Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PENDIRI Himpunan Pengusaha Nahdliyin yang juga tokoh Nahdlatul Ulama, K.H Mustofa Bisri yang biasa disapa Gus Mus, menerima kedatangan Ketua Umum HPN 2022-2027 Tyovan Ari Widagdo. Dalam pertemuan itu, Gus Mus berpesan, HPN ke depan, jauh lebih baik, lebih berfaedah dan memberi kontribusi besar dalam pengembangan ekonomi umat dan pembangunan untuk kemajuan Indonesia.
“Alhamdulillah, anak muda berprestasi seperti Tyovan, adalah sosok yang dinanti-nantikan memimpin HPN, insha Allah mampu memajukan ekonomi dan bisnis nahdliyin, apalagi PBNU sudah mempercayainya sebagai Ketua Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) Bismillah, niat baik kalian akan didukung umat,” ujar Gus Mus di Pondok Pesantren Roudlotut Thalibin, Rembang, Jawa Tengah, Minggu (20/3) malam.
Dalam pertemuan itu, Tyovan didampingi Sekjen HPN Samsul B Ibrahim, Wakil Ketua Umum Muh. Mahsun, Ketua HPN Abdul Hannan Majdi dan Sekretaris Anthoni Yudha Timor. Tyovan dan rombongan mengunjungi Gus Mus untuk bersilaturrahmi sekaligus memohon restu dan nasehat kepada Gus Mus selaku kiyai yang dihormati di NU dan pendiri HPN.
"Saya restui, tak usah pikirkan yang lama, langsung kerja, kan sudah jelas didukung PBNU,” imbuh Gus Mus.
Mantan Rais 'Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (2014-2015) yang juga seorang sastrawan itu berharap, HPN yang dinakhodai Tyovan, lebih besar energinya untuk memajukan ekonomi dan bisnis umat.
"Sudah 11 tahun HPN ada, tetapi kehadirannya belum maksimal dalam menggerakan ekonomi Nahdliyin, sekarang saatnya anak muda yang bergerak,” pinta Gus Mus.
Baca juga : Akademisi Mendukung Pembedaan Harga Minyak Goreng
Ketua Umum HPN periode 2022-2027 Tyovan Ari Widagdo mengatakan, ia begitu mencintai, mengagumi dan menghormati Kiyai dan Budayawan Besar Gus Mus.
“Dawuh beliau, agar tim langsung kerja. Gus Mus mendoakan kita semua untuk terus istiqomah dalam membangkitkan ekonomi nahdliyin,” ujar Tyovan yang juga Ketua Lembaga Perekonomian NU ini. “Bismillah, kami jadi semangat, saya merasakan energi yang besar setelah mencium tangan kiyai,” tutur Tyovan.
Sekjen HPN Samsul B Ibrahim menuturkan, suasana sangat akrab dan haru saat Gus Mus mererima kehadiran rombongan Pengurus Baru HPN. Gus Mus, ujar Samsul, memuji dan memberikan apresiasi kepada Tyovan, seorang anak muda NU seperti Tyovan, yang menjadi Ketua Umum HPN.
"Kami meminta nasihat beliau, dan dawuh (perintah -red) kiyai adalah energi besar buat kami melangkah ke depan. Kami menjadi sangat yakin dan solid,” tambah mantan Ketua HPN DKI Jakarta ini.
Ketua HPN Abdul Hannan Majdi mengatakan, ia sangat gembira menyaksikan silaturrahmi ini, dan KH Mustofa Bisri merestui dan mendoakan pengurus baru.
“Tadi Gus Mus nitip, HPN agar lebih fokus pemberdayaan warga Nahdliyin. Insha Allah di masa depan kita memiliki semangat dan gairah yang kuat, untuk membawa organisasi ini makin maju Bersama warga nahdliyin.” Ujar Gus Hannan. (RO/OL-7)
Akademisi UI William menilai Anthony Leong memenuhi kriteria jujur, amanah, dan cerdas untuk memimpin Hipmi menghadapi tantangan digitalisasi global.
Forum bisnis RI–Tiongkok di Xiamen membuka peluang transaksi puluhan miliar rupiah, tetapi kesiapan pengusaha nasional masih jadi sorotan.
Meskipun masih banyak tersedia bahan pengganti yang ramah lingkungan, namun tidak seluruhnya dapat menggantikan plastik untuk menunjang gerak usaha.
Kabar duka, Michael Bambang Hartono pemilik Grup Djarum meninggal dunia di Singapura pada Kamis (19/3/2026) pukul 13.15. Simak profil dan kontribusinya.
Sandiaga menekankan bahwa tantangan ekonomi saat ini membutuhkan pengusaha muda yang memiliki agility (kelincahan) dan integritas tinggi.
Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan pentingnya semangat Indonesia Incorporated sebagai fondasi kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan.
Seluruh keputusan dalam muktamar harus berorientasi pada kepentingan masyarakat luas, bukan kelompok tertentu.
Saifullah Yusuf menyatakan aspirasi Ketua PWNU se-Indonesia terkait waktu pelaksanaan muktamar selaras dengan keputusan internal organisasi.
Menurutnya ini bukan sekadar teladan yang tidak hanya berlaku bagi kalangan anak muda NU sebagai generasi penerus.
Arah pemilihan Rais Aam melalui mekanisme Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) saat ini sangat dipengaruhi oleh konfigurasi kepentingan para aktor utama di posisi Ketua Umum.
Gus Lilur merasa prihatin jika tradisi besar seperti pesantren dan bahtsul masail terpinggirkan oleh kepentingan elektoral.
Oleh karena itu, penguatan relasi NU dan NKRI membutuhkan agenda strategis yang melampaui retorika. Digitalisasi dakwah moderat ialah kebutuhan mutlak
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved