Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
GURU dan siswa di semua tingkatan sekolah di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat diharapkan bisa menjadi duta Covid-19. Mereka harus bisa menjadi corong untuk mempercepat penanganan Covid-19.
Bupati Cianjur Herman Suherman mengatakan saat dilaksanakan PTM terbatas, materi pertama yang disampaikan guru harus menyangkut pengetahuan tentang covid-19. Mulai dari pengenalan gejala, antisipasi, dan cara penanganan covid-19.
"Sebagai upaya percepatan penanganan covid-19, salah satunya menjadikan guru dan siswa sebagai duta covid-19. Terutama di lingkungan SMA, SMK, dan SLB. Makanya saya minta, materi pembelajaran pertama saat PTM terbatas nanti harus menyangkut penanganan covid-19," terang Herman seusai menghadiri sosialisasi percepatan penanganan covid-19 di lingkungan SMA, SMK, dan SLB di SMKN 1 Cianjur, Senin (6/9).
Di tingkat sekolah menengah atas, di Kabupaten Cianjur jumlah SMA, SMK, dan SLB sebanyak 288 sekolah. Rinciannya, SMA sebanyak 94 sekolah, SMK sebanyak 186 sekolah, dan SLB sebanyak 8 sekolah.
Dengan jumlah guru sebanyak 4.527 orang serta tenaga kependidikan sebanyak 1.417 orang, menurut Herman, angka tersebut sangat potensial untuk dijadikan corong mengendalikan covid-19 kepada para peserta didik. "Dengan jumlah siswa sebanyak 97.755 peserta didik, mereka juga bisa ikut menjadi duta untuk mengendalikan covid-19. Minimalnya menginformasikan ke lingkungan keluarga," beber Herman.
Herman mengaku modul materi informasi pengendalian covid-19 sudah disiapkan. Dengan pengetahuan yang nanti dimiliki, semua guru dan siswa minimalnya bisa mengambil langkah-langkah pertolongan pertama seandainya menemukan anggota keluarga yang terindikasi covid-19.
"Kalau ini berhasil, Insha Allah akan mempercepat pengendalian dan penanganan covid-19. Jadi, pada prinsipnya penanganan covid-19 itu tidak bisa bekerja sendiri. Semua elemen harus terus bergerak," jelasnya.
Di sisi lain, Kepala Cabang Dinas Disdikbud Jawa Barat Wilayah VI, Endang Susilastuti mengatakan semua sekolah tingkat SMA, SMK, dan SLB sudah siap bersinergi melaksanakan berbagai program yang ditetapkan Pemkab Cianjur. Termasuk program percepatan penanganan covid-19 di lingkungan pendidikan atau sekolah.
"Kami siap turut andil melaksanakan percepatan penanganan covid-19 dengan melibatkan guru dan peserta didik," tegas Endang. (OL-15)
Gempa magnitudo 4,0 mengguncang Kabupaten Tasikmalaya dini hari, Selasa (28/4). BMKG memastikan gempa tak berpotensi tsunami, getaran dirasakan di sejumlah wilayah.
Perindo menempatkan Jawa Barat sebagai prioritas utama dalam konsolidasi menuju Pemilu 2029.
Kebijakan transisi energi di Indonesia selama ini banyak dirancang di level nasional, mulai dari penetapan target bauran energi, skema pensiun dini PLTU, hingga negosiasi pendanaan.
Berdasarkan hasil analisis model cuaca global hingga lokal dan data observasi, BMKG menyimpulkan potensi hujan lebat dan angin kencang dapat terjadi dalam durasi singkat
BMKG keluarkan peringatan dini angin kencang di Jawa Barat dan hujan lebat di 11 wilayah Indonesia untuk 21 April 2026. Cek prakiraan cuaca lengkapnya.
Dinamika atmosfer saat ini dipengaruhi oleh pembentukan sirkulasi siklonik di wilayah barat dan timur Nusantara, yang memicu pertumbuhan awan hujan signifikan di berbagai wilayah Indonesia.
Terdapat sebanyak 469 ruang kelas dilaporkan rusak berat. Ruang kelas yang rusak itu tersebar di 125 sekolah.
Proses perbaikan masih berlangsung secara intensif dengan fokus pada perkuatan tubuh ban rel guna memastikan keselamatan perjalanan kereta api. U
Pembagian jatah air ini sangat penting karena dipastikan saat kemarau volumenya berkurang
Ada berbagai faktor penyebab kelangkaan elpiji 3 kg di masyarakat.
Pada bulan ini program PTSL di Kabupaten Cianjur bisa dituntaskan.
Saat ini pencetakan SPPT sudah mencakup 28 kecamatan. Dari jumlah tersebut, SPPT yang sudah terdistribusikan mencakup 21 kecamatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved