Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPOLISIAN Daerah Jambi kembali mendapat bantuan 18 ton oksigen likuid dari Sinarmas untuk kebutuhan penanganan pasien covid-19 di Provinsi Jambi, Senin (9/8). Sebanyak 18 ton oksigen cair itu akan dimasukkan ke filling station dan dijadikan oksigen untuk disebarkan ke rumah sakit membutuhkan di Jambi.
Wakapolda Jambi Brigjen Yudawan R mengatakan itu usai serah terima bantuan di Lobi Mapolda Jambi. "Oksigen di Jambi, dengan bantuan yang lain juga, masih mencukupi kebutuhan sampai tujuh hari ke depan," kata Yudawan. Dia menjelaskan, pengiriman dan pendistribusian oksigen tersebut dikawal ketat oleh aparat kepolisian, karena ini bersifat bantuan.
Humas PT Wirakarya Sakti (WKS)--anak perusahaan APP Sinarmas--Taufik, mengatakan, hari ini pihak perusahaan mengirim 18 ton oksigen dari Smart Tbk masih dalam bentuk likuid. Taufik menambahkan, pihak APP Sinar Mas juga memberikan tiga sampai empat ton oksigen yang diproduksi melalui unit usaha PT Lontar Papyrus Pulp & Paper Industry yang berlokasi di Tebing Tinggi, Tanjungjabung Barat, Jambi.
Dia membeberkan, semenjak pertengahan Juli, Sinarmas melalui pilar usaha Asia Pulp & Paper (APP) Sinarmas berkomitmen untuk menyumbangkan sebanyak 1.200 ton oksigen likuid dan gas untuk membantu penanganan pasien covid-19 di sejumlah daerah. Komitmen untuk mendukung penanganan pandemi covid-19 itu direalisasikan tiga unit usaha APP Sinar Mas, yaitu PT Lontar Papyrus Pulp & Paper Industry Jambi, PT Indah Kiat Pulp & Paper Perawang Mills, dan PT OKI Pulp & Paper Mills.
Dalam siaran persnya, CEO Sinar Mas Agribusiness and Food Wilayah Jambi Susanto Yap menyatakan bahwa pihaknya berharap donasi ini dapat menjaga ketersediaan oksigen bagi pasien covid-19 di Jambi. Dengan demikian angka kesembuhan pasien dapat terus meningkat dan angka kematian terus menurun.
Managing Director Sinar Mas, Saleh Husin, mengatakan, "Donasi dari berbagai pilar bisnis Sinar Mas ini merupakan bagian dari solidaritas sektor usaha dalam memerangi pandemi, khususnya di wilayah sekitar area operasi mereka.
Menurut data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Jambi, kasus harian Covid-19 di Jambi mengalami penambahan 103 orang per hari dengan total jumlah penderita sebanyak 1.764 orang. Angka kesembuhan di Jambi mencapai 157 orang per hari dengan total angka kesembuhan mencapai 5.141 orang.
Baca juga: Dapat Sumbangan 80 Tabung Oksigen, MUI Bakal Pinjamkan ke Masyarakat secara Gratis
Kesigapan dan kerja sama semua pihak terkait baik pihak swasta maupun pemerintah menjadi jawaban dalam menghadapi tantangan covid-19. Salah satu kolaborasi yang dilakukan oleh unit usaha Sinar Mas Agribusiness and Food di Jambi yaitu bekerja sama dengan PT Lontar Papyrus Pulp & Paper Industry dalam pemenuhan kebutuhan oksigen bagi Pemprov Jambi. (OL-14)
Polda Jambi menggerebek lokasi penyuntikan gas subsidi ke tabung nonsubsidi di kebun sawit Muarojambi. Ratusan tabung gas disita sebagai barang bukti.
Pengiriman semen tercatat meningkat seiring berjalannya proyek-proyek infrastruktur di wilayah Jambi.
Pemerintah daerah dan pelaku usaha kehutanan memperkuat kolaborasi untuk menekan risiko kebakaran hutan dan lahan.
Industri hulu minyak dan gas bumi (migas) dinilai masih menjadi salah satu penggerak utama ekonomi daerah, terutama melalui penerimaan Dana Bagi Hasil.
KEKERASAN terhadap Orang Rimba atau warga Suku Anak Dalam (SAD) dengan petugas security kembali terjadi di areal perusahaan perkebunan kelapa sawit di Jambi.
Baznas terus memperluas dan mengembangkan program pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), termasuk ZChicken, agar semakin banyak mustahik yang dapat naik kelas.
Tanpa keseimbangan sempurna dari elemen-elemen ini, sebuah planet berbatu mungkin tampak layak huni di permukaannya, namun secara mendasar tidak akan mampu mendukung kehidupan biologis.
Perdebatan panjang para astronom mengenai apa yang sebenarnya tersembunyi di bawah lapisan awan tebal Jupiter akhirnya menemui titik terang.
Risiko lain yang tak kalah serius adalah gangguan jantung, seperti aritmia atau gangguan irama jantung, yang dalam kondisi tertentu bisa berujung pada henti jantung mendadak.
Sejak jutaan tahun lalu, rotasi Bumi terus mengalami perlambatan. Perlambatan ini terjadi akibat tarikan gravitasi Bulan yang menciptakan gaya pasang surut, berfungsi seperti rem alami.
Atmosfer Bumi tidak selalu kaya oksigen seperti saat ini. Sekitar 3 miliar tahun lalu, hampir tidak ada oksigen bebas di udara.
Keterlambatan penanganan penyakit pneumonia pada bayi bisa menyebabkan bayi kekurangan oksigen dalam waktu lama dan kondisi ini mempengaruhi perkembangan otaknya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved