Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jawa Tengah, Jumat (14/6), kembali mengeluarkan peringatan dini sepanjang hari ini, hujan masih berpotensi terjadi di sebagian besar daerah di Jawa Tengah meskipun intensitas menurun dibandingkan sehari sebelumnya terutama pada siang, sore, dan awal malam.
Berdasarkan pengamatan satelit cuaca pukul 06.00 WIB, pada pagi hingga siang sebagian besar daerah cerah berawan, cuaca baru akan mengalami perubahan mulai siang yakni turun hujan ringan.
"Angin dari arah timur ke barat daya dengan kecepatan 10-30 kilometer per jam, suhu berkisar 24-33 derajat celcius dan kelembaban 60%-95%," kata Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Arif N.
Baca juga : Potensi Hujan di Sejumlah Daerah di Jawa Tengah Hingga Lebaran Idul Adha
Hujan sedang hingga lebat tidak merata, lanjut Arif, masih berpotensi terjadi terutama di kawasan pegunungan dan dataran tinggi, bahkan dapat disertai angin kencang dan petir yakni di daerah Banjarnegara, Wonosobo, dan Temanggung.
Cuaca hujan ringan hingga sedang, ungkap Arif, diperkirakan terjadi pada siang, sore dan malam hari di Purbalingga, Mungkin, Boyolali, Ungaran dan Magelang, sedangkan hujan ringan di Purwokerto, Karanganyar, Klaten, Sragen, Pati, Kudus, Jepara, Demak, Kendal, Batang, Kajen, Slawi, Salatiga, Semarang, Bumiayu, Majenang, dan Ambarawa.
Daerah sisanya, demikian Arif, seperti Cilacap, Kebumen, Purworejo, Sukoharjo, Wonogiri, Purwodadi, Blora, Rembang, Pemalang, Brebes, Surakarta, Pekalongan, dan Tegal berawan sepanjang hari ini.
"Tinggi gelombang di perairan utara Jawa Tengah 0,2-1,3 meter dan di perairan selatan 1,2-2,5 meter," imbunya. (Z-3)
Menjelang malam intensitas hujan semakin meningkat hingga mengakibatkan sejumlah daerah mulai tergenang termasuk di antaranya jalur Pantura Semarang-Demak.
Pemprov Jateng mengintensifkan vaksinasi hewan ternak melalui program Healing untuk mengantisipasi wabah PMK jelang Idul Adha dan menjaga stok hewan kurban.
Dalam hitungan menit, suasana yang semula tenang berubah menjadi kepanikan, ketika atap rumah dan genting beterbangan kemudian jatuh ke tanah.
Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri mengungkap kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Bio Solar di Kabupaten Kendal.
Ia mengatakan kondisi tersebut berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor, terutama di wilayah perbukitan dan daerah dengan sistem drainase kurang baik.
Pemprov Jawa Tengah masih mengkaji penerapan PKB dan BBNKB kendaraan listrik menyusul terbitnya Permendagri No 11 Tahun 2026. Simak penjelasannya.
BMKG memprediksi hujan masih melanda Indonesia hingga 27 April 2026, dari ringan hingga lebat disertai angin kencang. Waspadai potensi banjir dan cuaca ekstrem di sejumlah wilayah.
Pakar IPB menjelaskan fenomena El Nino Godzilla, penyebab hujan di masa pancaroba, dan prediksi kemarau panjang selama enam bulan di Indonesia.
Jakarta ditetapkan masuk dalam kategori Siaga akibat potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat memicu gangguan aktivitas masyarakat serta risiko bencana hidrometeorologi.
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Maluku
BMKG menghimbau peningkatan kesiapsiagaan potensi hujan lebat hingga sangat lebat di wilayah Kupang, Rote Ndao, Alor, dan Mamuju.
Terpantau Siklon Tropis Nuri yang sedang aktif di Samudra Pasifik bagian utara Papua. Fenomena ini menyebabkan belokan dan perlambatan angin di sekitar wilayah Maluku Utara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved