Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kota (Pemkot) Cirebon menginstruksikan seluruh perangkat daerah untuk bersiap mengantisipasi bencana hidrometeorologi akibat cuaca ekstrem.
“Kami sudah memberikan arahan kepada seluruh perangkat daerah terkait antisipasi musim hujan. Tujuannya untuk mengurangi potensi bencana, seperti banjir dan pohon tumbang,” tutur Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon Iing Daiman, Minggu (10/11).
Antisipasi dan kesiapsiagaan, ujarnya, diperlukan untuk meminimalisasi risiko bencana yang dapat timbul seperti banjir dan pohon tumbang, seiring datangnya musim hujan.
Dijelaskan Iing, beberapa perangkat daerah sudah melakukan langkah-langkah persiapan menjelang musim penghujan. Seperti Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP), telah melakukan pemangkasan terhadap pohon-pohon yang dianggap rawan tumbang. Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cirebon juga telah siaga penuh untuk menghadapi potensi bencana, bersama dinas-dinas terkait lainnya.
Selain itu, imbuh dia, Pemkot irebon telah melakukan normalisasi sungai di beberapa titik yang dianggap rawan banjir.
“Meskipun normalisasi ini belum optimal, InsyaAllah kami akan berusaha memaksimalkannya,” tutur Iing.
Sementara dari Kabupaten Kuningan dilaporkan, pemerintah daerah setempat telah menetapkan status kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi di musim penghujan ini.
“Kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi ditetapkan mulai 1 November 2024 hingga April 2025,” tutur Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan Reno Presna Sunardi. (H-3)
BERBAGAI langkah antisipatif dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi menghadapi ancaman potensi kekeringan dampak kemarau.
PEMERINTAH Provinsi Jawa Timur mencatat selama periode 2022 hingga 2025, sekitar 92-97% kejadian bencana di Jawa Timur merupakan bencana hidrometeorologi.
BMKG peringatkan cuaca ekstrem di 7 wilayah Jawa Tengah dan ancaman banjir rob setinggi 1 meter di pesisir Pantura pada Sabtu, 25 April 2026.
BMKG peringatkan cuaca ekstrem di 22 daerah Jawa Tengah hari ini. Waspada hujan lebat, angin kencang, serta banjir rob di pesisir utara (Pantura).
MASYARAKAT di Kabupaten Bekasi diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, meski wilayah itu diprediksi mulai memasuki musim kemarau pada April hingga Juni 2026.
BENCANA hidrometeorologi masih menjadi ancaman Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved