Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DUA penjabat Pemkab Cianjur, Jawa Barat, mengundurkan diri. Kondisi tersebut diduga berkaitan dengan penanganan pascagempa bermagnitudo 5,6.
Kedua pejabat itu yakni Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Fatah Rizal serta Kepala Satuan Polisi Pamomg Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Hendri Prasetyadhi.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Cianjur Dadan Ginanjar menegaskan bahwa kedua penjabat pimpinan tinggi (JPT) tersebut mengajukan pengunduran diri dari jabatan yang diemban mereka.
"Bahwa kedua JPT tersebut, Pak Hendri Prasetyadhi sebagai Kasatpol PP dan Pak (Fatah) Rizal, pada waktu yang memang tidak bersamaan persis tapi pada hari yang sama, datang kepada kami dan menyampaikan pengunduran diri," kata Dadan kepada Media Indonesia di ruang kerjanya, Selasa (31/1).
Surat permohonan pengunduran diri dari kedua JPT itu diajukan secara resmi karena ditandatangani dan bermeterai. Ada berbagai alasan yang mendasari keduanya pengajuan permohonan pengunduran diri.
"Untuk alasannya sendiri, yang Kasatpol PP pertama menyatakan bahwa adanya kepentingan keluarga yang membutuhkan waktu lebih. Kemudian yang kedua, yang bersangkutan merasa kurang mampu menjalankan tugas pada jabatan tersebut dan yang ketiga merasa belum bisa melaksanakan tugas dan fungsi secara optimal," terang Dadan.
Pada surat pernyataannya, kata Dadan, yang bersangkutan menyatakan apabila diberi kesempatan, bersedia menjalankan pada tugas administrator atau eselon IIIA.
Baca juga: Bangunan di Lembang Rata dengan Tanah akibat Tertimpa Longsor
Sedangkan alasan yang melatarbelakangi Kalak BPBD Fatah Rizal mengundurkan diri ialah pertimbangan kurang maksimalnya yang bersangkutan melaksanakan fungsi dan tanggung jawab. Terutama berkaitan dengan penanganan pascagempa bumi bermagnitudo 5,6.
"Alasannya antara lain bahwa bencana gempa bumi yang terjadi pada 21 November 2022 telah mengakibatkan korban jiwa, kerusakan, dan kerugian yang sangat besar bagi masyarakat. Berkaitan dengan alasan itu, yang bersangkutan menyatakan terkait penanganannya diperlukan SDM, stuktural, maupun fungsional para pemangku jabatan di lingkup BPBD," beber Dadan.
Kondisi itu, sebut Dadan, dirasa yang bersangkutan akan berdampak terhadap manajemen kepemimpinan yang dirasa kurang maksimal dalam melaksanakan fungsi dan tanggung jawab. Dengan kondisi itu, yang bersangkutan menyatakan dengan kesibukan ke depan tentunya akan membutuhkan waktu, tenaga, serta pikiran yang ekstra dalam menghadapi persoalan.
"Berkenaan dengan hal itu, yang bersangkutan menyatakan belum bisa menjalankan tugas dan fungsi secara optimal, sehingga akan mengganggu optimalisasi kinerja pimpinan," tegas Dadan.
Saat ini, mantan Kalak BPBD itu menempati jabatan barunya sebagai Camat Haurwangi. Sementara mantan Kasatpol PP dan Pemadam Kebakaran itu menjabat sebagai Sekretaris Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman. Proses pelantikan dilaksanakan di Ruang Garuda Pendopo Cianjur, Senin (30/1) petang.
Untuk mengisi kekosongan, Bupati Cianjur Herman Suherman menunjuk pelaksana tugas (Plt). Posisi Plt Kalak BPBD dijabat Sekretaris Dinas Sosial Didin Awaludin. Sedangkan Plt Kasatpol PP dan Pemadam Kebakaran diisi Arif Purnawan yang merupakan Asisten Daerah I Bidang Pemerintahan Setda Kabupaten Cianjur. (OL-16)
Terdapat sebanyak 469 ruang kelas dilaporkan rusak berat. Ruang kelas yang rusak itu tersebar di 125 sekolah.
Proses perbaikan masih berlangsung secara intensif dengan fokus pada perkuatan tubuh ban rel guna memastikan keselamatan perjalanan kereta api. U
Pembagian jatah air ini sangat penting karena dipastikan saat kemarau volumenya berkurang
Ada berbagai faktor penyebab kelangkaan elpiji 3 kg di masyarakat.
Pada bulan ini program PTSL di Kabupaten Cianjur bisa dituntaskan.
Saat ini pencetakan SPPT sudah mencakup 28 kecamatan. Dari jumlah tersebut, SPPT yang sudah terdistribusikan mencakup 21 kecamatan.
Gempa magnitudo 4,0 mengguncang Kabupaten Tasikmalaya dini hari, Selasa (28/4). BMKG memastikan gempa tak berpotensi tsunami, getaran dirasakan di sejumlah wilayah.
Perindo menempatkan Jawa Barat sebagai prioritas utama dalam konsolidasi menuju Pemilu 2029.
Kebijakan transisi energi di Indonesia selama ini banyak dirancang di level nasional, mulai dari penetapan target bauran energi, skema pensiun dini PLTU, hingga negosiasi pendanaan.
Berdasarkan hasil analisis model cuaca global hingga lokal dan data observasi, BMKG menyimpulkan potensi hujan lebat dan angin kencang dapat terjadi dalam durasi singkat
BMKG keluarkan peringatan dini angin kencang di Jawa Barat dan hujan lebat di 11 wilayah Indonesia untuk 21 April 2026. Cek prakiraan cuaca lengkapnya.
Dinamika atmosfer saat ini dipengaruhi oleh pembentukan sirkulasi siklonik di wilayah barat dan timur Nusantara, yang memicu pertumbuhan awan hujan signifikan di berbagai wilayah Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved