Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KABUPATEN Cianjur, Jawa Barat, waspada terjadinya lagi potensi lonjakan kasus covid-19, terutama varian Omikron. Berbagai langkah antisipasi dilakukan dengan berpatokan pengalaman penanganan saat terjadi gelombang kedua covid-19.
"Kita sudah punya pengalaman saat melonjaknya kasus varian Delta, bagaimana repotnya menghadapi situasi waktu itu. Bahkan waktu itu Sarana kesehatan sudah kewalahan. Kondisi saat itu menjadi evaluasi bagi kita menghadapi ancaman-ancaman selanjutnya," kata Sekretaris Daerah Kabupaten Cianjur, Cecep Alamsyah, kepada Media Indonesia, Jumat (4/2).
Situasi saat itu mulai terjadi saat ini. Kasus baru covid-19 beserta variannya mulai menularkan kepada masyarakat.
"Bahkan kan para ahli mengatakan, di Indonesia sudah masuk gelombang ketiga. Diprediksi puncaknya terjadi Februari ini," sebut Cecep.
Bagi Pemkab Cianjur, kondisi saat ini tentu harus disikapi dengan melakukan upaya dini agar kasusnya tidak melonjak seperti saat terjadi gelombang kedua. Apalagi, kabarnya penyebaran varian Omikron bisa lebih cepat dibanding varian Delta.
"Informasinya varian Omikron ini tidak separah Delta. Tapi harus kita waspadai karena buktinya ada yang meninggal dunia juga," tegas Cecep.
Upaya yang sudah dilakukan Pemkab Cianjur saat ini yakni dengan mengeluarkan Surat Edaran Bupati. Surat itu menekankan perlunya dilakukan berbagai pembatasan-pembatasan aktivitas dengan tujuan memutus transmisi lokal penyebarannya.
"Jadi kami sudah memulai membatasi aktivitas-aktivitas yang berpotensi kepada penularan. Misalnya rapat yang melibatkan orang banyak kita pending dulu atau melalui zoom. Kemudian juga kantor-kantor (pemerintahan) diberlakukan WFH (work from home) 50%," bebernya.
Karena itu, Cecep meminta semua elemen bisa ikut berpartisipasi memantau penerapan surat edaran tersebut. Artinya, sejauh mana sektor-sektor yang dibatasi aktivitasnya itu menerapkan aturan agar di Kabupaten Cianjur tidak terjadi lonjakan kasus covid-19 dan variannya.
"Nanti kalau misalnya ada yang belum menerapkan, kita akan mengingatkan kembali bahwa tidak boleh lengah. Saat merebak varian Delta harus jadi pengalaman. Itu sangat luar biasa karena banyak juga kawan-kawan ASN yang meninggal dunia," pungkasnya.
Berdasarkan data covid19.cianjurkab.go.id, hingga Kamis (3/2), jumlah pasien konfirmasi yang masih menjalani isolasi di Kabupaten Cianjur sebanyak 102 orang. Secara keseluruhan, jumlah pasien konfirmasi covid-19 terdata sebanyak 11.041 orang. Dari jumlah tersebut, 10.738 orang dinyatakan sembuh dan 201 orang meninggal dunia. (OL-15)
Terdapat sebanyak 469 ruang kelas dilaporkan rusak berat. Ruang kelas yang rusak itu tersebar di 125 sekolah.
Proses perbaikan masih berlangsung secara intensif dengan fokus pada perkuatan tubuh ban rel guna memastikan keselamatan perjalanan kereta api. U
Pembagian jatah air ini sangat penting karena dipastikan saat kemarau volumenya berkurang
Ada berbagai faktor penyebab kelangkaan elpiji 3 kg di masyarakat.
Pada bulan ini program PTSL di Kabupaten Cianjur bisa dituntaskan.
Saat ini pencetakan SPPT sudah mencakup 28 kecamatan. Dari jumlah tersebut, SPPT yang sudah terdistribusikan mencakup 21 kecamatan.
Gempa magnitudo 4,0 mengguncang Kabupaten Tasikmalaya dini hari, Selasa (28/4). BMKG memastikan gempa tak berpotensi tsunami, getaran dirasakan di sejumlah wilayah.
Perindo menempatkan Jawa Barat sebagai prioritas utama dalam konsolidasi menuju Pemilu 2029.
Kebijakan transisi energi di Indonesia selama ini banyak dirancang di level nasional, mulai dari penetapan target bauran energi, skema pensiun dini PLTU, hingga negosiasi pendanaan.
Berdasarkan hasil analisis model cuaca global hingga lokal dan data observasi, BMKG menyimpulkan potensi hujan lebat dan angin kencang dapat terjadi dalam durasi singkat
BMKG keluarkan peringatan dini angin kencang di Jawa Barat dan hujan lebat di 11 wilayah Indonesia untuk 21 April 2026. Cek prakiraan cuaca lengkapnya.
Dinamika atmosfer saat ini dipengaruhi oleh pembentukan sirkulasi siklonik di wilayah barat dan timur Nusantara, yang memicu pertumbuhan awan hujan signifikan di berbagai wilayah Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved