Ini Alasan Mobil Sering Terjebak di Perlintasan Sebidang Menurut Ahli!

 Gana Buana
29/4/2026 18:47
Ini Alasan Mobil Sering Terjebak di Perlintasan Sebidang Menurut Ahli!
Pakar safety driving Sony Susmana ingatkan bahaya terobos perlintasan sebidang pasca-kecelakaan taksi listrik di Bekasi.(MI/Usman Iskandar)

INSIDEN kecelakaan yang melibatkan taksi listrik di perlintasan sebidang wilayah Bekasi, Jawa Barat, memicu sorotan tajam terhadap kedisiplinan pengemudi di jalan raya. Pengamat keamanan berkendara sekaligus Direktur Pelatihan Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana, menegaskan bahwa akar masalah sering kali bukan pada kegagalan teknis kendaraan, melainkan pada etika melintas yang buruk.

"Justru yang harus diperbaiki adalah cara atau etika melintas rel dan tidak menerobos palang," tegas Sony saat dihubungi pada Selasa (28/4).

Bukan Sekadar Gangguan Kelistrikan

Menanggapi spekulasi mengenai penyebab mobil listrik mogok di atas rel, Sony menyatakan bahwa publik tidak boleh terburu-buru menyimpulkan adanya gangguan kelistrikan atau roda selip. Menurutnya, faktor kedisiplinan dan pemahaman aturan dasar jauh lebih menentukan keselamatan nyawa dibandingkan kecanggihan fitur kendaraan.

Ia menilai tindakan menerobos palang pintu atau mengabaikan sinyal peringatan sebagai pelanggaran serius yang tidak bisa ditoleransi. Kepatuhan terhadap rambu dan kemampuan membaca situasi aman menjadi harga mati saat berhadapan dengan jalur kereta api.

"Kurangnya pemahaman terhadap sistem kendaraan, khususnya pada aspek kelistrikan, juga dapat memicu kesalahan dalam pengoperasian," ujar Sony Susmana.

Desakan Edukasi untuk Perusahaan Transportasi

Lebih lanjut, Sony menyoroti tanggung jawab perusahaan penyedia jasa layanan transportasi. Ia menilai edukasi kepada pengemudi tidak boleh hanya sebatas pemberian buku manual, melainkan harus melalui pelatihan komprehensif, terutama dalam menghadapi kondisi darurat.

Kendaraan listrik yang kini masif digunakan di Indonesia memiliki teknologi canggih yang menuntut cara pengoperasian yang lebih bijak. Tanpa pemahaman karakter kendaraan yang mendalam, risiko kesalahan fatal di titik-titik rawan seperti perlintasan sebidang akan tetap tinggi.

Hingga saat ini, otoritas terkait masih melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan di Bekasi tersebut. Namun, pesan utama bagi para pengguna jalan tetap sama: berhenti saat sinyal berbunyi dan jangan pernah memaksakan diri melintasi rel jika kondisi tidak aman. (Z-10)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya