Dipecat dan Kaya

11/1/2016 00:00
Dipecat dan Kaya
Saur Hutabarat Dewan Redaksi Media Group(MI/Seno)
SIAPA mau dipecat dan kaya? Yang bermental pecundang kiranya menjawab 'mau'. Bahkan, dengan senang hati mendambakan dipecat berkali-kali agar kekayaan pun membengkak berkali-kali, kaya raya.

Sebaliknya, petarung sejati rasanya tidak pernah berharap menjadi kaya atau bertambah kaya karena dipecat. Kekayaan ialah buah apresiasi karena konsisten berprestasi. Carilah dulu reputasi, yakinlah materi bakal menyertai. Maaf bila terasa seperti meniru khotbah di atas bukit.

Semua itu tidak menutupi, apalagi mengingkari realitas kontradiktif, yaitu bereputasi tinggi, tinggi sekali, tetapi dipecat berkali-kali. Kekayaan pun kian menggunung. Siapakah dia? Spesies langka itu Jose Mourinho, manajer klub sepak bola tergolong paling sukses, yang Desember lalu dipecat Chelsea dengan pesangon menggiurkan.

Mourinho bergaji 250 ribu pound atau Rp5 miliar per minggu. Dalam profesinya, gaji tertinggi di dunia. Kontraknya masih 3,5 tahun sehingga total 10,5 juta (Rp210 miliar).

Mengikuti tradisi kontrak di Chelsea, Mourinho bakal terus digaji sampai ia mendapat pekerjaan baru. Tak hanya itu. Sebelum musim dimulai, ia meneken bumper 30 juta atau Rp600 miliar sebagai pengamanan kontrak hingga 2019.

Tidak ada yang menyangka, setelah meraih juara liga, Chelsea terpuruk hingga satu tingkat saja di atas batas degradasi, menyebabkan Mourinho dipecat. Apakah uang sebesar itu bakal diterima Mourinho? Itu tergantung pada mutual consent dan dampak tuntutan hukum Eva Carneiro, dokter yang dipecat Mourinho.

Pemecatan pada Desember bukan pertama kali. Pada 2007, Chelsea memecat Mourinho dengan kompensasi 18 juta. Sejak Abramovich mengambil alih Chelsea pada 2003, ia 8 kali memecat manajer. Entah berapa besar kekayaan para manajer itu karena dipecat orang kaya Rusia.

Apakah uang segalanya? Mourinho pertama datang ke Chelsea menyebut diri sebagai 'the special one'. Setelah tidak dicintai di Real Madrid, ia datang kedua kali dengan membahasakan dirinya sebagai 'the happy one'. Ia pasti tidak bisa menyebut dirinya 'the rich one' karena masih ada yang lebih kaya. Yang jelas, sebutan 'the happy one' tak patut disandangnya lagi, sekalipun fan Chelsea masih mengelu-elukannya.

Presiden Real Madrid Florentino Perez juga hobi memecat pelatih. Dalam 12 tahun menduduki kursi presiden klub, ia memecat 11 manajer. Terakhir, pekan lalu, ia memecat Rafael Benitez, yang baru enam bulan memimpin Ronaldo dkk. Dipermalukan Barcelona 0-4 di kandang sendiri dan imbang 2-2 melawan Valencia, yang diarsiteki pelatih kemarin sore asal Inggris, Gary Neville, membuat habis kesabaran tuan presiden. Benitez, sekalipun asli Madrid, dipecat dengan pesangon US$10 juta atau sekitar Rp138 miliar lebih.

Manajer hebat yang berkiprah di dua negara atau lebih, yang mungkin tidak pernah dipecat dan bertambah kaya bukan karena pesangon, tapi karena apresiasi, naga-naganya hanya Pep Guardiola. Ia memilih tidak memperpanjang kontrak justru ketika kekaguman dan prestasi sedang di puncak. Manajemen Bayern Muenchen tidak berdaya menahannya. Musim depan ia ingin berkelana di Inggris. Ia disebut akan menggantikan Manuel Pellegrini di Manchester City.

MU, musuh bebuyutan City, kiranya terganggu hebat bila benar Pep berlabuh di tetangga yang berisik itu. Pep bakal mengusik impian Louis van Gaal yang pernah bilang, pada usianya sekarang (65), ia tak ingin lagi mencari uang. Setelah kontraknya berakhir musim depan, ia akan menikmati hari tuanya bersama Truus, istrinya. Romantisme itu bisa jadi tidak tercapai seutuhnya karena prestasi MU buruk, mandul, gaya permainan membosankan.

Ia mungkin saja dipecat dan berapa pun besarnya pesangon menambah kekayaannya, tidak ada artinya jika dibandingkan dengan rusaknya legacy, setelah terakhir membawa Belanda juara III dunia.


Berita Lainnya
  • Resonansi dari Pati

    09/8/2025 05:00

    Pemimpin dianggap berhasil bila ia mampu memainkan peran sebagai pelayan bagi rakyat.

  • Semakin Dilarang semakin Berkibar

    08/8/2025 05:00

    FENOMENA bendera Jolly Roger yang diambil dari anime One Piece sungguh menarik dan kiranya layak dijadikan kajian.

  • Menerungku Silfester

    07/8/2025 05:00

    KATANYA di negeri ini setiap warga negara sama kedudukannya di depan hukum.

  • Harapan dalam Angka

    06/8/2025 05:00

    PEOPLE use all available information to form rational expectations about the future 

  • Ampun Dah

    05/8/2025 05:00

    USIA 80 tahun kemerdekaan Republik Indonesia sebentar lagi kita rayakan. Sebagian besar rakyat Indonesia menyambutnya dengan sukacita.

  • Amnesti tanpa Amnesia

    04/8/2025 05:00

    BISIK-BISIK tentang orang kuat di pasar gelap peradilan semakin santer.  

  • Abolisi, Amnesti, Rekonsiliasi

    02/8/2025 05:00

    PENGUASA juga manusia. Karena itu, watak kemanusiaan akan muncul seiring dengan berjalannya waktu.

  • Belajar dari Vietnam

    01/8/2025 05:00

    KEKALAHAN tim nasional U-23 dari Vietnam pada laga final Piala AFF U-23 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta,

  • Insinuasi Jokowi

    31/7/2025 05:00

    ENGKAU yang berinsinuasi, engkau yang sibuk mengklarifikasi. Kau yang melempar tuduhan, kau pula yang repot melakukan bantahan.

  • Masih Rojali-Rohana

    30/7/2025 05:00

    TULISAN saya di rubrik Podium edisi Sabtu, 26 Juli 2025, berjudul Rojali-Rohana, memantik sejumlah tanya dari beberapa kawan dan kerabat.

  • Gurita Serakahnomics

    29/7/2025 05:00

    FENOMENA keserakahan dalam menjarah sumber daya ekonomi atau hajat hidup orang banyak sebenarnya bukan perkara baru di Tanah Air.

  • Destinasi Wisata Proyek Mangkrak

    28/7/2025 05:00

    JIKA melintasi Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, hingga Jalan Asia-Afrika, Jakarta Pusat, Anda akan menemukan tiang beton. Terdapat 90 tiang beton yang dibangun sejak 2004.

  • Rojali-Rohana

    26/7/2025 05:00

    SAYA tak bermaksud pesimistis tentang soal yang satu ini. Saya cuma ingin bersikap realistis.

  • Superman Sungguhan

    25/7/2025 05:00

    'Apakah artinya kesenian, bila terpisah dari derita lingkungan. Apakah artinya berpikir, bila terpisah dari masalah kehidupan'.

  • Tom Lembong

    24/7/2025 05:00

    VONIS untuk Thomas Trikasih Lembong dalam kasus korupsi importasi gula disikapi secara berbeda.

  • Tamparan Sahdan

    23/7/2025 05:00

    BANYAK yang bangga dengan Sahdan Arya Maulana, termasuk saya. Di usianya yang masih amat muda, 19, ia berani menolak pemberian uang yang bagi dia kurang pas untuk diterima