Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MENJELANG akhir tahun, penyerapan anggaran di setiap perangkat daerah di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, terus dipantau. Rata-rata, penyerapan anggaran di perangkat daerah masih cukup rendah.
Seperti dilakukan Wakil Bupati Cianjur, Tb Mulyana Syahrudin, yang memantau penyerapan anggaran di RSUD Sayang Cianjur, Rabu (26/10). Sebelumnya, Selasa (25/10), Wabup juga memantau penyerapan anggaran di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar).
"Ini merupakan sidak atau silaturahmi mendadak. Saya memonitor serapan anggaran, baik urusan wajib pilihan maupun nonurusan di RSUD Sayang Cianjur," kata Mulyana di sela kegiatan di RSUD Sayang, Rabu (26/10).
Hasilnya, kata Mulyana, ia memberikan input dan saran agar manajemen RSUD Sayang Cianjur bisa menyerap angggaran seefisien mungkin. Ia berharap sisa waktu efektif dua bulan hingga akhir tahun bisa dimanfaatkan dengan baik menyerap anggaran.
"Anggarannya harus terserap. Kemudian dari pendapatan, masih ada waktu agar bisa tercapai sesuai target," tegasnya.
Mulyana mengategorikan penyerapan anggaran terdiri dari 0-40%, 40-70%, dan 70%-100%. Mulyana menyebut di RSUD Sayang Cianjur penyerapan anggarannya masih cukup rendah.
"Ini masih di bawah. Masih rendah. Dari keterangan yang saya peroleh, kendalanya karena masih ada efek covid-19," tuturnya.
Terutama, sebut Mulyana, pada enam bulan pertama tahun ini. Sehingga kunjungan ke rumah sakit turun. "Ini menyebabkan progres pendapatan di enam bulan pertama turun. Nah, rumah sakit itu baru efektif memperoleh progres pendapatan setelah bulan Juli," terangnya.
Pendapatan, jelas Mulyana, tentu berdampak terhadap belanja yang progresnya ikut-ikutan rendah. Karena itu, tingkat serapan anggaran di RSUD Sayang Cianjur masih rendah.
"Mau belanja juga kan pendapatannya minim. Ada rasionalisasi kenapa serapan anggaran rendah," pungkasnya.
Kasubbag Kepegawaian RSUD Sayang Cianjur, Tri Supriyatna, menjelaskan kedatangan wabup memonitoring realisasi pendapatan dan belanja. Supriyatna tak menampik pada enam bulan pertama tahun ini progres pendapatan masih terkendala pandemi covid-19.
"Jadi kunjungan pasien, kunjungan pengguna jasa rumah sakit belum maksimal. Baru setelah enam bulan pertama kunjungan meningkat yang berdampak terhadap pendapatan," terang Supriyatna.
RSUD Sayang Cianjur tahun ini mempunyai target pendapatan lebih kurang sebesar Rp315 miliar. Sampai saat ini realisasi penerimaannya baru mencapai kisaran 50%. "Mudah-mudahan kunjungan pasien meningkat yang bisa meningkatkan pendapatan," pungkasnya. (Ol-15)
Terdapat sebanyak 469 ruang kelas dilaporkan rusak berat. Ruang kelas yang rusak itu tersebar di 125 sekolah.
Proses perbaikan masih berlangsung secara intensif dengan fokus pada perkuatan tubuh ban rel guna memastikan keselamatan perjalanan kereta api. U
Pembagian jatah air ini sangat penting karena dipastikan saat kemarau volumenya berkurang
Ada berbagai faktor penyebab kelangkaan elpiji 3 kg di masyarakat.
Pada bulan ini program PTSL di Kabupaten Cianjur bisa dituntaskan.
Saat ini pencetakan SPPT sudah mencakup 28 kecamatan. Dari jumlah tersebut, SPPT yang sudah terdistribusikan mencakup 21 kecamatan.
Gempa magnitudo 4,0 mengguncang Kabupaten Tasikmalaya dini hari, Selasa (28/4). BMKG memastikan gempa tak berpotensi tsunami, getaran dirasakan di sejumlah wilayah.
Perindo menempatkan Jawa Barat sebagai prioritas utama dalam konsolidasi menuju Pemilu 2029.
Kebijakan transisi energi di Indonesia selama ini banyak dirancang di level nasional, mulai dari penetapan target bauran energi, skema pensiun dini PLTU, hingga negosiasi pendanaan.
Berdasarkan hasil analisis model cuaca global hingga lokal dan data observasi, BMKG menyimpulkan potensi hujan lebat dan angin kencang dapat terjadi dalam durasi singkat
BMKG keluarkan peringatan dini angin kencang di Jawa Barat dan hujan lebat di 11 wilayah Indonesia untuk 21 April 2026. Cek prakiraan cuaca lengkapnya.
Dinamika atmosfer saat ini dipengaruhi oleh pembentukan sirkulasi siklonik di wilayah barat dan timur Nusantara, yang memicu pertumbuhan awan hujan signifikan di berbagai wilayah Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved