Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan Baktiar Najamudin mengaku sangat terpukul Dan berduka atas kabar seorang Siswa Sekolah Dasar di Kabupaten Ngada Nusa tenggara Timur yang memutuskan untuk mengakhiri hidupnya hanya karena tidak Dibelikan buku tulis oleh sang Ibu.
Menurutnya, kasus bunuh diri Anak ini menjadi peristiwa tragis akibat kelalaian bersama. Kami tidak ingin menyalahkan siapapun, tapi peristiwa ini sangat melukai sanubari bangsa Indonesia yang terkenal dengan budaya kekeluargaan.
"Sebagai bangsa kita patut berduka Dan prihatin dengan peristiwa yang tragis ini. Mari kita jadikan peristiwa ini sebagai pelajaran berharga, agar lebih serius memberikan perhatian pada pertumbuhan Dan perkembangan mental serta pemenuhan sarana Dan fasilitas Pendidikan anak-anak di manapun berada," ujar Sultan melalui keterangan resminya pada Rabu (05/02).
Dia menegaskan bahwa tugas menumbuh Kembangkan anak Indonesia bukan hanya menjadi tanggung jawab orang tua dan Guru semata, namun merupakan tugas kemanusiaan yang sifatnya kolektif.
"Terutama bagi Masyarakat setempat, juga tentunya pemerintah desa sebagai pelaksana pemerintahan di tingkat paling bawah," terang Mantan wakil Gubernur Bengkulu itu.
Sultan mengatakan banyak hikmah yang bisa kita petik Dari peristiwa yang tragis ini. Salah satunya adalah agar masyarakat mendukung setiap program pemerintah dalam memberikan kesempatan kepada setiap Anak Indonesia dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
"Sebagai hikmahnya, Mari kita dukung bersama Program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kualitas SDM Anak Indonesia, baik program MBG, Sekolah Rakyat, serta beasiswa Pendidikan bagi Siswa Sekolah Dasar Dan menengah," ungkapnya.
Oleh Karena itu, lanjut Sultan, Kami mendorong pemerintah untuk fokus memberikan perhatian pada Daerah Tertinggal dalam merealisasikan program2 tersebut.
"Pastikan tidak satu pun Anak Indonesia yang tidak tersentuh program-program pemerintah yang penting ini. Agar peristiwa serupa tidak terjadi kembali di masa depan," tutupnya. (RO/Z-2)
Akademi Pediatri Amerika (AAP) merilis laporan klinis terbaru mengenai krisis kesehatan mental anak yang mencapai tahap mengkhawatirkan.
Masalah emosi dan perilaku pada anak usia dini kerap kali dipersepsikan sebagai fase perkembangan yang wajar.
Survei terbaru Girl Scouts mengungkap 60% remaja putri merasa tertekan menghadapi masa dewasa.
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendorong kesehatan mental menjadi bagian inti kurikulum nasional menyusul meningkatnya kasus depresi dan kecemasan pada anak dan remaja di Indonesia.
Kenali ciri-ciri anak korban child grooming menurut pakar IDAI. Mulai dari perubahan perilaku hingga kepemilikan barang mewah yang mencurigakan.
Pemerintah Austria resmi mengumumkan rencana pelarangan media sosial untuk anak usia di bawah 14 tahun demi melindungi kesehatan mental dari algoritma adiktif.
Kendala yang terjadi karena anak-anaknya, termasuk korban, terdaftar di kartu keluarga (KK) nenek korban, bukan ibunya.
Sebelum peristiwa tragis tersebut terjadi, korban sering meminta ibunya untuk melakukan pencairan dana Program Indonesia Pintar (PIP) untuk memenuhi kebutuhan sekolah.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas berpulangnya siswa tersebut.
Kehadiran tim psikologi Polda NTT merupakan respons cepat dan terukur untuk memastikan keluarga korban mendapatkan penguatan mental yang memadai.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) sekaligus Juru Bicara Presiden, Prasetyo Hadi, menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved