Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MEMASUKI hari pertama Maret 2026, harga sejumlah kebutuhan pokok di Kota Batam masih bertahan tinggi. Pantauan di tiga pasar tradisional, yakni Pasar Tiban Cnter, Pasar Mitra Raya, dan Pasar Sagulung, menunjukkan belum adanya penurunan signifikan sejak lonjakan harga yang terjadi akhir 2025 lalu.
Di Pasar Tiban Center, harga beras kemasan 5 kilogram masih dijual sekitar Rp85 ribu, kemasan 10 kilogram Rp155 ribu, dan kemasan 25 kilogram berkisar Rp350 ribu. Pedagang mengaku kenaikan ini sudah berlangsung beberapa bulan dan hingga kini belum ada perubahan.
“Kenaikan harga ini sudah berlangsung cukup lama. Banyak pembeli mengeluh, namun tetap membeli karena beras merupakan kebutuhan pokok,” kata seorang pedagang beras, Minggu (1/3).
Kondisi serupa juga terlihat di Pasar Mitra Raya. Sejumlah pembeli memilih membeli beras dalam jumlah lebih kecil untuk menghemat pengeluaran. Selain beras, gula pasir masih bertahan di kisaran Rp17 ribu per kilogram.
Sementara itu, di Pasar Sagulung, harga daging sapi impor masih berada di atas Rp120 ribu per kilogram. Daging ayam yang sebelumnya sempat melonjak kini dijual hampir Rp50 ribu per kilogram. Meski demikian, harga telur ayam dan cabai merah terpantau relatif stabil.
Lonjakan harga kebutuhan pokok juga dirasakan para pelaku usaha mikro, termasuk pemilik warung makan. Mereka mengaku berada dalam posisi sulit karena harus menghadapi kenaikan harga bahan baku, sementara penyesuaian harga jual tidak bisa dilakukan dengan mudah.
“Kalau kami menaikkan harga makanan, khawatir pelanggan berkurang. Namun jika tidak dinaikkan, keuntungan yang didapat semakin menipis,” ujar seorang pedagang makanan di wilayah Sagulung.
Terkait kondisi ini, Kapolresta Barelang, Anggoro Prasetyo, sebelumnya menyatakan pihaknya bersama Satgas Pangan dan Bulog terus melakukan pemantauan harga di lapangan. Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying.
Pemerintah diharapkan segera mengambil langkah konkret untuk menstabilkan harga, agar daya beli masyarakat tidak terus tertekan di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih.(H-2)
Selain cabai rawit merah, harga cabai merah besar berada di kisaran Rp48.750 per kilogram dan cabai merah keriting Rp46.750 per kilogram.
MENTERI Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menilai dampak fenomena super El Nino terhadap sektor di luar pertanian relatif terbatas.
PENELITI Center of Reform on Economics (CoRE) Eliza Mardian mengingatkan bahwa fenomena super El Nino menjadi risiko serius bagi sistem pangan nasional.
Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan pemerintah terus mengantisipasi dampak fluktuasi harga bahan baku plastik terhadap harga pangan pokok, khususnya beras dan gula.
Ketegangan geopolitik global yang dipicu konflik di Timur Tengah terus mempertebal kekhawatiran dunia terhadap stabilitas pangan.
Program stabilisasi harga beras tetap berjalan tanpa kenaikan harga, meskipun terjadi tekanan biaya akibat isu kelangkaan bahan baku plastik untuk kemasan.
Di pasar tradisional seperti Pasar Penuin Wet Market dan Pasar Mitra Raya, harga cabai rawit mencapai kisaran Rp80.000 hingga Rp100.000 per kilogram.
Berdasarkan hasil monitoring di Pasar Pelita dan Tipar Gede, harga komoditas yang cenderung masih stabil antara lain beras.
Sejumlah pedagang menyebutkan bahwa kenaikan harga ini sudah terjadi sejak awal tahun 2026 dan belum menunjukkan tanda-tanda penurunan.
Harga ayam yang sempat mencapai lebih dari Rp50 ribu per kilogram pada saat lebaran, dalam tiga hari terakhir sudah turun ke harga Rp35 ribu per kilogram.
Selain cabai merah, komoditas lain juga turun harga. Di antaranya, telur ayam ras turun Rp133 dari Rp29.735 menjadi Rp29.602/kg, cabai rawit turun Rp2.484 dari Rp43.834 menjadi Rp41.350/kg.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved