.
Liburan tak mengenal kasta. Baik yang kaya maupun yang tak berpunya sama-sama bisa berlibur. Tentu tujuannya bisa berbeda. Yang bergelimang uang dapat melancong ke mancanegara. Yang pas-pasan cukuplah di dalam negeri atau bahkan yang tak jauh-jauh dari kediaman. Negeri ini pun baru saja menjalani ritual liburan. Namanya Lebaran. Lebih dari 146 juta orang mudik, silaturahim sekaligus berlibur ke kampung halaman.
Namun, liburan juga bisa memicu persoalan. Itulah yang dialami Bupati Indramayu, Jawa Barat, Lucky Hakim. Mantan pesinetron itu menjadi sorotan karena dia kedapatan liburan ke Jepang. Ada dua penyebab kenapa liburannya menjadi masalah. Pertama, dia pelesiran ke luar negeri tanpa izin. Kedua, dia justru liburan ke negeri orang, padahal sebagai kepala daerah semestinya ikut memastikan kelancaran, kenyamanan, dan keamanan warganya pada musim mudik Lebaran.
Lucky bukan orang biasa. Dia pejabat yang segala sikap dan tindak tanduknya dibatasi rambu-rambu. Sebagai pejabat, dia tak bisa sembarangan pergi ke luar negeri. Ada aturannya. Pasal 76 ayat (1) Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah menggariskan kepala daerah dan wakil kepala daerah dilarang melakukan perjalanan ke luar negeri tanpa izin dari Menteri Dalam Negeri. Lalu, pada ayat (2) disebutkan kepala daerah yang melanggar diancam sanksi pemberhentian sementara tiga bulan yang akan dijatuhkan oleh Mendagri.
Lucky juga dinilai melanggar surat edaran Kemendagri perihal larangan kepala daerah bepergian ke luar negeri saat libur Lebaran. Larangan itu dibuat agar pemda fokus mengurus berbagai hal terkait dengan perayaan Idul Fitri.
Lucky memang sudah mengklarifikasi ke Kemendagri. Katanya, dia tidak teliti membaca detail aturan yang ada. Dia bilang, liburannya ke Jepang karena seluruh staf dan pegawai Pemkab Indramayu juga libur lebaran sehingga pendopo sepi. "Di kantor sudah tidak ada orang, kecuali aspri saya pribadi yang memang tidak dibiayai oleh negara. Dari situlah asumsi saya keluar, kantor tutup, enggak ada orang. Ini hari cuti bersama. Saya pergi dan saya pulang sebelum kantor buka ternyata itu salah. Itu sebabnya saya minta maaf," begitu alasannya.
Bahaya jika pejabat tak paham aturan lantaran tak tuntas mencermatinya. Bisa kacau jika seorang kepala daerah memilih pergi ke luar negeri dengan alasan kantornya sepi sebab anak buahnya juga libur. Kiranya sikap seperti itu tak layak ada dalam diri pejabat.
Lucky ialah salah satu selebritas yang sukses di politik. Dia aktor cukup tenar. Setidaknya empat film dia bintangi, yakni Ketika (2005), Ruang (2006), Lantai 13 (2007), dan Malam Seribu Bulan (2013). Sinetronnya lebih banyak lagi. Ambil contoh Mahabharata (2002), Angling Dharma (2003), Wali Songo (2003), Mutiara Hati (2004), dan Putri Salju (2005).
Berbekal popularitas itulah dia lolos ke Senayan sebagai anggota dewan dari PAN pada Pemilu 2014. Lalu, pada Pilkada Kabupaten Indramayu 2020, dia memenangi kompetisi sebagai wakil bupati mendampingi Nina Agustina. Lucky kian menjadi atensi. Terlebih ketika dia memutuskan mundur dari jabatan wakil bupati pada 2023. Alasannya, dia tak mau makan gaji buta plus beragam tunjangan yang besarnya Rp200 juta lebih per bulan sebab merasa tak difungsikan sebagai wakil kepala daerah.
Langkah politik Lucky kala itu mendapat banyak apresiasi. Sayang, kali ini, anggapan ke dirinya berbalik. Dia dianggap tak peka, suka-suka, dengan pelesir ke luar negeri tanpa izin, pelesiran ketika daerahnya sedang butuh perhatian selama Lebaran.
Liburan berbuah masalah juga menerpa Shahram Dabiri. Lantaran jalan-jalan ke Antartika, dia harus kehilangan kursi Wakil Presiden Iran. Dia dipecat oleh bosnya, Presiden Masoud Pezeshkian.
Dabiri dianggap kebangetan. Dia tega liburan bersama sang istri ketika negaranya sedang tidak baik-baik saja. Dia sampai hati, nirempati, dengan bermewah-mewah tatkala negaranya sedang menghadapi hiperinflasi dan krisis ekonomi. Bagi Iran, meski rekreasi itu dibiayai dari kantong sendiri sekalipun, kelakuan sang wakil presiden tak bisa dimaklumi. Kita tunggu saja apa yang akan dilakukan petinggi negara ini terhadap Lucky. Sanksi tegas atau seperti yang sudah-sudah, ditoleransi?
"Daripada mengutuki kegelapan, sebaiknya mulailah menyalakan lilin agar muncul harapan," begitu pesan bijak itu selalu muncul di kala guncangan begitu dahsyat.
JUSUF Kalla (JK) marah betul. Wajahnya tampak tegang ketika menggelar jumpa pers di kediamannya di Jakarta Selatan, Sabtu (18/4).
MULAI Rabu besok, gelombang pertama jemaah haji 1447 H, atau 2026 M, terbang ke Tanah Suci.
SIAPA yang awal mula menarasikan bahwa Iran-lah pemenang perang melawan Amerika Serikat dan Israel? Yang pasti bukan hanya pejabat Teheran.
ADA sesuatu yang terasa janggal, juga sangat berbahaya, ketika kekuasaan yang sangat besar berpadu dengan sikap dan perilaku yang kian sulit diterima nalar.
KORUPSI lagi, korupsi lagi. OTT (operasi tangkap tangan) lagi, OTT lagi. Apa enggak enek mendengar berita soal pengungkapan korupsi yang terus-terusan muncul?
MENGAPA Amerika Serikat sangat bernafsu 'mengendalikan' Selat Hormuz hingga hal itu jadi penghalang kesepakatan dengan Iran?
ADA yang berubah dari arah angin geopolitik dunia. Ia tak lagi bertiup tunggal dari Amerika ke seluruh penjuru bumi.
DI jagat sinema, kita mengenal Godzilla sebagai monster raksasa yang muncul dari kedalaman samudra.
LANGKAH Iran di Selat Hormuz bukan sekadar manuver militer atau diplomasi biasa.
RETORIKA keras nan aneh kembali meluncur dari Gedung Putih. Donald Trump, dalam pidatonya Jumat (3/4), tanpa tedeng aling-aling mengancam Iran.
HALALBIHALAL semestinya menyejukkan dan maaf-maafan. Namun, tidak di Lebak. Di kabupaten di Provinsi Banten itu, panggung halalbihalal justru menjadi etalase konflik.
ESKALASI konflik di Timur Tengah yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel terbukti bukan sekadar tontonan geopolitik di layar kaca.
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump benar-benar dikepung. Bukan hanya oleh Iran yang ia perangi, melainkan juga dari berbagai arah, termasuk dari dalam negeri AS.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved