Menangis itu Indah

Saur M Hutabarat Dewan Redaksi Media Group
13/8/2021 05:00
Menangis itu Indah
Saur M Hutabarat Dewan Redaksi Media Group(MI.Ebet)

MENANGIS bukan urusan tiap hari. Dia barangkali urusan sekali dalam 10 tahun, bahkan mungkin sekali dalam 20 tahun. Yang terakhir kiranya terjadi pada Lionel Messi, menangis meninggalkan Barcelona, setelah 21 tahun hidup dibesarkan dan membesarkan Barca.

Rasanya tak ada orang yang tak pernah menangis di dalam hidupnya. Ketika lahir, kita menangis karena keluar dari dunia yang paling aman dan nyaman. Kita masuk ke dunia yang ruwet. Begitulah kita datang ke dunia dengan menangis, kelak kita tidak tahu apakah ada yang menangis ketika kita meninggalkan dunia. Yang pasti yang mati tak bisa lagi menangis.

Ada yang menangis dalam hati. Tanpa air mata. Menangis jenis ini bisa terjadi kapan saja. Yang ditangisi bisa bermacam perkara. Bisa pula perkara tunggal yang tiada kunjung reda. Tidak move on.

John Lennon minta maaf telah membuat dikau menangis. Oh no. Saya tak ingin menyakitimu. Saya hanya seorang pencemburu. I'm just a jealous guy. Ini menangis yang indah, berkat pencemburu yang jujur.

Soeharto menangis ketika istrinya, Siti Hartinah, meninggal. Tangis kesedihan mendalam. Ia mengusap air matanya dengan sapu tangan. Tangis yang jujur. Karena itu indah.

Di dalam perkara itu Soeharto sebagai manusia ciptaan Tuhan. Publik tidak tahu, apakah dirinya sebagai Pak Harto, sebagai presiden ciptaan MPR ataupun MPRS, dalam kapasitas itu dia pernah menangis berkaitan dengan Bu Tien, sebagai ibu negara.

Perdana Menteri Inggris Margaret Thatcher digelari 'Perempuan Besi'. Keras. Kukuh. Gaya politiknya tak kenal kompromi. Dia berkuasa 11 tahun. Di tayangan dokumenter di BBC2 ditampilkan dia menangis setelah mengumumkan dirinya pensiun pada 1992.

Apakah Ratu Elizabeth II, pemimpin Kerajaan Inggris, boleh menangis diketahui publik? Harian Express menulis, sang ratu tak sanggup menahan kesedihannya di prosesi pemakaman suaminya, Pangeran Philip. Ratu menyeka air matanya.

Messi berumur 13 ketika bergabung dengan Barca. Musim lalu dia ingin pindah klub, membatalkannya, berkat kembalinya Joan Laporta sebagai presiden klub. Musim ini malah dia ingin tetap tinggal, tetapi kerasnya batasan gaji di La Liga, serta sangat buruknya keuangan klub warisan Bartomeu, presiden sebelumnya, membuat Messi gagal memperpanjang kontrak.

Semua itu alasan bersifat resmi. Yang terjadi ialah hati Messi mulai tercabik ketika Luis Suarez dibuang begitu saja ke Atletico Madrid oleh pelatih baru Ronald Koeman. Sebelumnya Neymar hengkang ke PSG. Sempurnalah bubarnya trio penyerang Barca Messi-Neymar-Suarez yang menakutkan klub mana pun di dunia.

Pada Desember 2020 percakapan Neymar dan Messi kian intens melalui WA. Neymar selalu ingin kembali berpasangan dengan Messi. Di bulan itu juga Neymar bilang kepada pers, kebersamaan mereka di PSG bakal terjadi. Mereka bertemu di Brasil dalam kompetisi Copa America 2021, yang berakhir 10 Juli lalu. Sebulan kemudian, 11 Agustus, keinginan Neymar kembali bermain dengan Messi terwujud di PSG.

Nomor punggung Neymar 10. Itu juga nomor Messi. Neymar rela melepasnya. Messi menolaknya. Ia memilih nomor 30, yang juga pertama dipakainya di Barca.

Messi bilang dia memulai hidup baru di Paris. Kala ia menangis berpisah dengan Barca, terasa kepedihan. Publik belum tahu benar ke manakah dia bakal pergi. Kini, di Paris, tangisan itu terasa indah karena siapa meragukan PSG bakal merajai Eropa? Terbayanglah sejarah baru Messi: bertambah penghargaan Ballon d'Or, bertambah deretan sepatu emas yang kiranya semakin sulit terlampaui.

Menangis itu indah, mengandung lecutan untuk menutup masa lalu dan membuka lembaran baru. Saya penggemar Barca, kini mendengar Paris, melantunkan John Lennon. Oh no. Saya tak ingin menyakitimu. Saya hanya seorang pencemburu. "I'm just a jealous guy."



Berita Lainnya
  • Harapan dan Kepastian

    27/4/2026 05:00

    "Daripada mengutuki kegelapan, sebaiknya mulailah menyalakan lilin agar muncul harapan," begitu pesan bijak itu selalu muncul di kala guncangan begitu dahsyat.  

  • JK di Tengah Bara

    23/4/2026 05:00

    JUSUF Kalla (JK) marah betul. Wajahnya tampak tegang ketika menggelar jumpa pers di kediamannya di Jakarta Selatan, Sabtu (18/4).

  • Paradoks Perdamaian

    22/4/2026 05:00

    'Banyak yang cinta damai, tapi perang semakin ramai'.

  • Haji dan Hajah

    21/4/2026 05:00

    MULAI Rabu besok, gelombang pertama jemaah haji 1447 H, atau 2026 M, terbang ke Tanah Suci.

  • Mata Media Amerika

    20/4/2026 05:00

    SIAPA yang awal mula menarasikan bahwa Iran-lah pemenang perang melawan Amerika Serikat dan Israel? Yang pasti bukan hanya pejabat Teheran.

  • Delusi Kemahakuasaan

    16/4/2026 05:00

    ADA sesuatu yang terasa janggal, juga sangat berbahaya, ketika kekuasaan yang sangat besar berpadu dengan sikap dan perilaku yang kian sulit diterima nalar.

  • Cancel Culture buat Koruptor

    15/4/2026 05:00

    KORUPSI lagi, korupsi lagi. OTT (operasi tangkap tangan) lagi, OTT lagi. Apa enggak enek mendengar berita soal pengungkapan korupsi yang terus-terusan muncul?

  • Jalan Buntu

    14/4/2026 05:00

    MENGAPA Amerika Serikat sangat bernafsu 'mengendalikan' Selat Hormuz hingga hal itu jadi penghalang kesepakatan dengan Iran?

  • Di Tengah Dua Api

    13/4/2026 05:00

    Harapan itu tentang dunia yang tak lagi diliputi amarah.

  • Jalan Ketiga tanpa Amerika

    09/4/2026 05:00

    ADA yang berubah dari arah angin geopolitik dunia. Ia tak lagi bertiup tunggal dari Amerika ke seluruh penjuru bumi.

  • Dalam Ancaman Godzilla

    08/4/2026 05:00

    DI jagat sinema, kita mengenal Godzilla sebagai monster raksasa yang muncul dari kedalaman samudra.

  • Parit Modern

    07/4/2026 05:00

    LANGKAH Iran di Selat Hormuz bukan sekadar manuver militer atau diplomasi biasa.

  • Zaman Batu

    06/4/2026 05:00

    RETORIKA keras nan aneh kembali meluncur dari Gedung Putih. Donald Trump, dalam pidatonya Jumat (3/4), tanpa tedeng aling-aling mengancam Iran.

  • Retak di Meja Halalbihalal

    02/4/2026 05:00

    HALALBIHALAL semestinya menyejukkan dan maaf-maafan. Namun, tidak di Lebak. Di kabupaten di Provinsi Banten itu, panggung halalbihalal justru menjadi etalase konflik.

  • Gotong Royong Energi

    01/4/2026 05:00

    ESKALASI konflik di Timur Tengah yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel terbukti bukan sekadar tontonan geopolitik di layar kaca.

  • Trump dalam Kepungan

    31/3/2026 05:00

    PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump benar-benar dikepung. Bukan hanya oleh Iran yang ia perangi, melainkan juga dari berbagai arah, termasuk dari dalam negeri AS.