Manula Gaul

Gaudensius Suhardi Dewan Redaksi Media Group
22/2/2021 05:00
Manula Gaul
Gaudensius Suhardi Dewan Redaksi Media Group((MI/Duta))

MENUA itu sebuah keniscayaan, tetapi menjadi sehat dan bahagia ialah pilihan. Sehat dan bahagia menjadi pilihan setiap orang, termasuk mereka yang lanjut usia (lansia).

Manula atau manusia usia lanjut adalah seseorang yang telah mencapai usia 60 tahun ke atas menurut definisi Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1998 tentang Kesejahteraan Lanjut Usia.

Posisi manula mendapatkan tempat terhormat, dibuatkan undang-undang khusus. Posisi terhormat karena bangsa ini menghargai peran dan kedudukan manula yang memiliki kebijakan dan kearifan serta pengalaman berharga yang dapat diteladani generasi penerusnya.

Manula punya hak yang sama dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara menurut ketentuan Pasal 5 UU 13/1998. Hak yang diberikan untuk meningkatkan kesejahteraan sosial manula meliputi pelayanan keagamaan dan mental spiritual; pelayanan kesehatan; pelayanan kesempatan kerja; pelayanan pendidikan dan pelatihan; kemudahan dalam penggunaan fasilitas, sarana, dan prasarana umum; kemudahan dalam layanan dan bantuan hukum; perlindungan sosial; dan bantuan sosial.

Hak mendapat pelayanan kesehatan bertujuan mewujudkan menua yang berkualitas dan berdayaguna, sehat, dan bahagia. Karena itu, vaksinasi covid-19 yang menyasar manula harus dibingkai dalam rangka pemenuhan hak mereka.

Vaksinasi manula dimulai 17 Februari meski dalam praktiknya benar-benar dimulai minggu ini. Sementara itu, vaksinasi perdana bagi tenaga kesehatan manula sudah dilaksanakan pada 8 Februari dan menyasar 11.600 orang.

Kementerian Kesehatan menyebut ada 21 juta manula yang menjadi sasaran prioritas vaksinasi. Mengapa cuma 21 juta orang? Statistik Penduduk Lansia 2019 yang diterbitkan Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan ada 25,64 juta manula di negeri ini.

Jika sasaran vaksinasi hanya 21 juta manula, bagaimana nasib 4,64 juta manula lainnya? Jangan sampai ada kesan pilih kasih dalam menentukan vaksinasi manula.

Jumlah manula perempuan di negeri ini sekitar 1% lebih banyak jika dibandingkan dengan manula laki-laki (10,10% banding 9,10%). Dari seluruh manula yang ada di Indonesia, manula muda (60-69 tahun) jauh mendominasi dengan besaran yang mencapai 63,82%, selanjutnya diikuti manula madya (70- 79 tahun) dan manula tua (80+ tahun) dengan besaran 27,68% dan 8,50%.

Begitu juga soal tempat vaksinasi manula yang hanya berpusat di ibu kota provinsi kiranya perlu dipertimbangkan ulang. "Vaksinasi ini akan diutamakan bagi kelompok lansia yang berusia di atas 60 tahun yang ada di seluruh kota di Provinsi DKI Jakarta dan juga di ibu kota dari 33 provinsi," kata Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Siti Nadia Tarmizi, Jumat (19/2).

Perlu dipertimbangkan ulang soal tempat vaksinasi karena, menurut data BPS, keberadaan penduduk lansia tersebar baik di perkotaan maupun perdesaan meski manula yang tinggal di perkotaan lebih tinggi dari perdesaan (52,80% berbanding 47,20%). Eloknya, vaksinasi manula sampai ke ibu kota kabupaten/kota.

Jika tidak cermat menetapkan sasaran vaksinasi manula, bukan mustahil memantik protes manula di media sosial. Manula yang ada saat ini ialah kakek nenek gaul yang sangat akrab dengan teknologi informasi komunikasi.

Akses teknologi informasi dan komunikasi yang ditangkap dari Susenas 2019 antara lain menggunakan telepon seluler (ponsel), menggunakan komputer, dan menggunakan internet dalam tiga bulan terkhir.

Di antara ketiga akses teknologi informasi komunikasi tersebut, penggunaan telepon seluler merupakan hal yang paling bersinggungan dengan manula. Sebanyak 4 dari 10 manula menggunakan ponsel.

Bisa dibayangkan, jika pemerintah lalai memenuhi hak manula, bisa-bisa mereka unjuk kemampuan di media sosial, mereka melakukan protes.

'Lansia (di zaman) milenial adalah lansia yang melek teknologi, yang memanfaatkan teknologi dalam kehidupan sehari-hari di masa tua', tulis dr Handojo Tjandrakusuma alam buku berjudul Lansia Milenial: Hidup Sejahtera di Masa Lanjut Usia.

Vaksinasi bagi seluruh manula juga dipandang sebagai pemenuhan hak asasi mereka. Pasal 5 ayat (3) Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia menyatakan setiap orang termasuk kelompok masyarakat yang rentan berhak memperoleh perlakuan dan perlindungan lebih berkenaan dengan kekhususannya.

Penjelasan Pasal 5 ayat (3) menyebutkan yang dimaksud dengan 'kelompok masyarakat yang rentan' antara lain orang lanjut usia, anak-anak, fakir miskin, wanita hamil, dan penyandang cacat.

Melakukan vaksinasi manula pilihan rasional untuk menekan angka kematian akibat covid-19. Sebanyak 50% lebih kematian akibat covid-19 terjadi pada kelompok itu. Karena itu, jangan pilih kasih vaksinasi manula.



Berita Lainnya
  • Harapan dan Kepastian

    27/4/2026 05:00

    "Daripada mengutuki kegelapan, sebaiknya mulailah menyalakan lilin agar muncul harapan," begitu pesan bijak itu selalu muncul di kala guncangan begitu dahsyat.  

  • JK di Tengah Bara

    23/4/2026 05:00

    JUSUF Kalla (JK) marah betul. Wajahnya tampak tegang ketika menggelar jumpa pers di kediamannya di Jakarta Selatan, Sabtu (18/4).

  • Paradoks Perdamaian

    22/4/2026 05:00

    'Banyak yang cinta damai, tapi perang semakin ramai'.

  • Haji dan Hajah

    21/4/2026 05:00

    MULAI Rabu besok, gelombang pertama jemaah haji 1447 H, atau 2026 M, terbang ke Tanah Suci.

  • Mata Media Amerika

    20/4/2026 05:00

    SIAPA yang awal mula menarasikan bahwa Iran-lah pemenang perang melawan Amerika Serikat dan Israel? Yang pasti bukan hanya pejabat Teheran.

  • Delusi Kemahakuasaan

    16/4/2026 05:00

    ADA sesuatu yang terasa janggal, juga sangat berbahaya, ketika kekuasaan yang sangat besar berpadu dengan sikap dan perilaku yang kian sulit diterima nalar.

  • Cancel Culture buat Koruptor

    15/4/2026 05:00

    KORUPSI lagi, korupsi lagi. OTT (operasi tangkap tangan) lagi, OTT lagi. Apa enggak enek mendengar berita soal pengungkapan korupsi yang terus-terusan muncul?

  • Jalan Buntu

    14/4/2026 05:00

    MENGAPA Amerika Serikat sangat bernafsu 'mengendalikan' Selat Hormuz hingga hal itu jadi penghalang kesepakatan dengan Iran?

  • Di Tengah Dua Api

    13/4/2026 05:00

    Harapan itu tentang dunia yang tak lagi diliputi amarah.

  • Jalan Ketiga tanpa Amerika

    09/4/2026 05:00

    ADA yang berubah dari arah angin geopolitik dunia. Ia tak lagi bertiup tunggal dari Amerika ke seluruh penjuru bumi.

  • Dalam Ancaman Godzilla

    08/4/2026 05:00

    DI jagat sinema, kita mengenal Godzilla sebagai monster raksasa yang muncul dari kedalaman samudra.

  • Parit Modern

    07/4/2026 05:00

    LANGKAH Iran di Selat Hormuz bukan sekadar manuver militer atau diplomasi biasa.

  • Zaman Batu

    06/4/2026 05:00

    RETORIKA keras nan aneh kembali meluncur dari Gedung Putih. Donald Trump, dalam pidatonya Jumat (3/4), tanpa tedeng aling-aling mengancam Iran.

  • Retak di Meja Halalbihalal

    02/4/2026 05:00

    HALALBIHALAL semestinya menyejukkan dan maaf-maafan. Namun, tidak di Lebak. Di kabupaten di Provinsi Banten itu, panggung halalbihalal justru menjadi etalase konflik.

  • Gotong Royong Energi

    01/4/2026 05:00

    ESKALASI konflik di Timur Tengah yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel terbukti bukan sekadar tontonan geopolitik di layar kaca.

  • Trump dalam Kepungan

    31/3/2026 05:00

    PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump benar-benar dikepung. Bukan hanya oleh Iran yang ia perangi, melainkan juga dari berbagai arah, termasuk dari dalam negeri AS.