Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BENCANA banjir yang melanda Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Provinsi Kalimantan Selatan, sejak tiga hari terakhir hingga kini masih berlangsung dan merendami empat kecamatan di wilayah tersebut.
"Ketinggian banjir berangsur surut dan sebagian kering. Tetapi kita mengimbau warga terutama yang bermukim di sepanjang daerah aliran sungai untuk waspada banjir susulan karena potensi hujan masih akan terjadi di hulu Pegunungan Meratus," tutur Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Hulu Sungai Tengah, Budi Haryanto, Minggu (11/9).
Dikatakan Budi, pihaknya telah menyalurkan bantuan tanggap darurat bagi warga terdampak banjir, termasuk pembersihan ruas jalan yang
terkena longsor di Kecamatan Hantakan.
Informasi dihimpun Media Indonesia, saat ini banjir masih merendami permukiman dan ruas jalan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah.
Baca juga: Sejumlah Wilayah Papua Terguncang Gempa M 7,5 di Papua Nugini
Berdasarkan data Pusdalops BPBD Hulu Sungai Tengah, banjir yang terjadi sejak Jumat (9/9) tersebut meredami 14 desa di empat wilayah kecamatan yaitu Haruyan, Batu Benawa, Hantakan, dan Barabai. Di Kecamatan Haruyan dan Batu Benawa merupakan daerah terparah dilanda banjir.
Tercatat total rumah terendam dan terdampak sebanyak 981 rumah yang dihuni 941 keluarga atau 2.285 jiwa.
"Puluhan warga terpaksa mengungsi. Banjir juga merendami sejumlah fasilutas umum perkantoran, sekolah dan tempat ibadah. Ada tiga titik terkena longsor," ujar Budi.
Pada bagian lain, Kepala BPBD Kalsel, R Suria Fadliansyah, mengatakan, selain banjir, kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah Kalsel juga terus terjadi. Pada Minggu (11/9), BPBD Kalsel melakukan patroli udara dan melakukan pemadaman sejumlah kebakaran menggunakan helikopter water boombing serta satgas darat. (OL-16)
Di Kabupaten Balangan, banjir yang sebelumnya melanda delapan desa pada lima kecamatan, kini meluas ke Kecamatan Juai.
BPBD setempat mencatat banjir paling parah di Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Banjir terjadi di sejumlah desa pada tiga kecamatan yaitu Batu Benawa, Barabai dan Pandawan.
Mantan Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) Abdul Latif dibebankan vonis pidana pengganti puluhan miliar rupiah.
Banjir di Kabupaten Hulu Sungai Utara meluas hingga 46,4 hektare tanaman padi dan 190 kg semaian terendam.
Kalimantan Selatan sangat rawan bencana. Jika kemarau terjadi kebakaran dan saat musim hujan terjadi banjir dan longsor.
SMK-PP Negeri Banjarbaru
Walhi Kalsel mencatat deforestasi 146.956 hektare dan dominasi industri ekstraktif memicu krisis ekologi serta konflik ruang hidup di Kalimantan Selatan.
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) berupaya melakukan percepatan dan perluasan digitalisasi daerah, melalui penggunaan transaksi nontunai seperti QRIS.
TIM Profesi dan Pengamanan (Propam) Mabes Polri menerjunkan tim melakukan pengecekan senjata api (senpi) dinas untuk memastikan kelayakan fisik, kebersihan, hingga fungsi mekanisme.
Pasar terapung yang dihadirkan tidak hanya berfungsi sebagai atraksi wisata visual, tetapi juga sebagai sarana edukasi budaya khas Kalimantan Selatan.
Tingginya intensitas bencana alam dan keterbatasan fiskal berpengaruh pada kinerja pembangunan di daerah Kalimantan Selatan (Kalsel).
Lapas Kelas IIB Banjarbaru menggelar penggeledahan blok dan tes urine bersama APH dalam rangka Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62 guna mewujudkan Zero Halinar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved