Kemarau, Lintas Timur Bangka Titik Rawan Karhutla

Rendy Ferdiansyah
13/4/2026 15:00
Kemarau, Lintas Timur Bangka Titik Rawan Karhutla
Ilustrasi(MI/Rendy Ferdiansyah)

MEMASUKI musim kemarau, kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) berpotensi tinggi terjadi di Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung (Babel).

Pasalnya Sebagai Kabupaten tertua, Bangka memiliki hamparan lahan dan hutan yang masih begitu luas di bandingkan daerah lain di Babel.

Untuk potensi Karhutla di Kabupaten tersebut harus benar-benar di antisipasi kendati luas karhutla tak seluas wilayah Sumatera.

Plt Kepala Satpol PP Kabupaten Bangka, A. Suherman mengatakan untuk antisipasi bahaya karhutla ini. Pemerintah Kabupaten Bangka Sudan membentuk satgas.

"Satgas ini susah di bentuk, gabungan dari beberapa instansi baik TNI maupun Polri,"Kata Suherman. Senin (13/4).

Menurutnya pembentukan satgss ini setidaknya dapat meminimalisasi terjadinya karhutla, khususnya di titik-titik rawan.

"Bangka ini banyak titik rawan karhutla, tapi yang paling parah ada di Lintas Timur Bangka,"ujarnya.

Disebutkanya di Lintas Timur Bangka memang bukan hutan yang luas. Namun hanya lahan, terlebih jalur tersebut merupakan lintasan banyak kendaraan.

"Ini jalurnya luar, jadi banyak pengedaraan yang di duga buang putung rokok ada bara apinya, saat terkena lahan kering sangat berpotensi terbakar,"ungkapnya.

Untuk itu, pihaknya terus menghimbau para pengendara yang melintas di jalan lintas timur Bangka untuk memastikan patung rokok yang di buang sudah tidak ada bara apinya.

"Memang lahan terbakar di lintas timur ini tidak luas, tapi setiap hari selalu ada yang terbakar, dan kami terus berupaya padamakan,"ucapnya.

Ia menambahkan karhutla di Bangka, bukan hanya disebabkan putung rokok, tetapi ada juga diduga karena sengaja dibakar untuk buka lahan kebun, dan ada juga bakar sampah tidak ditunggu. (H-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya