Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
CAKUPAN vaksinasi covid-19 di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, relatif masih rendah. Kisarannya di angka 7,5% dari jumlah sasaran sekitar 2 juta jiwa lebih.
Juru Bicara Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Cianjur, Yusman Faisal, mengatakan sasaran yang sudah divaksinasi di Kabupaten Cianjur baru mencapai sekitar 150 ribu-200 ribu orang. Mereka terdiri dari kalangan tenaga kesehatan, pelayan publik, lanjut usia, serta warga berusia di atas 18 tahun.
"Mereka yang sudah divaksin merupakan prioritas karena berisiko tinggi rentan terpapar covid,19," kata Yusman, Selasa (20/7).
Sampai saat ini Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur masih melakukan vaksinasi massal bagi berbagai kalangan, terutama tenaga kesehatan serta warga berusia di atas 18 tahun. Rata-rata pelaksanaannya tersentralisasi di setiap puskesmas. "Masih terus berlanjut untuk vaksinasi," ucapnya.
Namun vaksinasi saat ini tidak seagresif saat awal. Pasalnya, stok vaksin di Gudang Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan sudah cukup menipis.
"Kita sudah salurkan vaksinasi ini ke setiap puskesmas. Di puskesmas sendiri, vaksinasi sudah dijadwalkan. Jadwalnya tergantung dari masing-masing puskesmas. Ada yang melaksanakan seminggu dua kali atau tiga kali," tutur Yusman.
Distribusi vaksinasi covid-19 ke setiap puskesmas maksimal bisa mencapai 200 dosis. Hingga saat ini Kabupaten Cianjur belum menerima kembali distribusi vaksin sehingga stok yang ada menipis.
"Belum, kita belum menerima kembali distribusi vaksin. Terakhir itu sekitar tiga minggu yang lalu," jelasnya.
Dinkes Kabupaten Cianjur masih menunggu kelancaran distribusi dosis vaksin dari Pemprov Jabar. Sehingga target bisa menyelesaikan vaksinasi untuk mencapai kekebalan kelompok (herd immunity) bisa tercapai. "Sesuai target pemerintah pusat, akhir Desember nanti semua sasaran bisa divaksin," pungkasnya. (BK/OL-15)
Gempa magnitudo 4,0 mengguncang Kabupaten Tasikmalaya dini hari, Selasa (28/4). BMKG memastikan gempa tak berpotensi tsunami, getaran dirasakan di sejumlah wilayah.
Perindo menempatkan Jawa Barat sebagai prioritas utama dalam konsolidasi menuju Pemilu 2029.
Kebijakan transisi energi di Indonesia selama ini banyak dirancang di level nasional, mulai dari penetapan target bauran energi, skema pensiun dini PLTU, hingga negosiasi pendanaan.
Berdasarkan hasil analisis model cuaca global hingga lokal dan data observasi, BMKG menyimpulkan potensi hujan lebat dan angin kencang dapat terjadi dalam durasi singkat
BMKG keluarkan peringatan dini angin kencang di Jawa Barat dan hujan lebat di 11 wilayah Indonesia untuk 21 April 2026. Cek prakiraan cuaca lengkapnya.
Dinamika atmosfer saat ini dipengaruhi oleh pembentukan sirkulasi siklonik di wilayah barat dan timur Nusantara, yang memicu pertumbuhan awan hujan signifikan di berbagai wilayah Indonesia.
Terdapat sebanyak 469 ruang kelas dilaporkan rusak berat. Ruang kelas yang rusak itu tersebar di 125 sekolah.
Proses perbaikan masih berlangsung secara intensif dengan fokus pada perkuatan tubuh ban rel guna memastikan keselamatan perjalanan kereta api. U
Pembagian jatah air ini sangat penting karena dipastikan saat kemarau volumenya berkurang
Ada berbagai faktor penyebab kelangkaan elpiji 3 kg di masyarakat.
Pada bulan ini program PTSL di Kabupaten Cianjur bisa dituntaskan.
Saat ini pencetakan SPPT sudah mencakup 28 kecamatan. Dari jumlah tersebut, SPPT yang sudah terdistribusikan mencakup 21 kecamatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved