Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
CUACA ekstrem terjadi di berbagai daerah di Jawa Tengah diperkirakan masih akan berlangsung hingga Rabu (10/1) mendatang. Bencana hidrometeorologi terutama banjir dan longsor mulai melanda beberapa daerah.
Pemantauan Media Indonesia Minggu (7/1) sejak siang hujan dengan intensitas ringan hingga sedang telah mengguyur berbagai daerah di Pantura Jawa Tengah, bahkan dalam kawasan pegunungan hujan deras disertai angin kencang dan petir menyambar hingga BMKG kembali mengeluarkan peringatan waspada bencana hidrometeorologi.
Sore hingga jelang malam, potensi cuaca ekstrem kembali terjadi dan ancaman ancaman bencana hidrometeorologi terutama banjir, longsor dan angin ribut cukup tinggi.
Baca juga: BNPB Lakukan Modifikasi Cuaca Redam Bencana Hidrometeorologi di Awal 2024
"Waspada bencana hidrometeorologi, karena cuaca ekstrem diperkirakan masih akan berlangsung hingga Rabu (10/1) mendatang," kata Prakirawan BMKG Ahmad Yani Semarang Harits Syahid H Minggu (7/1).
Berdasarkan foto satelit yang diterima, demikian Harits Syahid H, angin dari arah utara ke tenggara dengan kecepatan 3-25 kilometer per jam, suhu udara 26-33 derajat celcius dan kelembapan udara berkisar 55- 85% serta tinggi gelombang di Perairan Utara 0,1-0,5 meter dan perairan Selatan Jawa Tengah sekitar 1,0- 2,5 meter.
Baca juga: Masyarakat NTB Diminta Waspada Cuaca Ekstrem
Potensi hujan sedang-lebat yang disertai kilat petir dan angin kencang, ungkap Harits Syahid, terjadi di wilayah pegunungan tengah, Jawa Tengah bagian selatan, Solo Raya, Jawa Tengah bagian timur dan sekitarnya.
Sementara itu akibat hujan lebat, bencana banjir kembali melanda Kota Semarang, namun cukup mengejutkan banjir terjadi Sabtu (6/1) petang dengan ketinggian capai 50-75 centimeter tersebut terjadi di kawasan cukup tinggi yakni Perumahan Jatisari Asri Bukit Semarang Baru (BSB) Mijen.
Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu kembali memerintahkan kepada Dinas Pekerjaan Umum (DPU) untuk melakukan pengecekan drainase di kawasan tersebut, karena penyebab banjir dikawasan ini adalah adanya penyumbatan saluran.
"Saya juga minta pengembang untuk memperbaiki," imbuhnya.
Selain melakukan kembali evaluasi dan pengecekan, lanjut Hevearita Gunaryanti Rahayu, instansi terkait juga diminta siaga dan lebih giat melakukan patroli kebencanaan, sebagai antisipasi bencana hidrometeorologi,
karena hujan dengan intensitas tinggi masih akan berlangsung hingga
beberapa hari kedepan. (Z-10)
BMKG memprediksi hujan masih melanda Indonesia hingga 27 April 2026, dari ringan hingga lebat disertai angin kencang. Waspadai potensi banjir dan cuaca ekstrem di sejumlah wilayah.
Pakar IPB menjelaskan fenomena El Nino Godzilla, penyebab hujan di masa pancaroba, dan prediksi kemarau panjang selama enam bulan di Indonesia.
Jakarta ditetapkan masuk dalam kategori Siaga akibat potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat memicu gangguan aktivitas masyarakat serta risiko bencana hidrometeorologi.
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Maluku
BMKG menghimbau peningkatan kesiapsiagaan potensi hujan lebat hingga sangat lebat di wilayah Kupang, Rote Ndao, Alor, dan Mamuju.
Terpantau Siklon Tropis Nuri yang sedang aktif di Samudra Pasifik bagian utara Papua. Fenomena ini menyebabkan belokan dan perlambatan angin di sekitar wilayah Maluku Utara.
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kendari mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Sultra hingga 4 Mei 2026. Waspada banjir dan longsor.
SEJUMLAH anak sungai di bagian hulu DAS (Daerah Aliran Sungai) Batanghari) Jambi meluap dan membanjiri permukiman warga di Kabupaten Sarolangun dan Kabupaten Merangin.
Pemprov Jawa Barat menurunkan tim ke lokasi terdampak untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh
Banjir besar ini terjadi karena overflow air yang melampaui kapasitas kali setelah aliran air terhambat tumpukan sampah.
Volume sampah yang diangkut setiap harinya dari seluruh wilayah kecamatan mencapai puluhan ton
HUJAN deras yang mengguyur Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatra Utara, pada Sabtu (18/4) sekitar pukul 16.15 WIB langsung melumpuhkan aktivitas di pusat Kota Tarutung.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved