Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN dengan intensitas sedang hingga lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, sejak Selasa (3/3) sore, menyebabkan Sungai Dengkeng meluap. Akibatnya, permukiman warga di 16 desa yang tersebar di lima kecamatan terendam banjir bandang, memaksa ratusan warga untuk mengungsi.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten, wilayah terdampak meliputi Kecamatan Cawas, Trucuk, Japanan, Wedi, dan Bayat. Kondisi terparah dilaporkan terjadi di desa-desa yang berada di sepanjang daerah aliran sungai (DAS) Dengkeng.
Dampak luapan sungai paling dirasakan di Desa Cawas. Sebanyak 120 warga terpaksa meninggalkan rumah mereka pada malam kejadian. Para pengungsi kini tersebar di beberapa titik pengungsian:
Selain curah hujan tinggi, banjir diperparah oleh jebolnya tanggul sungai di Desa Bawak dan Desa Japanan. Jebolnya tanggul di Desa Bawak menyebabkan Pasar Cawas tergenang, sehingga akses jalan raya di kawasan tersebut harus ditutup total. Arus lalu lintas menuju Gunungkidul dialihkan melalui jalan lingkar timur Desa Cawas dengan penjagaan ketat dari relawan dan Polri.
Kondisi Terkini di Lapangan
Anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Klaten, Indiarto, menjelaskan bahwa banjir mulai memasuki rumah warga pada Selasa malam sekitar pukul 23.00 WIB.
“Luapan banjir Sungai Dengkeng mulai merendam permukiman warga Dukuh Posakan, Desa Cawas, sejak Selasa (3/3) pukul 23.00 WIB. Saat itu, air mulai masuk ke rumah dan warga malam itu langsung mengungsi,” ujar Indiarto.
Wahyu Prasetyo, warga Dukuh Posakan, mengakui bahwa banjir kali ini merupakan yang pertama kalinya air sampai masuk ke dalam rumah.
“Air banjir juga masuk rumah saya tadi malam, dengan ketinggian air sekitar 5 cm. Memang, baru kali ini genangan banjir masuk rumah. Alhamdulillah genangan air cepat surut, sehingga rumah bisa segera dibersihkan,” tuturnya.
Langkah Penanganan Pemerintah
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, meninjau langsung Posko Taktis BPBD, dapur umum, serta menemui para pengungsi di Balai Desa Cawas. Dalam kunjungannya, Bupati menegaskan telah berkoordinasi dengan TNI, BPBD, dan BBWS Bengawan Solo untuk langkah pemulihan.
Terkait tanggul yang jebol, pemerintah daerah akan melibatkan sektor swasta untuk percepatan perbaikan. "Untuk perbaikan tanggul jebol kita akan minta teman-teman penambang pasir. Kalau pasir sudah terkumpul tanggul jebol akan langsung dieksekusi. Mudah-mudahan dalam 2-3 hari ini cuaca mendukung dan tidak ada hujan,” tegas Hamenang.
Hingga berita ini diturunkan, petugas gabungan masih bersiaga di lokasi terdampak untuk mengantisipasi adanya banjir susulan mengingat cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi. (JS/P-2)
Menyajikan lakon Sang Drupadi, dalang Nyi Kenik Asmorowati malam itu mampu menghidupan suasana meriah, sensasional, dan menakjubkan penonton yang memadati kompleks RSPD Klaten.
Pemkab Klaten dan Forkopimda menggelar simulasi penanganan bencana banjir. Kegiatan simulasi melibatkan seluruh stakeholder ini dalam rangka peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana 2026.
Kabupaten Klaten meraih delapan penghargaan di ajang Top BUMD Awards 2026, yang digelar di Raffles Hotel, Jakarta Selatan.
Ratusan warga masyarakat menyerbu Bus Makan Gratis Indowareg di halaman Gedung Sunan Pandanaran (RSPD) Klaten, Senin (13/4).
Tradisi gerebeg syawal di Bukit Sidogura, adalah dalam rangka nguri-uri (melestarikan) budaya yang telah dijalankan para leluhur.
Tradisi Kenduri Bakdo Kupat sejak 1970 menjadi sarana mempererat kebersamaan, gotong royong, dan nilai spiritual warga pasca-Idul Fitri.
Menjelang malam intensitas hujan semakin meningkat hingga mengakibatkan sejumlah daerah mulai tergenang termasuk di antaranya jalur Pantura Semarang-Demak.
Pemprov Jateng mengintensifkan vaksinasi hewan ternak melalui program Healing untuk mengantisipasi wabah PMK jelang Idul Adha dan menjaga stok hewan kurban.
Dalam hitungan menit, suasana yang semula tenang berubah menjadi kepanikan, ketika atap rumah dan genting beterbangan kemudian jatuh ke tanah.
Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri mengungkap kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Bio Solar di Kabupaten Kendal.
Ia mengatakan kondisi tersebut berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor, terutama di wilayah perbukitan dan daerah dengan sistem drainase kurang baik.
Pemprov Jawa Tengah masih mengkaji penerapan PKB dan BBNKB kendaraan listrik menyusul terbitnya Permendagri No 11 Tahun 2026. Simak penjelasannya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved