Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
VAKSINASI covid-19 terus digenjot di Jawa Tengah untuk mencegah penyebaran covid-19 varian omikron. Di sisi lain, jumlah daerah di Jawa tengah yang berada di Level 1 Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) naik dari sebelumnya 12 daerah menjadi 16, sedangkan 19 daerah masih bertahan di PPKM Level 2.
Pemantauan Media Indonesia Selasa (25/1) vaksinasi covid-19 di berbagai daerah di Jawa Tengah terus digenjot. Selain diadakan di berbagai tempat oleh Pemerintah Kabupaten/Kota dan provinsi, vaksinasi untuk umum, lansia, anak-anak maupun booster juga dilakukan kepolisian dan TNI.
Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Jawa Tengah jumlah kasus covid-19 mengalami peningkatan per hari ini sebanyak 44 kasus, hingga sebanyak 226 orang masih dirawat di berbagai rumah sakit dan isolasi. "Ada lima daerah tertinggi kasus covid-19 yakni Banjarnegara, Kendal, Klaten, Surakarta dan Semarang," kata Kepala Humas Polda Jateng Kombes Iqbal Alqudusy.
Kasus covid-19 varian omikron sudah masuk ke beberapa daerah di Jawa Tengah, lanjut Iqbal, menjukan provinsi ini rawan terhadap penyebaran varian baru tersebut sehingga diminta warga tetap waspada dan disiplin terhadap protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran. Dalam rangka mencegah covid-19, ujar Iqbal Alqudusy, kepolisian terus membantu pemerintah untuk mempercepat pelaksanaan vaksinasi, karena hingga saat ini akselerasi vaksinasi di Jawa Tengah telah mencapai 87,4 persen untuk penerima dosis pertama dan dosis kedua mencapai 65,29 persen.
Sedangkan sasaran utama penerima vaksin untuk lansia, demikian Iqbal, telah tercapai 74,33 persen dan anak usia 6-11 tahun sebanyak 70 persen. Ada 56 gerai vaksinasi di wilayah Polda Jateng yang digerakkan untuk menjemput bola pelaksanaan suntik vaksin," imbuhnya.
Di sisi lain, berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 5/2022 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3, Level 2, dan Level 1 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa-Bali, sebanyak 16 daerah di Jawa Tengah berada di level 1 dan 19 daerah berada di level 2 PPKM.
Daerah di Jawa Tengah masuk level 1 yakni Kabupaten Temanggung, Rembang, Pemalang, Magelang, Kudus, Kota Tegal, Kota Semarang, Kota Salatiga, Kota Pekalongan, Kota Magelang, Kendal, Banyumas, Semarang, Jepara, Blora, dan Demak.
Sedangkan 19 daerah masih bertahan di level 2 yaitu Kabupaten Wonosobo, Wonogiri, Tegal, Sukoharjo, Sragen, Purworejo, Purbalingga, Pati, Kota Surakarta, Klaten, Kebumen, Karanganyar, Cilacap, Banjarnegara, Pekalongan, Grobogan, Brebes, Boyolali dan Batang. (OL-15)
Menjelang malam intensitas hujan semakin meningkat hingga mengakibatkan sejumlah daerah mulai tergenang termasuk di antaranya jalur Pantura Semarang-Demak.
Pemprov Jateng mengintensifkan vaksinasi hewan ternak melalui program Healing untuk mengantisipasi wabah PMK jelang Idul Adha dan menjaga stok hewan kurban.
Dalam hitungan menit, suasana yang semula tenang berubah menjadi kepanikan, ketika atap rumah dan genting beterbangan kemudian jatuh ke tanah.
Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri mengungkap kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Bio Solar di Kabupaten Kendal.
Ia mengatakan kondisi tersebut berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor, terutama di wilayah perbukitan dan daerah dengan sistem drainase kurang baik.
Pemprov Jawa Tengah masih mengkaji penerapan PKB dan BBNKB kendaraan listrik menyusul terbitnya Permendagri No 11 Tahun 2026. Simak penjelasannya.
Saat ini, sudah ada lebih dari 80% tenant yang ada di PGM terisi dan kembali buka. Bahkan, untuk tahun depan, PGM akan kedatangan tenant nasional.
Pertumbuhan ekonomi nasional cukup stabil lantaran konsisten tumbuh di atas 5% sejak triwulan IV 2021.
PPKM Award merupakan bentuk apresiasi pemerintah kepada semua pihak yang membantu menangani masalah pandemi
Good Doctor Technology Indonesia (Good Doctor) telah melakukan berbagai upaya komprehensif untuk mendukung pemerintah dalam mengendalikan pandemi ini.
Presiden Joko Widodo mengaku bingung dengan banyaknya istilah dalam penangan covid-19, seperti Pembatasan Sosial Berskala Besar hingga Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat.
"Proyeksi pertumbuhan di triwulan I ini diperkirakan mencapai 4,9% hingga 5% secara tahunan,".
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved