Asam Sulfat, Dinasti DIY, lalu Maaf

Abdul Kohar Dewan Redaksi Media Group
06/12/2023 05:00
Asam Sulfat, Dinasti DIY, lalu Maaf
Abdul Kohar Dewan Redaksi Media Group(MI/Ebet)

JAGAT politik kita bertaburan permintaan maaf akhir-akhir ini. Jaraknya hampir bersamaan karena pemantiknya juga hampir bersamaan. Sang peminta maaf juga berasal dari barisan politik yang bersama-sama, yakni cawapres Gibran Rakabuming Raka dan politikus PSI Ade Armando.

Permintaan maaf bisa bermakna bagus, bisa pula sebaliknya. Bergantung pada siapa yang memandang dan dari sudut mana ia dipandang. Dari sisi positif, permintaan maaf itu bisa dimaknai beberapa hal. Pertama, kata maaf meluncur tidak perlu menunggu Lebaran.

Kedua, bagus karena ia mencerminkan sikap jujur, kesatria, berani mengakui kesalahan. Tidak jarang, orang ngotot menolak meminta maaf kendati sudah telak-telak berbuat salah. Bahkan, mencari pembenaran agar perbuatan salah itu dipersepsi benar dalam konteks tertentu.

Namun, bisa juga permintaan maaf itu dimaknai negatif. Bukan pada soal meminta maafnya, melainkan terlalu mudahnya orang mengeluarkan pernyataan tanpa pemikiran mendalam sebelumnya. Mulut lebih cepat ketimbang pikiran.

Dalam dua hal itu pula permintaan maaf Gibran dan Ade kini diletakkan. Gibran Rakabuming Raka meminta maaf karena salah sebut ibu hamil perlu asam sulfat untuk mencegah stunting. Gibran mengaku baru tahu bahwa pernyataannya keliru.

Dia pun mengoreksi pernyataannya setelah diberi tahu zat yang sebenarnya dibutuhkan ibu hamil ialah asam folat, bukan asam sulfat. Meski pelafalannya mirip-mirip, dua asam itu punya makna yang amat jauh berbeda. Yang satu menyehatkan buat ibu hamil, satunya lagi bisa membuat korosi dan mematikan bila diminum.

Gibran kerap bagi-bagi susu saat menyapa masyarakat. Kegiatan itu bagian dari program mereka mengentaskan rakyat dari stunting. Dalam pembagian susu, Gibran menyebut ibu hamil harus memperhatikan asupan gizi. Dia menekankan pada dua zat, yaitu yodium dan asam sulfat.

Asam sulfat dikenal sebagai zat kimia yang bersifat korosif dan tidak dipakai untuk tubuh manusia. Paparan langsung pada kulit, mata, saluran pernapasan, dan saluran pencernaan bisa langsung mengiritasi jaringan tubuh.

Sementara itu, untuk ibu hamil, yang dianjurkan ialah asam folat karena bermanfaat untuk pembentukan sistem saraf janin, plasenta, pencegahan anemia, penguatan kandungan, hingga menurunkan risiko preeklamsia. Dari situlah kepleset lidah berujung maaf itu terjadi.

Politikus PSI Ade Armando meminta maaf seusai pernyataannya soal politik dinasti di Daerah Istimewa Yogyakarta menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Ade bahkan diancam bakal ditangkap komunitas yang mengaku mewakili rakyat Yogyakarta.

Pernyataan itu bermula ketika ia mengkritik gerakan mahasiswa di Yogyakarta yang menggelar aksi protes terkait dengan politik dinasti yang dijalankan Presiden Jokowi. Menurutnya, aksi protes yang dilakukan BEM UI dan BEM UGM itu sangat ironis karena politik dinasti sebenarnya justru ada di Yogyakarta. Hal itu disampaikan Ade Armando lewat video yang diunggah melalui akun X-nya, @adearmando61 pada 2 Desember 2023.

Di tengah musim kampanye politik, dalam hawa yang kian menghangat, kesalahan ucap, apalagi pernyataan yang provokatif, ibarat menyiram bensin di tengah bara. Kepleset lidah juga bisa menjadi amunisi politik yang mengasyikkan bagi pihak lain.

Namun, itulah konsekuensi demokrasi. Pada situasi tertentu, aktor politik dituntut jeli melihat situasi. Ia ibarat tengah meniti jembatan goyang di atas jurang. Terpeleset, bisa-bisa jatuh di kedalaman jurang.

Apalagi, terlalu percaya diri bahwa ucapannya tidak akan melukai siapa pun jelas memicu petaka dua kali lipat. Pepatah mulutmu harimaumu bukan kata-kata kosong tanpa makna. Ia dipegang teguh banyak orang, jadi khazanah yang diyakini menjadi bagian dari menjaga harmoni kehidupan.

Maaf memang agung. Namun, sering-sering meminta maaf pertanda alarm sensitivitas tidak kunjung nyambung.



Berita Lainnya
  • Harapan dan Kepastian

    27/4/2026 05:00

    "Daripada mengutuki kegelapan, sebaiknya mulailah menyalakan lilin agar muncul harapan," begitu pesan bijak itu selalu muncul di kala guncangan begitu dahsyat.  

  • JK di Tengah Bara

    23/4/2026 05:00

    JUSUF Kalla (JK) marah betul. Wajahnya tampak tegang ketika menggelar jumpa pers di kediamannya di Jakarta Selatan, Sabtu (18/4).

  • Paradoks Perdamaian

    22/4/2026 05:00

    'Banyak yang cinta damai, tapi perang semakin ramai'.

  • Haji dan Hajah

    21/4/2026 05:00

    MULAI Rabu besok, gelombang pertama jemaah haji 1447 H, atau 2026 M, terbang ke Tanah Suci.

  • Mata Media Amerika

    20/4/2026 05:00

    SIAPA yang awal mula menarasikan bahwa Iran-lah pemenang perang melawan Amerika Serikat dan Israel? Yang pasti bukan hanya pejabat Teheran.

  • Delusi Kemahakuasaan

    16/4/2026 05:00

    ADA sesuatu yang terasa janggal, juga sangat berbahaya, ketika kekuasaan yang sangat besar berpadu dengan sikap dan perilaku yang kian sulit diterima nalar.

  • Cancel Culture buat Koruptor

    15/4/2026 05:00

    KORUPSI lagi, korupsi lagi. OTT (operasi tangkap tangan) lagi, OTT lagi. Apa enggak enek mendengar berita soal pengungkapan korupsi yang terus-terusan muncul?

  • Jalan Buntu

    14/4/2026 05:00

    MENGAPA Amerika Serikat sangat bernafsu 'mengendalikan' Selat Hormuz hingga hal itu jadi penghalang kesepakatan dengan Iran?

  • Di Tengah Dua Api

    13/4/2026 05:00

    Harapan itu tentang dunia yang tak lagi diliputi amarah.

  • Jalan Ketiga tanpa Amerika

    09/4/2026 05:00

    ADA yang berubah dari arah angin geopolitik dunia. Ia tak lagi bertiup tunggal dari Amerika ke seluruh penjuru bumi.

  • Dalam Ancaman Godzilla

    08/4/2026 05:00

    DI jagat sinema, kita mengenal Godzilla sebagai monster raksasa yang muncul dari kedalaman samudra.

  • Parit Modern

    07/4/2026 05:00

    LANGKAH Iran di Selat Hormuz bukan sekadar manuver militer atau diplomasi biasa.

  • Zaman Batu

    06/4/2026 05:00

    RETORIKA keras nan aneh kembali meluncur dari Gedung Putih. Donald Trump, dalam pidatonya Jumat (3/4), tanpa tedeng aling-aling mengancam Iran.

  • Retak di Meja Halalbihalal

    02/4/2026 05:00

    HALALBIHALAL semestinya menyejukkan dan maaf-maafan. Namun, tidak di Lebak. Di kabupaten di Provinsi Banten itu, panggung halalbihalal justru menjadi etalase konflik.

  • Gotong Royong Energi

    01/4/2026 05:00

    ESKALASI konflik di Timur Tengah yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel terbukti bukan sekadar tontonan geopolitik di layar kaca.

  • Trump dalam Kepungan

    31/3/2026 05:00

    PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump benar-benar dikepung. Bukan hanya oleh Iran yang ia perangi, melainkan juga dari berbagai arah, termasuk dari dalam negeri AS.