Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ALIRAN Sungai Cisuda di Kota Sukabumi, Jawa Barat, segera dinormalisasi. Keberadaannya menjadi pemicu banjir bandang hingga memporak-porandakan sejumlah titik di Kota Sukabumi, terutama di Kelurahan Jayaraksa Kecamatan Baros, saat cuaca ekstrem, Kamis (17/2).
Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Imran Wardhani, mengaku sudah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kota Sukabumi serta Balai Pengelola Sumber Daya Air Provinsi Jabar. Dalam waktu dekat berbagai elemen teknis akan menormalisasi aliran Sungai Cisuda.
"Eksekusi secepatnya. Senin (21/2) mungkin kami akan melaksanakan normalisasi berupa pengerukan dan pembersihan Sungai Cisuda," kata Imran, Minggu (20/2).
Ia menuturkan intensitas curah hujan hingga saat ini masih cukup tinggi. Diprediksi, puncak musim hujan akan terjadi pada Februari.
"Untuk potensi, semuanya khusus di wilayah Kota Sukabumi ada kerawanan. Semuanya harus diantisipasi karena memang curah hujan masih cukup tinggi. Prediksi, puncak curah hujan pada Februari ini," tuturnya.
Hasil asesmen kaji cepat, bencana hidrometerologi di Kota Sukabumi pada Kamis (17/2) mengakibatkan 571 kepala keluarga atau 1.622 jiwa yang terdampak. Warga yang terdampak paling banyak berada di Kelurahan Jayaraksa Kecamatan Baros sebanyak 90 kepala keluarga atau 152 jiwa.
Bencana di Kota Sukabumi mendapat perhatian dari Menteri Sosial Tri Rismaharini, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, serta elemen lainnya. Mereka meninjau lokasi sekaligus memberikan bantuan penanganan selama masa tanggap darurat.
"Kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah memberikan bantuan, termasuk dari PWI dan IKWI Kota Sukabumi. Sejauh ini warga sangat membutuhkan makanan, obat-obatan, pakaian layak pakai," pungkasnya. (OL-15)
Gempa magnitudo 4,0 mengguncang Kabupaten Tasikmalaya dini hari, Selasa (28/4). BMKG memastikan gempa tak berpotensi tsunami, getaran dirasakan di sejumlah wilayah.
Perindo menempatkan Jawa Barat sebagai prioritas utama dalam konsolidasi menuju Pemilu 2029.
Kebijakan transisi energi di Indonesia selama ini banyak dirancang di level nasional, mulai dari penetapan target bauran energi, skema pensiun dini PLTU, hingga negosiasi pendanaan.
Berdasarkan hasil analisis model cuaca global hingga lokal dan data observasi, BMKG menyimpulkan potensi hujan lebat dan angin kencang dapat terjadi dalam durasi singkat
BMKG keluarkan peringatan dini angin kencang di Jawa Barat dan hujan lebat di 11 wilayah Indonesia untuk 21 April 2026. Cek prakiraan cuaca lengkapnya.
Dinamika atmosfer saat ini dipengaruhi oleh pembentukan sirkulasi siklonik di wilayah barat dan timur Nusantara, yang memicu pertumbuhan awan hujan signifikan di berbagai wilayah Indonesia.
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kendari mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Sultra hingga 4 Mei 2026. Waspada banjir dan longsor.
SEJUMLAH anak sungai di bagian hulu DAS (Daerah Aliran Sungai) Batanghari) Jambi meluap dan membanjiri permukiman warga di Kabupaten Sarolangun dan Kabupaten Merangin.
Pemprov Jawa Barat menurunkan tim ke lokasi terdampak untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh
Banjir besar ini terjadi karena overflow air yang melampaui kapasitas kali setelah aliran air terhambat tumpukan sampah.
Volume sampah yang diangkut setiap harinya dari seluruh wilayah kecamatan mencapai puluhan ton
HUJAN deras yang mengguyur Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatra Utara, pada Sabtu (18/4) sekitar pukul 16.15 WIB langsung melumpuhkan aktivitas di pusat Kota Tarutung.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved