Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 40 warga Padukuhan Karang Tengah, Kelurahan Nogotirto, Gamping, Sleman, Minggu, (25/6) malam mengalami gejala mual, pusing dan sakit perut yang diduga akibat keracunan makanan. Mereka mengalami gejala keracunan setelah sebelumnya melakukan kerja bakti.
Kepala Desa Dukuh Karang Tengah, Surahmin, mengatakan, pada Minggu siang hingga sore di Karang Tengah diadakan kerja bakti oleh muda-mudi setempat.
“Ada dua kerja bakti sekaligus. Satu kerja bakti untuk mempersiapkan lokasi Idul Adha baik untuk penyembelihan maupun lainnya di lingkungan masjid dan satunya kerja bakti mengambil jimpitan,” katanya.
Baca juga: Puluhan Santri di Cikalongwetan Keracunan Usai Menyantap Sarapan
Jimpitan adalah membayar iuran sukarela baik berupa uang atau pun beras. Biasanya jimpitan ini ditempatkan di wadah kecil di tiap rumah, kemudian diambil oleh kelompok warga yang mendapat tugas, biasanya pengambilannya bisa setiap hari atau mingguan, sesuai kesepakatan warga. Hasilnya, akan digunakan untuk dana sosial kemasyarakatan warga setempat.
Lebih lanjut Surahmin mengatakan pada Minggu malam, anaknya mengeluhkan mual, pusing dan sakit perut. Namun, oleh Surahmin dianggap sakit biasa.
“Agak malam saya mendapat laporan dari warga, ada belasan anak muda yang mengalami kondisi yang sama,” katanya.
Baca juga: Korban Keracunan Makanan Di Lembang Capai 217 Orang
Warga yang mengalami kondisi itu kemudian dikumpulkan di Balai Padukuhan dan selanjutnya dilaporkan ke Puskesmas Gamping. Puskesmas pun turun mengirimkan tim medis untuk membantu warga mengatasi kondisi.
“Kami juga sudah mengambil sampel sisa makanan yang dikonsumsi pada siang hari saat mereka bekerja bakti,” kata dokter Aris Misyari dari Puskesmas Gamping, Sleman.
Masih Diinvestigasi
Menurut dokter, mereka mengalami gejala mirip dengan keracunan. Namun untuk memastikan penyebabnya masih harus menunggu hasil laboratorium
Dari informasi yang dikumpulkan, imbuh Kapolsek Gamping, Kompol Surahman, pada saat kerja bakti mereka mendapat makan siang berupa gulai kambing sumbangan dari warga setempat.
Namun, polisi juga belum bisa menyimpulkan penyebab kejadian tersebut, karena tetap harus menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.
“Laporan yang kami terima ada 40 orang yang mengalami keracunan dan 4 diantaranya terpaksa dirujuk ke rumah sakit terdekat,” kata Surahman.
Sementara, 36 lainnya kemudian diperbolehkan pulang setelah mendapat pemeriksaan dan pengobatan dari dokter Puskesmas yang didatangkan ke sekitar permukiman warga.
(Z-9)
NEXT Hotel Yogyakarta luncurkan menu praktis seperti Bowl Goals, Coffee & Croissant, dan Kopi Bolang mulai Rp25 ribu. Cocok untuk gaya hidup modern.
Sepanjang 2025, Pengadilan Agama Sleman mengabulkan 112 dispensasi nikah akibat kehamilan di luar nikah dan pergaulan bebas. Sleman perkuat intervensi pencegahan pernikahan usia dini.
BUPATI Sleman Harda Kiswaya menegaskan, saat ini Pemkab Sleman tidak menyelenggarakan Work From Home (WFH) atau bekerja dari rumah setiap hari Jumat.
PEMUDIK yang akan menuju Daerah Istimewa Yogyakarta, terutama Kabupaten Sleman, dapat menggunakan jalur bebas hambatan setelah Tol Jogja-Solo segmen Prambanan-Purwomartani
Direktur Jenderal Peraturan Perundang-undangan Kementerian Hukum, Dhahana Putra, menanggapi polemik kasus salah tangkap yang menimpa Hogi Minaya di Sleman.
Meski menyampaikan permohonan maaf, Kapolres Sleman menjelaskan bahwa pihaknya telah berupaya bekerja secara profesional sejak awal penanganan perkara.
Menjelang malam intensitas hujan semakin meningkat hingga mengakibatkan sejumlah daerah mulai tergenang termasuk di antaranya jalur Pantura Semarang-Demak.
Pemprov Jateng mengintensifkan vaksinasi hewan ternak melalui program Healing untuk mengantisipasi wabah PMK jelang Idul Adha dan menjaga stok hewan kurban.
Dalam hitungan menit, suasana yang semula tenang berubah menjadi kepanikan, ketika atap rumah dan genting beterbangan kemudian jatuh ke tanah.
Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri mengungkap kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Bio Solar di Kabupaten Kendal.
Ia mengatakan kondisi tersebut berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor, terutama di wilayah perbukitan dan daerah dengan sistem drainase kurang baik.
Pemprov Jawa Tengah masih mengkaji penerapan PKB dan BBNKB kendaraan listrik menyusul terbitnya Permendagri No 11 Tahun 2026. Simak penjelasannya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved