Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
JAJARAN Direktorat Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jambi menggulung lima laki-laki yang diduga terlibat dalam jaringan bisnis emas hasil penambangan ilegal di sejumlah lokasi wilayah barat daerah itu. Dari tangan lima tersangka yang ditangkap di beberapa lokasi dan waktu berbeda, polisi menyita sekitar 1,6 kilogram emas murni, uang tunai puluhan juta rupiah dan peralatan pendukung, timbangan digital, alat cetak, dan beberapa handphone.
Kelima tersangka yakni HJA, 39, ASH, 27, DP, 21, IK, 23, dan A, 19. Direktur Reskrimsus Polda Jambi Komisaris Besar Christian Thory menjelaskan, terungkapnya kasus bisnis jual-beli emas hasil PETI itu berawal dari laporan masyarakat.
Pengungkapan dimulai pada Kamis (7/4) pekan lalu. Timsus berhasil mencokok dua tersangka HJA dan ASH melakukan transaksi jual-beli emas hasil PETI di Desa Sungai Arang dan Desa Sugai Pinang, Kecamatan Bungo Dani, Kabupaten Bungo. Dari kedua tersangka asal Bungo itu, polisi menemukan barang bukti berupa 11 gram emas.
Kepada polisi, HJA dan ASH mengaku kegiatan bisnis pembelian emas dari penambang emas ilegal didapatkan dari cukong pemodal bernama DP asal Sumatra Barat. Bergerak cepat, tim akhirnya berhasil membekuk DP berserta dua tersangka atas nama IK yang berperan sebagai pembeli dan tersangka A yang berperan sebagai tukang masak dan pencetak emas pentolan.
Dari tangan DP, IK, dan A (ketiganya asal Sumatra Barat), tim menemukan dan menyita barang bukti berupa emas murni pentolan seberat 1,6 kilogram, uang tunai sekitar Rp50 jutaan, dan sejumlah peralatan pendukung bisnis emas ilegal. Menurut Kombes Christian Thory, kelima tersangka dan barang bukti pendukung kejahatan bisnis emas ilegal tersebut saat ini sudah diamankan di Mapolda Jambi untuk menjalani pemeriksaan hukum lebih lanjut.
Baca juga: Polda Sumbar Ungkap Penyelewengan BBM Solar Bersubsidi
"Masih kita dalami. Pastinya Polri, khususnya Polda Jambi, tetap tegas dan berkomitmen untuk memberantas bisnis emas ilegal di Jambi, mulai dari hulu sampai ke hilir," tegas Christian Thory. (OL-14)
Polda Jambi menggerebek lokasi penyuntikan gas subsidi ke tabung nonsubsidi di kebun sawit Muarojambi. Ratusan tabung gas disita sebagai barang bukti.
Pengiriman semen tercatat meningkat seiring berjalannya proyek-proyek infrastruktur di wilayah Jambi.
Pemerintah daerah dan pelaku usaha kehutanan memperkuat kolaborasi untuk menekan risiko kebakaran hutan dan lahan.
Industri hulu minyak dan gas bumi (migas) dinilai masih menjadi salah satu penggerak utama ekonomi daerah, terutama melalui penerimaan Dana Bagi Hasil.
KEKERASAN terhadap Orang Rimba atau warga Suku Anak Dalam (SAD) dengan petugas security kembali terjadi di areal perusahaan perkebunan kelapa sawit di Jambi.
Baznas terus memperluas dan mengembangkan program pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), termasuk ZChicken, agar semakin banyak mustahik yang dapat naik kelas.
Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat (SDR), Hari Purwanto, meminta Kejagung yang mengungkap pihak-pihak terkait kasus dugaan korupsi Samin Tan.
Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) menyegel area operasional PT Mineral Trobos, perusahaan tambang nikel milik pengusaha David Glen Oei.
JARINGAN Advokasi Tambang (Jatam) menilai reaksi DPR RI mengenai memperketat pengawasan terhadap oknum yang bekingi tambang sudah sangat telat.
SATUAN Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) kembali menindak aktivitas tambang ilegal di wilayah Bangka Tengah, Provinsi Bangka Belitung.
Dian melihat langsung aktivitas penggalian dengan menggunakan alat berat. Dia langsung memerintahkan untuk menghentikan seluruh kegiatan penggalian.
Kementerian Kehutanan bersama TNI menghancurkan 31 tenda biru penambang emas ilegal di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved