Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
TITIK panas atau hotspot diduga dari adanya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Bangka Belitung (Babel) mulai bertebaran. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Babel. Mikron Antariksa mengatakan kondisi panas yang dialami Babel dalam beberapa hari ini mengakibatkan adanya 23 titik panas.
Mikron menyebutkan 23 titik panas tersebut tersebar di Bangka, Bangka Barat, Bangka Selatan dan Bangka Tengah,"bangka ada 3 titik panas berada di Mendo Barat, Bangka Barat 3 titik di Kelapa dan Muntok, Bangka Selatan 11 titik di Air Gegas, Payung dan Simpang Rimba, sedangkan Bangka Tengah 6 titik di Koba dan Sungai Selan, dan Pangkalan Baru," kata Mikron. Minggu (29/1).
Tingkat akurasi 23 titik panas ini, lanjut Mikron diangka 8 artinya memang terjadi kebakaran apakah itu laan atau hutan. Namun untuk memastikanya harus dicek kelokasi. Pihaknya menurut Mikron sudah menginformasikan ke BPBD setempat untuk memantau kelokasi langsung jika memang karhutla harus segera di padamkan, agar tidak menyebar. "Saat kondisi cuaca panas, angin kencang, ini bahaya jika ada karhutla karena api akan dengah mudah menjalar," ujarnya.
Pihaknya terus menghimbau kepada masyarakat khususnya petani untuk tidak membuka kebun dengan membakar hutan atau lahan. Karena dampaknya sangat berbahaya. "Silakan buka lahan, tapi jangan membakar, bahaya, kondisi cuaca panas dan angin kencang saat ini," tegasnya. (OL-15)
Edukasi kepada masyarakat menjadi fokus utama dalam strategi pencegahan. Karena, kesadaran warga adalah faktor krusial dalam mengurangi risiko karhutla.
Wilayah rawan karhutla di Bangka antara lain Belinyu, Bakem, Puding dan Lintas Timur Bangka.
Musim kemarau 2026 diprediksi berlangsung lebih panjang dari biasanya, membentang dari April hingga Oktober.
TIM gabungan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, Minggu (26/4) siang berhasil memadamkan terjadinya karhutla.
Luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau saat ini telah melejit 20 kali lipat menjadi 8.555,37 hektare dibanding 2025.
Salah satu dampak bencana adalah kekeringan akibat musim kemarau panjang. Warga Pekanbaru juga diingatkan untuk tidak membakar lahan.
Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Memasuki musim kemarau, Kabupaten Kotawaringin Timur kini berada dalam status waspada tinggi terhadap potensi Karhutla
Banyaknya titik panas yang selalu terpantu satelit ini disebabkan kondisi cuaca yang begitu panas dan angin kencang.
Kementerian Lingkungan Hidup mengeklaim hotspot di Provinsi Riau, berdasarkan data dari sistem Sipongi (semua satelit), periode 26 Juli 2025 tidak ada dalam kategori tinggi.
BMKG memperingatkan tingginya potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Riau dan sekitarnya, menyusul puncak musim kemarau awal Agustus.
Penurunan luas karhutla dimulai sejak 2015 seluas 2,6 juta hektare, menjadi 1,6 juta hektar (2019), 1,1 juta hektare (2023), dan 24.154 hektare pada 2024.
Menggunakan smartphone sebagai hotspot untuk berbagi koneksi internet memang sangat praktis, terutama saat Anda tidak memiliki akses Wi-Fi atau ketika sedang dalam perjalanan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved