Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
OPERASI pencarian terhadap korban hilang musibah kebakaran Kapal Express Cantika 77 di Perarian Kecamatan Amfoang Utara, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), resmi dihentikan, Rabu (2/11) sore.
Acara penghentian operasi pencarian dihadiri oleh seluruh potensi SAR dan keluarga korban digelar di Kantor SAR Kelas A Kupang, Jalan Adisucipto, Kelurahan Penfui, Kupang.
Acara diawali dengan sambutan Kepala Kantor SAR Kelas A Kupang, I Putu Sudayana, yang menjelaskan proses pencarian korban yang berlangsung sampai 10 hari, namun masih ada 16 orang yang belum ditemukan temasuk satu jenazah.
"Mohon maaf tidak berhasil menemukan saudara-saudara saya, namun kami tutup operasi SAR hari ini," ujar Putu yang kemudian menangis.
Putu mengatakan, sesuai aturan, operasi pencarian korban oleh SAR hanya berlangsung selama tujuh hari, tetapi Kantor SAR Kupang memperpanjang operasi pencarian sampai 10 hari.
"Kami sudah all out, informasi terkait adanya korban sudah kami jajaki, sudah kami cek. Kita sudah berupaya maksimal. Kami dari Basarnas turut berduka cita sedalam-dalamnya kepada keluarga korban," ujarnya.
Menurutnya, operasi pencarian melibatkan Kapal KN Antareja dan sebuah RIB 10 dibantu oleh tiga kapal milik Polda NTT, namun tidak menemukan korban yang hilang. KN Antareja melakukan pencarian antara 62 sampai 114 nautical mile (NM), mengikuti SAR Map, sedangkan RIB 10 melakukan pencarian sampai 25 NM.
Baca juga: Pencarian Korban Hilang Kebakaran Kapal Express Cantika 77 Dihentikan
Menurut Putu, penutupan operasi pencarian bukan berarti pencarian korban ditutup selama-lamanya. "Kita tetap melaksanakan pemantauan dan koordinasi dengan seluruh unsur SAR dan masyarakat. Jika ada informasi yang masuk, kami akan tetap cek," tandasnya.
Kepala BPBD NTT Ambrosius Koda juga menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga korban karena anggota keluarga mereka belum ditemukan.
Ambrosius juga menyoroti soal data korban yang simpang siur lantaran terdapat perbedaan yang jauh dari data manifes kapal sebanyak 167 orang dan 10 anak buah kapal (ABK).
Namun, setelah dilakukan evakuasi jumlah korban sebanyak 361 orang. Dari jumlah itu, 16 hilang, 20 tewas, dan sisanya selamat. "Kita tidak
berangkat dari satu data yang sama," katanya.
Salah satu anggota keluarga korban, Aki Kalla mengatakan dari lima anggota keluarga yang berlayar bersama kapal tersebut, satu orang
meninggal adalah adik saya dan empat orang selamat. "Yang selamat itu ada suami, istri, dan bayinya umur 24 bulan dan sepupu," ujarnya.
Menurutnya, saat kebakaran kapal lima orang tersebut sama-sama terjun ke laut setelah mengenakan jaket penolong. "Mereka juga berenang bersama, tidak tahu adik saya hilang mungkin terbawa gelombang," ujarnya. (OL-16)
Pembangunan jalan setapak dan tangga menuju mulut gua dilakukan Polairud Polda NTT selama 20 hari sebagai dukungan pengembangan destinasi tersebut.
Johni Asadoma menegaskan program rumah layak huni harus menyasar masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Ketua Panitia Paskah Pemuda GMIT 2026, Simson Polin mengatakan prosesi ini menjadi sarana mempererat kebersamaan lintas jemaat dan lintas agama.
SEBANYAK 1.125 umat memadati Ibadah Jumat Agung di Gereja Efata Liliba, Jumat (3/4/2026) sore
Antrean kendaraan untuk mengisi bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengular.
PUNCAK arus balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Tenau Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), diperkirakan terjadi pada hari ini, Selasa (24/3)
BNPP mendorong para mahasiswa untuk memanfaatkan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) sebagai laboratorium belajar lapangan di perbatasan
Myscha, siswi SD di Manggarai Timur, NTT, kirim surat ke Presiden Prabowo. Ia curhat soal Makan Bergizi Gratis, takut keracunan, hingga kondisi sekolah rusak.
Dua wisatawan asal Spanyol di evakuasi medis dari perairan Pulau Padar, karena mengalami lemas, pusing, dan muntah.
WARGA Desa Kiritana, Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), terpaksa menggotong peti jenazah menyeberangi sungai yang dalam dan berarus deras.
BNI memberdayakan ratusan perempuan penganyam di Pulau Solor melalui program berkelanjutan. Fokus pada peningkatan ekonomi, kualitas produk, hingga penanganan stunting di NTT.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved