Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Jawa Tengah hari ini 4 Maret 2026 bahwa 31 daerah berpotensi dilanda cuaca ekstrem akibat siklon 90S.
Cuaca pagi di Jawa Tengah umumnya berawan dan sejumlah daerah di Pantura berpeluang diguyur hujan ringan-sedang, pada siang, sore, hingga malam intensitas hujan meningkat dan merata di Jawa Tengah, bahkan 31:daerah berpotensi cuaca ekstrem yakni hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir.
Meskipun air laut pasang (rob) menurun dibandingkan sebelumnya dengan ketinggian maksimum 0, 9 meter, namun gelombang tinggi 2,5-4 meter masih berlangsung di perairan selatan dan ketinggian 1,25-2,5 meter di perairan utara awa Tengah, sehingga cukup berisiko terhadap aktivitas pelayaran terutama saat kecepatan angin diatas 15 knot.
"Waspadai bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir dan angin puting beliung, sebagai dampak cuaca ekstrem berpotensi di 31 daersh di Jawa Tengah," kata Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Agus Triyono Rabu (4/3).
Potensi cuaca ekstrem 31 daerah di Jawa Tengah, sambung Agus Triyono, tersebar merata di kawasan pegunungan, dataran tinggi, Pantura, Solo Raya, Jawa Tengah bagian tengah serta selatan. Itu dipengaruhi adanya bibit siklon 90s di perairan selatan pulau Jawa mengakibatkan angin kencang dan gelombang tinggi.
Daerah berpotensi cuaca ekstrem di Jawa Tengah, ungkap Agus Triyono, yakni Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Karanganyar, Sragen, Grobogan, Blora, Rembang, Pati, Kudus, Jepara, Temanggung, Batang, Kajen, Pemalang, Slawi, Brebes, Magelang, Surakarta, Tegal, Bumiayu dan Majenang.
Sedangkan daerah lainnya di Jawa diguyur hujan ringan-sedang, menurut Agus Triyono, angin bertiup dari arah barat ke utara dengan kecepatan 10-30 kilometer per jam, suhu udara berkisar 18-32 derajat celcius dan kelembaban udara berkisar 60-95 persen.
Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang Shafira Tsanyfadhila mengatakan gelombang tinggi disertai hujan badai masih berlangsung di perairan utara dan selatan, sehingga cukup berisiko terhadap aktivitas pelayaran seperti kapal nelayan, tongkang maupun angkutan barang dan orang.
Meskipun air laut pasang (rob) pada pukul 18.00-21.00 WIB menurun dibandingkan sebelumnya, lanjut Shafira Tsanyfadhila, namun dampak banjir di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah masih perlu diwaspadai. "Banjir tidak hanya merendam pemukiman di pesisir, tetapi juga mengganggu aktivitas warga," tambahnya. (H-4)
BMKG peringatkan potensi cuaca ekstrem di 22 wilayah Jawa Tengah dan banjir rob setinggi 1 meter di pesisir utara pada Selasa (28/4). Cek daftar daerahnya.
BMKG peringatkan cuaca ekstrem di 22 daerah Jawa Tengah hari ini. Waspada hujan lebat, angin kencang, serta banjir rob di pesisir utara (Pantura).
PRAKIRAAN cuaca Jawa Tengah 21-22 April 2026 yakni hujan dengan intensitas ringan-sedang masih mendominasi daerah. Cuaca ekstrem berpotensi di 13 daerah malam hingga dini hari,
BMKG peringatkan cuaca ekstrem di 21 daerah Jawa Tengah dan kenaikan rob di Pantura pada Selasa (21/4). Warga diminta waspada bencana hidrometeorologi.
Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Hari Ini 15 April 2026 : Waspada Cuaca Ekstrem di 21 Daerah
BMKG memperingatkan potensi cuaca ekstrem di Jawa Tengah selama masa pancaroba. Musim kemarau 2026 diprediksi mulai merata pada Mei mendatang.
BMKG menetapkan status zona merah untuk sejumlah wilayah perairan di Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Kamis (5/3).
BBMKG Denpasar rilis peringatan dini gelombang 5 meter dan angin kencang 40 knot di Bali akibat bibit siklon 90S. Cek wilayah terdampak di sini.
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diprakirakan terjadi pada Rabu, 31 Desember 2025
BMKG mengeluarkan peringatan dini peningkatan curah hujan di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) imbas dari bibit siklon tropis 90S yang tumbuh di Samudera Hindia selatan Pulau Sumba.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved