Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
CAKUPAN vaksinasi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, hingga saat ini sudah mencapai lebih kurang sebanyak 60 ribuan orang. Sasaran penerima vaksinasi sendiri sementara ini ditargetkan sebanyak 342 ribu orang.
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Cianjur, Yusman Faisal mengatakan sasaran penerima yang sudah dan sedang menjalani vaksinasi di antaranya terdiri dari tenaga medis, pelayan publik, dan lanjut usia. Vaksinasi yang sedang berlangsung kali ini merupakan dosis kedua.
"Kami masih menggunakan stok yang ada untuk vaksinasi dosis kedua. Sudah kami amankan sebelumnya stok tersebut," terang Yusman, Kamis (20/5).
Dengan sasaran sebanyak 60 ribuan orang penerima vaksin, kata Yusman, maka jumlah vaksin yang sudah dipakai lebih kurang 100 ribu-120 ribu dosis karena dilakukan dua kali. Pasca-Idulfitri 1442 Hijriah, Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur melanjutkan kembali pemberian vaksinasi.
"Kami sedang melaksanakan kembali vaksinasi dosis kedua dengan cakupan sasaran masih tenaga pengajar, pelayan publik, dan lansia," jelasnya.
Untuk dosis vaksin dengan sasaran penerima baru, jelas Yusman, Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur belum mendapatkan distribusinya. Sejak dua pekan terakhir, Cianjur belum mendapatkan droping vaksin. "Untuk sasaran penerima vaksin yang baru kami belum mendapatkannya," ungkap Yusman.
Sasaran baru penerima vaksin selanjutnya dari kalangan masyarakat umum. Hasil pendataan, jumlahnya mencapai sekitar 1,6 juta orang. "Untuk vaksinasi masyarakat umum kemungkinan akan dimulai Juli 2021," pungkasnya.
Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Cianjur, Dodit Ardian Pancapana, menuturkan selepas Idulfitri 1442 Hijriah, Pemkab Cianjur menggenjot kembali pelaksanaan vaksinasi lanjutan. Tahap pertama pelaksanaannya pascalebaran, sasarannya meliputi tenaga pengajar, lansia, dan pelayan publik.
"Kami akan memaksimalkan vaksinasi hingga semua kalangan masyarakat di Cianjur bisa mendapatkannya," tegas Dodit. (BK/OL-15)
Gempa magnitudo 4,0 mengguncang Kabupaten Tasikmalaya dini hari, Selasa (28/4). BMKG memastikan gempa tak berpotensi tsunami, getaran dirasakan di sejumlah wilayah.
Perindo menempatkan Jawa Barat sebagai prioritas utama dalam konsolidasi menuju Pemilu 2029.
Kebijakan transisi energi di Indonesia selama ini banyak dirancang di level nasional, mulai dari penetapan target bauran energi, skema pensiun dini PLTU, hingga negosiasi pendanaan.
Berdasarkan hasil analisis model cuaca global hingga lokal dan data observasi, BMKG menyimpulkan potensi hujan lebat dan angin kencang dapat terjadi dalam durasi singkat
BMKG keluarkan peringatan dini angin kencang di Jawa Barat dan hujan lebat di 11 wilayah Indonesia untuk 21 April 2026. Cek prakiraan cuaca lengkapnya.
Dinamika atmosfer saat ini dipengaruhi oleh pembentukan sirkulasi siklonik di wilayah barat dan timur Nusantara, yang memicu pertumbuhan awan hujan signifikan di berbagai wilayah Indonesia.
Terdapat sebanyak 469 ruang kelas dilaporkan rusak berat. Ruang kelas yang rusak itu tersebar di 125 sekolah.
Proses perbaikan masih berlangsung secara intensif dengan fokus pada perkuatan tubuh ban rel guna memastikan keselamatan perjalanan kereta api. U
Pembagian jatah air ini sangat penting karena dipastikan saat kemarau volumenya berkurang
Ada berbagai faktor penyebab kelangkaan elpiji 3 kg di masyarakat.
Pada bulan ini program PTSL di Kabupaten Cianjur bisa dituntaskan.
Saat ini pencetakan SPPT sudah mencakup 28 kecamatan. Dari jumlah tersebut, SPPT yang sudah terdistribusikan mencakup 21 kecamatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved