Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
RIBUAN rumah terendam banjir di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan (Kalsel) akibat meluapnya sungai-sungai besar di wilayah tersebut. Sejumlah daerah di Kalsel, kini, dalam status siaga bencana banjir.
Berdasarkan data Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Hulu Sungai Tengah, banjir yang terjadi sejak dua hari terakhir itu merendam sedikitnya 1.000 rumah yang dihuni 1.113 keluarga di lima kecamatan. Selain banjir, tanah longsor juga terjadi di sejumlah titik.
"Banjir kembali melanda wilayah Hulu Sungai Tengah. Saat ini, tim BPBD dan rescue telah mengambil langkah penanganan korban bencana, termasuk evakuasi dan pengungsian warga korban bencana," ungkap Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Hulu Sungai Tengah Ahmad Yani, Selasa (16/11).
Baca juga: Kuningan Waspada Bencana Hidrometeorologi
Banjir terparah melanda enam kelurahan di Kecamatan Barabai, yang merupakan ibu kota kabupaten, dengan ketinggian banjir berkisar 70 cm hingga 1 meter.
Banjir juga merendam sebagian wilayah di Kecamatan Batang Alai Utara, Haruyan, Batu Benawa, dan Pandawan.
Kepala BPBD Hulu Sungai Tengah Budi Haryanto mengatakan banjir disebabkan tingginya curah hujan di kawasan Pegunungan Meratus sehingga sungai-sungai besar meluap dan merendam wilayah dataran rendah, termasuk Kota Barabai.
"Dapur umum didirikan di Stadion Mandingin, juga lokasi pengungsian di SMA 1 barabai, MAN 1 Barabai, Mesjid Sulaha lantai 2 dan sebagian masyarakat mengungsi ke tempat keluarga maupun dataran tinggi. Ada juga yang masih bertahan d loteng rumah," tuturnya.
Selain banjir, tanah longsor juga terjadi di Desa Hinas Kiri, Kecamatan Batang Alai Timur sepanjang 50 meter dan Desa Pasting, Kecamatan Hantakan sepanjang 30 meter.
Sebuah jembatan darurat penghubung Desa Timan Ke Desa Patikalain di Kecamatan Hantakan, putus akubat diterjang banjir.
Pantauan Media Indonesia, hujan terus mengguyur sebagian besar wilayah di Provinsi Kalimantan Selatan itu. Sejumlah daerah ditetapkan dalam status siaga 1 bencana banjir.
Pekan lalu, tingginya curah hujan akibat pengaruh La Lina menyebabkan sejumlah.daerah seperti Kota Banjarmasin, Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Barito Kuala dan Hulu Sungai Selatan terendam banjir. (OL-1)
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kendari mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Sultra hingga 4 Mei 2026. Waspada banjir dan longsor.
SEJUMLAH anak sungai di bagian hulu DAS (Daerah Aliran Sungai) Batanghari) Jambi meluap dan membanjiri permukiman warga di Kabupaten Sarolangun dan Kabupaten Merangin.
Pemprov Jawa Barat menurunkan tim ke lokasi terdampak untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh
Banjir besar ini terjadi karena overflow air yang melampaui kapasitas kali setelah aliran air terhambat tumpukan sampah.
Volume sampah yang diangkut setiap harinya dari seluruh wilayah kecamatan mencapai puluhan ton
HUJAN deras yang mengguyur Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatra Utara, pada Sabtu (18/4) sekitar pukul 16.15 WIB langsung melumpuhkan aktivitas di pusat Kota Tarutung.
Di Kabupaten Balangan, banjir yang sebelumnya melanda delapan desa pada lima kecamatan, kini meluas ke Kecamatan Juai.
BPBD setempat mencatat banjir paling parah di Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Banjir terjadi di sejumlah desa pada tiga kecamatan yaitu Batu Benawa, Barabai dan Pandawan.
Mantan Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) Abdul Latif dibebankan vonis pidana pengganti puluhan miliar rupiah.
Banjir di Kabupaten Hulu Sungai Utara meluas hingga 46,4 hektare tanaman padi dan 190 kg semaian terendam.
Kalimantan Selatan sangat rawan bencana. Jika kemarau terjadi kebakaran dan saat musim hujan terjadi banjir dan longsor.
SMK-PP Negeri Banjarbaru
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved