Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
RATUSAN warga Pekalongan, Jawa Tengah, masih bertahan di pengungsian, karena banjir yang melanda kawasan itu tidak kunjung surut. Bahkan cuaca ekstrem yang terjadi membuat warga semakin khawatir.
Pemantauan Media Indonesia, Sabtu (25/2), banjir melanda di belasan wilayah di Kabupaten dan Kota Pekalongan hingga saat ini masih cukup tinggi berkisar 50-100 sentimeter merendam ribuan rumah penduduk. Banjir terjadi sejak Kamis (23/2) disebabkan meluapnya beberapa sungai setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kedua daerah itu, selain menyulitkan aktivitas warga kedua daerah juga menimbulkan gelombang pengungsian. "Masih ada ratusan warga bertahan di pengungsian karena banjir belum surut," kata Kepala BPBD Kota Pekalongan Aprilyanto Dwi Purnomo.
Petugas gabungan yakni TNI, Polri, BPBD, relawan, dan warga sejak pagi terus melakukan pembersihan dan pengangkatan sampah serta tanaman liar eceng gondok yang menutup aliran air di Sungai Bremi, Kota Pekalongan. 'Selain intensitas hujan yang tinggi, penyebab banjir yaitu aliran sungai tersumbat sampah dan eceng gondok, sehingga kita bersihkan," ujar Komandan Koramil 01/Pekalongan Barat Kapten Inf Abdul Mutholib.
Jumlah sampah dan eceng gondok menutup saluran air tersebut, ungkap Lurah Tirto Nur Imaniyah, cukup banyak sehingga memerlukan waktu dan tenaga cukup besar. "Sudah beberapa truk Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mengangkut dan membuang sampah dan eceng gondok, tetapi tidak kunjung habis," tambahnya.
Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid mengatakan berbagai upaya terus dilakukan untuk mengatasi banjir di daerah ini. Ditargetkan proyek sistem pengendali banjir dan rob di Kota Pekalongan selesai Oktober 2023.
Saat ini proyek untuk mengurangi dampak banjir dan rob di sejumlah wilayah di Kota Pekalongan, lanjut Achmad Afzan Arslan Djunaid, sebanyak tiga paket pekerjaan fisik telah mencapai lebih dari 60%. Salah satunya yakni kolam retensi, pembangunan
parapet, pekerjaan bendung gerak, dan pekerjaan regular gate untuk sistem Sungai Lodji.
Paket kedua yaitu kedua normalisasi Sungai Banger, pembangunan parapet, normalisasi Sungai Gabus, dan tanggul rob. Paket ketiga yakni pekerjaan pompa serta pekerjaan long storage Sibulanan sepanjang dua kilometer serta long storage Susukan dan Celumprit. (OL-14)
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kendari mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Sultra hingga 4 Mei 2026. Waspada banjir dan longsor.
SEJUMLAH anak sungai di bagian hulu DAS (Daerah Aliran Sungai) Batanghari) Jambi meluap dan membanjiri permukiman warga di Kabupaten Sarolangun dan Kabupaten Merangin.
Pemprov Jawa Barat menurunkan tim ke lokasi terdampak untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh
Banjir besar ini terjadi karena overflow air yang melampaui kapasitas kali setelah aliran air terhambat tumpukan sampah.
Volume sampah yang diangkut setiap harinya dari seluruh wilayah kecamatan mencapai puluhan ton
HUJAN deras yang mengguyur Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatra Utara, pada Sabtu (18/4) sekitar pukul 16.15 WIB langsung melumpuhkan aktivitas di pusat Kota Tarutung.
Asror alias Ruben yang juga mantan Wakil Direktur PT Raja Nusantara Berjaya (RNB) didalami keterkaitannya dengan proyek pengadaan tenaga outsourcing yang berlangsung
Menteri PU Usulkan Pekalongan Masuk Prioritas Tanggul Laut Raksasa
PRAKIRAAN cuaca Jawa Tengah hari ini 1 April 2026, cuaca ekstrem kembali berpotensi terjadi di 34 daerah di Jawa Tengah. Selain itu, laut pasang (rob) di perairan utara sedikit menurun
SEBANYAK 22 balon udara berukuran besar secara liar masih diterbangkan dari Pekalongan, Jawa Tengah, cukup membahayakan penerbangan.
Pekalongan Balloon Festival digelar untuk menjaga tradisi Syawalan usai merayakan Idul Fitri 1447 H.
Ledakan petasan di Pekalongan menewaskan remaja 14 tahun. Dua korban lain masih dirawat intensif, polisi lakukan penyelidikan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved