Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BANJIR melanda beberapa wilayah di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, masih tinggi. Ratusan warga bertahan di pengungsian dan bantuan tidak lancar mengalir tidak merata.
Pemantauan Media Indonesia, Selasa (3/1), cuaca ekstrem masih terjadi di pantura Jawa Tengah. Meskipun hujan sedikit mereda, beberapa wilayah di Kabupaten Demak masih terendam banjir cukup tinggi.
Di Kecamatan Sayung, Bonang, dan Wedung, banjir terlihat paling parah. Ini karena tidak hanya akibat tingginya intensitas hujan tetapi juga air laut pasang (rob). Karenanya, sampai saat ini banjir setinggi 50-150 sentimeter masih merendam beberapa desa dan ratusan warga tetap bertahan di pengungsian.
Memasuki hari keempat, beberapa desa yang masih dilanda banjir yaitu Prampelan, Sriwulan, Bedono, Sidogemah, Gemulak, Timbulsloko, Sidodadi, Tugu, Morodemak, Gebang, Bonangrejo, Sidorejo, serta Kedungmutih, Wedung, Mutih Wetan. "Banjir di sini masih setinggi 60 sentimeter. Ada 195 warga masih bertahan di GOR desa dan masih ratusan korban lagi bertahan di rumah maupun mengungsi ke tempat lain," kata Kepala Desa Prampelan, Kecamatan Sayung, M Qhoif.
Baca juga: Banjir masih Tinggi, Jalur Pantura Semarang-Demak Macet 5 Km
Meskipun banyak warga masih mengungsi, demikian Qhoif, bantuan yang mengalir tidak lancar sehingga ketersediaan menipis. Bahkan bantuan, terutama logistik, tidak merata. "Logistik hanya diberikan untuk pengungsi di GOR, tetapi ratusan keluarga lain tidak dapat," imbuhnya.
Hal serupa juga terjadi di wilayah lain. Bantuan korban banjir yang hingga kini masih bertahan di rumah belum muncul. "Kalau mau keluar harus pakai perahu. Bantuan juga belum ada," ujar Solichin, 45, warga Timbulsloko.
Kepala BPBD Demak Muhammad Agus Nugroho Luhur Pambudi mengatakan setelah melakukan langkah termasuk evakuasi, bantuan diberikan kepada korban banjir. "Meskipun tidak banyak tetapi semoga meringankan beban warga korban banjir," imbuhnya.
Baca juga: Masih Terendam Banjir Setinggi Satu Meter, Pantura Semarang Lumpuh
Bupati Demak Eisti'anah juga sempat membagikan bantuan logistik secara langsung, tetapi hanya sejumlah desa seperti Wonowoso (Karangtengah), Gemulak dan Desa Kalisari (Sayung), Desa Sumberejo (Bonang). "Semoga sedikit tali asih kita dapat meringankan beban korban banjir," ujarnya. (OL-14)
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kendari mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Sultra hingga 4 Mei 2026. Waspada banjir dan longsor.
SEJUMLAH anak sungai di bagian hulu DAS (Daerah Aliran Sungai) Batanghari) Jambi meluap dan membanjiri permukiman warga di Kabupaten Sarolangun dan Kabupaten Merangin.
Pemprov Jawa Barat menurunkan tim ke lokasi terdampak untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh
Banjir besar ini terjadi karena overflow air yang melampaui kapasitas kali setelah aliran air terhambat tumpukan sampah.
Volume sampah yang diangkut setiap harinya dari seluruh wilayah kecamatan mencapai puluhan ton
HUJAN deras yang mengguyur Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatra Utara, pada Sabtu (18/4) sekitar pukul 16.15 WIB langsung melumpuhkan aktivitas di pusat Kota Tarutung.
Pemprov Jawa Tengah menggelar festival buku selama 16 hari dengan 6.500 koleksi untuk meningkatkan minat baca masyarakat.
Sejumlah daerah di Jawa Tengah seperti Semarang, Pati, dan Salatiga belum menerapkan kebijakan WFH pada Jumat (10/4) demi menjaga pelayanan publik.
Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman mencatat penyaluran KUR perumahan di Jawa Tengah awal 2026 mencapai sekitar Rp2,3 triliun.
GUBERNUR Jawa Tengah Ahmad Luthfi menghadirkan langsung pimpinan KPK untuk memberikan arahan dan pembekalan kepada para kepala daerah dan DPRD di wilayahnya.
Akan tetapi, katanya, mulai Kamis ini, kondisi atmosfer menunjukkan peningkatan pertumbuhan awan yang berpotensi memicu hujan di wilayah Cilacap dan sekitarnya.
SEJUMLAH pemudik Lebaran 2026 yang pulang ke Jawa Tengah (Jateng) mengaku merasakan hasil geliat pembangunan yang ada di provinsi ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved