Klaten Gelar Kegiatan Simulasi Penanganan Bencana Banjir

Djoko Sardjono
26/4/2026 21:34
Klaten Gelar Kegiatan Simulasi Penanganan Bencana Banjir
Bupati Klaten bersama Forkopimda, Ketua DPRD, dan BPBD serentak memukul kentongan pada simulasi penanganan bencana banjir di Desa Japanan.(MI/Djoko Sardjono)

PEMERINTAH Kabupaten Klaten bersama Forkopimda menggelar simulasi penanganan bencana banjir. Kegiatan simulasi melibatkan seluruh stakeholder ini dalam rangka peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana 2026.

Simulasi penanganan bencana banjir di Kabupaten Klaten, digelar di Desa Japanan, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten, Minggu (26/4). Peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana digelar serentak di seluruh Indonesia.

Kegiatan simulasi penanganan bencana banjir dihadiri Bupati Hamenang Wajar Ismoyo, Dandim 0723/Klaten Letkol Inf Slamet Hardianto, Kapolres AKB Moh Faruk Rozi, Ketua DPRD Edy Sasongko, dan OPD Klaten.

Dalam rangka peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana 2026, Kabupaten Klaten menyelenggarakan simulasi secara kolosal dengan jenis bencana banjir. Kegiatan ini dipusatkan di Desa Japanan, Kecamatan Cawas, Klaten.

Desa Japanan yang berada di daerah aliran sungai (DAS) Dengkeng, dipilih menjadi lokasi kegiatan simulai penanganan bencana banjir, karena pada musim hujan daerah ini sering banjir akibat tanggul sungai jebol.  

Untuk simulasi penanganan bencana lainnya, seperti gempa bumi, erupsi Gunung Merapi, kebakaran, dan angin kencang pernah dilakukan juga dalam rangka Hari Kesiapsiagaan Bencana pada tahun-tahun sebelumnya.

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo kepada pers menyampaikan, bahwa kegiatan simulasi penanganan bencana banjir Kabupaten Klaten di Desa Japanan, Kecamatan Cawas, melibatkan seluruh stakeholder di Klaten.

“Alhamdulillah, simulasi penanganan bencana banjir Kabupaten Klaten diapresiasi nasional oleh Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB), serta kegiatan ini dipantau lewat streaming dari Aceh,” katanya.

Dalam kegiatan simulasi penanganan bencana banjir, warga Desa Japanan yang terdampak banjir akibat tanggul sungai jebol dievakuasi ke tempat pengungsian. Korban banjir dilakukan pemeriksaan kesehatan dan trauma hiling.

Kemudian, untuk kegiatan simulasi ada enam klaster yang terlibat, yaitu klaster pencarian dan pertolongan, klaster pengungsian dan perlindungan, klaster logistik, klaster kesehatan, klaster pendidikan, dan klaster pemulihan.

“Seluruh klaster yang meliputi Basarnas, DissosP3APPKB, BPBD, Dnas Kesehatan, Dinas Pendidikan, dan Dinas PUPR dilibatkan bersama komponen swasta dan komunitas relawan yang sesuai spesifikasinya,” kata Hamenang.

Kepala Pelaksana BPBD Klaten, Syahruna, menambahkan bahwa dalam rangkaian Hari Kesiapsiagaan Bencana 2026 beberapa kegiatan telah dilakukan, seperti kampanye sadar bencana di car free day (CFD) Jl Pemuda Klaten..
 
“Selain itu, BPBD Klaten juga menggelar kegiatan komunikasi, informasi, dan edukasi warga di tiga kawasan rawan bencana (KRB) III Gunung Merapi, yaitu Desa Sidorejo, Desa Balerante, dan Desa Tegalmulyo,” ungkapnya. (E-2)

 

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Heryadi
Berita Lainnya