Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
KABAR bohong atau hoaks membuka kenyataan mengagetkan. Ternyata tidak ada korelasi antara tingkat pendidikan dengan tingkat kemampuan membedakan kabar bohong dengan berita yang benar.
Jangan heran bila seorang yang bergelar doktor atau menyandang titel profesor bisa teperdaya kabar bohong. Pesan singkat dan padat ialah jangan anggap enteng kabar bohong. Itulah pesan penting yang kiranya dapat dipetik dari kasus Ratna Sarumpaet dan hasil survei terhadap pengguna media sosial di Singapura.
Empat dari lima warga Singapura mengatakan mereka yakin dapat membedakan mana kabar bohong dan mana berita yang benar. Ternyata tidak seindah kata mereka.
Sebuah survei berisi tes menghasilkan kenyataan buruk, yaitu 90% warga Singapura ternyata salah mengidentifikasikan sedikitnya satu dari lima headlines bohong sebagai nyata atau benar.
Survei online itu dilakukan Ipsos, agen riset pasar independen global, pada 30 Juli hingga 2 Agustus 2018. Survei melibatkan 750 responden warga Singapura berumur 15-65 tahun. Hasilnya diumumkan pada 27 September 2018.
Sebanyak 79% warga Singapura yakin mereka mampu mengidentifikasi kabar bohong. Survei menunjukkan orang muda Singapura dan lulusan universitas lebih percaya diri berkemampuan membedakan mana kabar bohong dan mana berita yang benar. Hasil tes tidak demikian.
Kepada mereka dipaparkan 10 headlines dari saluran digital. Mereka lalu diminta menentukan manakah yang kabar bohong. Hanya 45% yang dengan benar mengidentifikasi dua atau lebih headlines bohong. Padahal, 5 dari 10 headlines itu bohong.
Survei itu menunjukkan bahwa tidak ada korelasi antara keyakinan diri dengan kenyataan. Merasa diri berkemampuan mengidentifikasi kabar bohong, setelah dites ternyata gagal membedakan mana kabar bohong dan mana berita yang benar, yang faktual.
Parlemen Singapura menyadari benar bahaya kabar bohong. Mereka membentuk sebuah komite antikabar bohong yang berisi 10 anggota. Selama delapan hari pada Maret 2018, komite itu melakukan dengar pendapat dengan 65 orang yang mewakili individu dan organisasi.
Pada 19 September 2018, komite menyampaikan laporan setebal 176 halaman, berisi 22 rekomendasi kepada parlemen yang antara lain merekomendasikan pembuatan undang-undang, merekomendasikan pendidikan bagi publik agar melek kabar bohong, serta mendesak perusahaan teknologi untuk proaktif mengatasi kabar bohong di platform mereka.
Dalam laporan itu juga dibeberkan hasil dengar pendapat dengan periset-periset disinformasi mengenai kabar bohong yang disebarluaskan Rusia yang berdampak serius bagi AS, Ukraina, dan Republik Ceko. Hemat saya, menghadapi Pilpres 2019, kita pun penting dan perlu menangkal dan membunuh kabar bohong yang dapat diciptakan Rusia.
Koran Inggris The Times Sabtu (6/10) menganalisis lebih dari tiga juta tweets dan media sosial lainnya, dan terungkaplah bagaimana Kremlin memapar remaja Inggris dengan kampanye disinformasi. Moskow menggunakan akun yang dikelola orang Rusia yang berperan sebagai penggemar Harry Potter serta menggunakan image selebritas seperti artis Emma Watson yang terhubungkan dengan kumpulan masif orang-orang muda di jejaring sosial.
Sebagai gambaran, pada Februari 2018, buku serial Harry Potter yang asli Inggris itu telah diterjemahkan dalam 80 bahasa dan terjual 500 juta kopi di seluruh dunia. Tidak tercatat entah berapa juta penonton film seri Harry Potter secara global.
Adapun artis Inggris Emma Watson, 28, telah berperan dalam film seri Harry Potter sejak berusia sembilan tahun. Akun Twitter-nya punya 28,7 juta pengikut, Facebook 33,9 juta pengikut, dan Instagram 47,8 juta pengikut. Terbayanglah dampaknya bila kabar bohong buatan Rusia itu menyusup melalui media sosial sang selebritas.
Karena itu, kiranya sangat perlu berkaitan Pilpres 2019 mereka yang punya pengikut jutaan di media sosial untuk segera dibekali pengetahuan perihal kabar bohong made in Rusia yang dapat menyusup masuk ke media sosial mereka.
Jangan anggap enteng hoaks, karena profesor, doktor, dan jenderal sekalipun bisa dibohongi kabar bohong, dan sebaliknya malah tidak percaya berita yang benar, yang faktual yang telah dikerjakan pemerintah.
Pemimpin dianggap berhasil bila ia mampu memainkan peran sebagai pelayan bagi rakyat.
FENOMENA bendera Jolly Roger yang diambil dari anime One Piece sungguh menarik dan kiranya layak dijadikan kajian.
KATANYA di negeri ini setiap warga negara sama kedudukannya di depan hukum.
PEOPLE use all available information to form rational expectations about the future
USIA 80 tahun kemerdekaan Republik Indonesia sebentar lagi kita rayakan. Sebagian besar rakyat Indonesia menyambutnya dengan sukacita.
BISIK-BISIK tentang orang kuat di pasar gelap peradilan semakin santer.
PENGUASA juga manusia. Karena itu, watak kemanusiaan akan muncul seiring dengan berjalannya waktu.
KEKALAHAN tim nasional U-23 dari Vietnam pada laga final Piala AFF U-23 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta,
ENGKAU yang berinsinuasi, engkau yang sibuk mengklarifikasi. Kau yang melempar tuduhan, kau pula yang repot melakukan bantahan.
TULISAN saya di rubrik Podium edisi Sabtu, 26 Juli 2025, berjudul Rojali-Rohana, memantik sejumlah tanya dari beberapa kawan dan kerabat.
FENOMENA keserakahan dalam menjarah sumber daya ekonomi atau hajat hidup orang banyak sebenarnya bukan perkara baru di Tanah Air.
JIKA melintasi Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, hingga Jalan Asia-Afrika, Jakarta Pusat, Anda akan menemukan tiang beton. Terdapat 90 tiang beton yang dibangun sejak 2004.
SAYA tak bermaksud pesimistis tentang soal yang satu ini. Saya cuma ingin bersikap realistis.
'Apakah artinya kesenian, bila terpisah dari derita lingkungan. Apakah artinya berpikir, bila terpisah dari masalah kehidupan'.
VONIS untuk Thomas Trikasih Lembong dalam kasus korupsi importasi gula disikapi secara berbeda.
BANYAK yang bangga dengan Sahdan Arya Maulana, termasuk saya. Di usianya yang masih amat muda, 19, ia berani menolak pemberian uang yang bagi dia kurang pas untuk diterima
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved