Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
NELAYAN di wilayah selatan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, merasakan betul dampak naiknya harga bahan bakar minyak (BBM). Namun, di tengah kondisi saat ini, mereka masih tetap memaksakan melaut karena merupakan sumber utama penghasilan.
Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Cianjur, Relly Herajaya, mengatakan BBM merupakan hal yang utama bagi para nelayan. Karena itu, naiknya harga BBM menjadi pukulan keras bagi para nelayan.
"Kalau sebelumnya cukup dengan Rp100 ribu sudah bisa melaut. Tapi sekarang tidak ada cukup karena harga BBM naik. Pokoknya sangat besar dampaknya, terutama biaya operasionalnya," terang Relly kepada Media Indonesia, Senin (19/9).
Tidak adanya pekerjaan lain, sebut Relly, membuat nelayan tetap memaksakan diri mencari ikan. Menurut Relly tidak ada pilihan lain bagi para nelayan mencari penghasilan.
"Sangat berat bagi nelayan dalam kondisi seperti ini. Tapi mau bagaimana lagi," ucapnya.
Sejauh ini Relly belum mengetahui informasi adanya bantuan sosial bagi para nelayan sebagai bentuk pengalihan subsidi naiknya harga BBM. Sepengetahuannya, selama ini ada beberapa nelayan yang mendapatkan bantuan langsung tunai (BLT) kemungkinan yang dialokasikan dari dana desa.
"Kalau untuk BLT BBM belum ada. Saya belum tahu informasinya," tegas Relly.
Ia menuturkan jumlah nelayan di wilayah selatan diperkirakan mencapai ribuan. Di kawasan Pantai Jayanti Kecamatan Cidaun saja, jumlah nelayan yang terdata sementara sekitar 1.100 orang. "Kalau dari jumlah perahu ada sekitar 550 unit. Itu yang riil. Artinya, mereka tercatat juga di Dinas Perikanan Kesehatan Hewan dan Peternakan," jelasnya.
Secara keseluruhan, Relly mengaku belum mendapatkan jumlah riil nelayan. Pasalnya, belum ada pendataan ulang jumlah nelayan yang tersebar di Kecamatan Cidaun, Sindangbarang, dan Agrabinta.
"Pendataan terakhir itu sekitar 2019. Untuk yang tahun ini belum ada pendataan ulang," pungkasnya. (OL-15)
Pemerintah Provinsi NTB mengoptimalkan potensi kelautan dan perikanan melalui pembangunan berkelanjutan dan inklusif.
PERIKANAN merupakan salah satu kunci untuk mewujudkan ketahanan pangan, hingga ekonomi Nusantara. Karena itu, pengelolaannya harus dilakukan secara terintegrasi dan berkelanjutan.
Industri galangan kapal nasional menyambut positif rencana pemerintah memberikan insentif fiskal berupa pembebasan bea masuk hingga 0%.
Presiden Prabowo Subianto percepat pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih, dengan progres tahap pertama 50%.
SEBANYAK 12 negara pemilik pantai yang ada di Samudera Hindia menggelar pertemuan membahas ikan tuna di 30th Session of the Coastal States Alliance (CSA 030) 30-31 Januari 2026 di Kuta Bali.
Saat ini daya tampung Pelabuhan Muara Angke hanya berkisar 400 hingga 500 kapal.
Terdapat sebanyak 469 ruang kelas dilaporkan rusak berat. Ruang kelas yang rusak itu tersebar di 125 sekolah.
Proses perbaikan masih berlangsung secara intensif dengan fokus pada perkuatan tubuh ban rel guna memastikan keselamatan perjalanan kereta api. U
Pembagian jatah air ini sangat penting karena dipastikan saat kemarau volumenya berkurang
Ada berbagai faktor penyebab kelangkaan elpiji 3 kg di masyarakat.
Pada bulan ini program PTSL di Kabupaten Cianjur bisa dituntaskan.
Saat ini pencetakan SPPT sudah mencakup 28 kecamatan. Dari jumlah tersebut, SPPT yang sudah terdistribusikan mencakup 21 kecamatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved