Duta Bangsa

Ade Alawi Dewan Redaksi Media Group
30/5/2023 05:00
Duta Bangsa
Ade Alawi Dewan Redaksi Media Group(MI/Ebet)

ALIRAN ribuan jemaah haji Indonesia terus mendarat di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz, Madinah. Berdasarkan data dari Siskohat (Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu), kemarin, jemaah yang sudah terbang ke tanah suci sebanyak 33.171 orang, atau 87 kelompok terbang. Alhasil, suasana Masjid Nabawi, Madinah Al Munawwarah, Arab Saudi, didominasi jemaah haji Indonesia yang memiliki seragam khas batik nasional.

Mereka menjalani arbain, salat berjemaah selama 40 waktu secara berturut-turut di masjid yang kedua yang didirikan Rasululah SAW setelah Masjid Quba itu. Selain beribadah, jemaah haji Indonesia tampak hilir mudik di sejumlah sudut kota di Madinah untuk berziarah dan berbelanja, seperti kurma, parfum, baju, pashmina, dan sajadah. Jemaah Indonesia yang berada di Madinah akan mulai bergerak menuju Mekah pada 1 Juni.

Pada tahun ini Indonesia mendapatkan kuota jemaah haji sebanyak 221 ribu jemaah yang terdiri dari 203.320 jemaah haji regular dan 17.680 jemaah haji khusus. Jemaah haji Indonesia ialah yang terbanyak di Tanah Suci. Setelah itu, yang terbanyak ialah Pakistan, India, dan Bangladesh. Pemerintah menyiapkan layanan haji yang ramah bagi manula. Data Kementerian Agama menunjukkan sebanyak 33% jemaah membutuhkan pelayanan ekstra karena mereka berusia lebih dari 65 tahun, bahkan jemaah haji 1444 Hijriah ada yang berusia 103 tahun.

Jemaah haji Indonesia dikenal paling tertib di antara jemaah haji negara lain. Pengalaman saya menjadi peliput haji pada 2018 merasakan ketertiban tamu Allah (duyufurrahman) dari Indonesia. Sejumlah petugas keamanan di Masjid Nabawi dan Masjidil Haram tak segan mengapresiasi dengan kata-kata, “Indonesia bagus,” sambil mengacungkan jempol. Ketertiban jemaah haji Indonesia tak lepas dari keberadaan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH). Sebanyak 1.200 petugas haji atau PPIH Arab Saudi dibantu petugas haji daerah, petugas mukimin di Arab Saudi dan mahasiswa Indonesia di Timur Tengah.

Ketertiban jemaah haji Indonesia harus dijaga sampai kapan pun. Citra yang baik dari mereka sama dengan menjaga citra Indonesia di mata dunia. Mereka ialah duta Indonesia di Tanah Suci ketika sekitar 3 juta jemaah haji dari seluruh dunia melaksanakan rukun Islam yang kelima. Tak hanya tertib, jemaah haji Indonesia pun dikenal santun. Bahkan, mereka tidak sungkan untuk menolong jemaah haji dari negara lain yang menghadapi masalah atau musibah di Tanah Suci.

Sikap yang baik dari jemaah haji selama memenuhi panggilan ke Baitullah sejatinya harus terbawa hingga ke Tanah Air. Pasalnya, haji ialah ibadah yang istimewa. Haji merangkum tiga unsur ibadah, yakni keyakinan, harta, dan perbuatan anggota badan (aktivitas fisik). Bandingkan dengan ibadah lain, seperti salat, hanya keyakinan dan perbuatan anggota badan. Ibadah zakat menghimpun dua unsur, yakni keyakinan dan harta. Ibadah haji, selain membutuhkan kekuatan finansial, memerlukan mental dan fisik. Banyak larangan dalam berhaji yang terkait dengan sikap mental, seperti saat ihram dilarang bergunjing, berdebat, atau bertengkar.

Haji ialah ibadah yang memiliki keunikan, berbeda dengan ibadah yang lain. Haji diwajibkan bagi umat Islam yang mampu. “Man istatho’a ilahi sabilaa,” artinya 'bagi orang yang mampu melaksanakan perjalanan ke sana'. Kalimat tersebut termaktub dalam QS Ali Imran: 97. Artinya, ibadah haji tak bisa dipaksakan untuk dilaksanakan apabila secara finansial tidak memiliki kemampuan. Jangan pula berpikir untuk berutang atau jual aset seperti sawah, ternak, atau ladang, tetapi keluarga bisa sengsara karena semua aset berharga dijual. Jikapun mampu, kewajibannya hanya sekali seumur hidup. Haji bukan pula untuk menaikkan gengsi sosial.

Keunikan lain dari ibadah haji ialah dilakukan dalam waktu tertentu, yakni sekitar Syawal, Zulkaidah, sampai 13 Zulhijah. Selain waktu, pelaksanaan ibadah haji pun di tempat-tempat tertentu di Mekah yang dikenal dengan sebutan masyair, yakni Arafah, Muzdalifah, Mina, dan Kabah di Masjidil Haram.

Proses ibadah haji yang melelahkan jangan menjadi sia-sia setiba di Tanah Air. Perilaku yang baik selama berhaji tecermin dalam kehidupan sehari-sehari sepulang dari Tanah Suci. Jika terjadi perubahan, yang tadinya berperilaku buruk menjadi sepulang berhaji perilakunya lebih baik, perubahan akan menjadi modal sosial yang baik dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Dengan demikian, banyaknya orang berhaji bisa meningkatkan kualitas manusia Indonesia. Menarik pesan dari penyair Kahlil Gibran, ”Kehidupan sehari-hari adalah tempat ibadah dan agamamu. Ketika kamu memasukinya, masuklah dengan seluruh hati dan jiwamu.” Tabik!



Berita Lainnya
  • Harapan dan Kepastian

    27/4/2026 05:00

    "Daripada mengutuki kegelapan, sebaiknya mulailah menyalakan lilin agar muncul harapan," begitu pesan bijak itu selalu muncul di kala guncangan begitu dahsyat.  

  • JK di Tengah Bara

    23/4/2026 05:00

    JUSUF Kalla (JK) marah betul. Wajahnya tampak tegang ketika menggelar jumpa pers di kediamannya di Jakarta Selatan, Sabtu (18/4).

  • Paradoks Perdamaian

    22/4/2026 05:00

    'Banyak yang cinta damai, tapi perang semakin ramai'.

  • Haji dan Hajah

    21/4/2026 05:00

    MULAI Rabu besok, gelombang pertama jemaah haji 1447 H, atau 2026 M, terbang ke Tanah Suci.

  • Mata Media Amerika

    20/4/2026 05:00

    SIAPA yang awal mula menarasikan bahwa Iran-lah pemenang perang melawan Amerika Serikat dan Israel? Yang pasti bukan hanya pejabat Teheran.

  • Delusi Kemahakuasaan

    16/4/2026 05:00

    ADA sesuatu yang terasa janggal, juga sangat berbahaya, ketika kekuasaan yang sangat besar berpadu dengan sikap dan perilaku yang kian sulit diterima nalar.

  • Cancel Culture buat Koruptor

    15/4/2026 05:00

    KORUPSI lagi, korupsi lagi. OTT (operasi tangkap tangan) lagi, OTT lagi. Apa enggak enek mendengar berita soal pengungkapan korupsi yang terus-terusan muncul?

  • Jalan Buntu

    14/4/2026 05:00

    MENGAPA Amerika Serikat sangat bernafsu 'mengendalikan' Selat Hormuz hingga hal itu jadi penghalang kesepakatan dengan Iran?

  • Di Tengah Dua Api

    13/4/2026 05:00

    Harapan itu tentang dunia yang tak lagi diliputi amarah.

  • Jalan Ketiga tanpa Amerika

    09/4/2026 05:00

    ADA yang berubah dari arah angin geopolitik dunia. Ia tak lagi bertiup tunggal dari Amerika ke seluruh penjuru bumi.

  • Dalam Ancaman Godzilla

    08/4/2026 05:00

    DI jagat sinema, kita mengenal Godzilla sebagai monster raksasa yang muncul dari kedalaman samudra.

  • Parit Modern

    07/4/2026 05:00

    LANGKAH Iran di Selat Hormuz bukan sekadar manuver militer atau diplomasi biasa.

  • Zaman Batu

    06/4/2026 05:00

    RETORIKA keras nan aneh kembali meluncur dari Gedung Putih. Donald Trump, dalam pidatonya Jumat (3/4), tanpa tedeng aling-aling mengancam Iran.

  • Retak di Meja Halalbihalal

    02/4/2026 05:00

    HALALBIHALAL semestinya menyejukkan dan maaf-maafan. Namun, tidak di Lebak. Di kabupaten di Provinsi Banten itu, panggung halalbihalal justru menjadi etalase konflik.

  • Gotong Royong Energi

    01/4/2026 05:00

    ESKALASI konflik di Timur Tengah yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel terbukti bukan sekadar tontonan geopolitik di layar kaca.

  • Trump dalam Kepungan

    31/3/2026 05:00

    PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump benar-benar dikepung. Bukan hanya oleh Iran yang ia perangi, melainkan juga dari berbagai arah, termasuk dari dalam negeri AS.