Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang akan mengguyur 21 daerah di Jawa Tengah, Senin (30/10). Suhu udara diperkirakan akan menurun berkisar 24-28 derajat celcius dibanding sebelumnya hingga capai 30-35 derajat celcius.
Pemantauan Media Indonesia, cuaca mendukung sejak pagi menyelimuti beberapa daerah di Jawa Tengah. Bahkan sebagian besar diselimuti awan hingga suasana lebih terasa sejuk dibandingkan beberapa hari sebelumnya.
"Berdasarkan pengamatan Citra Satelit Cuaca, cuaca pada umumnya berawan, angin dari arah timur ke barat daya berkecepatan 03-15 kilometer per jam, suhu udara berkisar 24-29 derajat celsius dan kelembapan udara berkisar 65%-85%," kata Prakirawan Stasiun Meteorologi BMKG Ahmad Yani Semarang Winda Ratri.
Baca juga: Suhu di DKI Jakarta Bisa Capai 35 Derajat Celcius Hari Ini
Hujan dengan intensitas ringan terjadi pada malam hari, demikian Winda Ratri, diperkirakan akan terjadi di Purwokerto, Purbalingga, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Karanganyar, Rembang, Demak, Ungaran, Temanggung, Kendal, Kajen, Pemalang, Magelang, Salatiga, Bumiayu dan Ambarawa.
Sedangkan hujan intensitas ringan-sedang, lanjut Winda Ratri, terjadi di Banjarnegara, Sragen, Purwodadi dan Blora. "Cilacap, Kebumen, Purworejo, Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Pati, Kudus, Jepara, Batang, Slawi, Brebes, Solo, Semarang,Pekalongan, Tegal dan Majenang diperkirakan berawan," imbuhnya.
Baca juga: BMKG Imbau Warga Sumsel Waspadai Musim Peralihan
Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Jateng Sukasno mengungkapkan diperkirakan musim penghujan secara merata diperkirakan mulai terjadi pada November, sehingga diminta kewaspadaan terhadap dampak bencana seperti banjir, longsor, dan angin kencang di beberapa daerah di provinsi ini.(Z-3)
BMKG memprediksi hujan masih melanda Indonesia hingga 27 April 2026, dari ringan hingga lebat disertai angin kencang. Waspadai potensi banjir dan cuaca ekstrem di sejumlah wilayah.
Pakar IPB menjelaskan fenomena El Nino Godzilla, penyebab hujan di masa pancaroba, dan prediksi kemarau panjang selama enam bulan di Indonesia.
Jakarta ditetapkan masuk dalam kategori Siaga akibat potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat memicu gangguan aktivitas masyarakat serta risiko bencana hidrometeorologi.
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Maluku
BMKG menghimbau peningkatan kesiapsiagaan potensi hujan lebat hingga sangat lebat di wilayah Kupang, Rote Ndao, Alor, dan Mamuju.
Terpantau Siklon Tropis Nuri yang sedang aktif di Samudra Pasifik bagian utara Papua. Fenomena ini menyebabkan belokan dan perlambatan angin di sekitar wilayah Maluku Utara.
Menjelang malam intensitas hujan semakin meningkat hingga mengakibatkan sejumlah daerah mulai tergenang termasuk di antaranya jalur Pantura Semarang-Demak.
Pemprov Jateng mengintensifkan vaksinasi hewan ternak melalui program Healing untuk mengantisipasi wabah PMK jelang Idul Adha dan menjaga stok hewan kurban.
Dalam hitungan menit, suasana yang semula tenang berubah menjadi kepanikan, ketika atap rumah dan genting beterbangan kemudian jatuh ke tanah.
Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri mengungkap kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Bio Solar di Kabupaten Kendal.
Ia mengatakan kondisi tersebut berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor, terutama di wilayah perbukitan dan daerah dengan sistem drainase kurang baik.
Pemprov Jawa Tengah masih mengkaji penerapan PKB dan BBNKB kendaraan listrik menyusul terbitnya Permendagri No 11 Tahun 2026. Simak penjelasannya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved