Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
UNIVERSITAS Brawijaya, Kota Malang, Jawa Timur, meningkatkan regenerasi petani terutama kalangan muda milenial. Regenerasi petani diperlukan mengingat stigma miskin masih menjadi hambatan utama sehingga kalangan milenial emoh menggeluti pertanian.
"Regenerasi petani terhambat karena pandangan bahwa sektor pertanian bukanlah sektor yang menguntungkan," tegas pakar ketahanan pangan Universitas Brawijaya, Dr Sujarwo, Rabu (31/3).
Imbas dari stereotip itu menjadikan sektor pertanian kian ditinggalkan dan menjadi inferior. Hal itu ditambah masalah produksi dan pasar yang tak kunjung dibenahi sehingga saat panen, harga kerap jeblok merugikan petani.Karena itu pemerintah harus lebih serius mengembangkan program regenerasi petani melibatkan perguruan tinggi. Sejauh ini Universitas Brawijaya sudah berkontribusi mengedukasi warga sampai merambah dusun agar lebih banyak anak muda yang minat menjadi petani.
Adapun mahasiswa jurusan pertanian sebanyak 4.050 orang dalam program studi agroekoteknologi, agribisnis dan kehutanan. Setiap tahun, UB meluluskan 903 sarjana pertanian.Ia menjelaskan hasil riset mengungkapkan kebanyakan warga desa bekerja di sektor pertanian lantaran tidak memiliki pilihan di sektor lainnya. Keterpaksaan atau keterdesakan ekonomi ditambah lahan di bawah 1 ha membuat mereka bertahan bekerja dengan modal kecil.
Di sisi lain, ada petani yang setia dengan profesinya secara turun menurun karena pertanian memberikan keuntungan dan kesejahteraan sampai bisa menguliahkan anak.Untuk itu, mengedukasi petani sangatlah penting menggingat share sektor pertanian terus menurun dari sisi struktur ekonomi di seluruh dunia.
baca juga: Mentan Beri Motivasi Calon Petani Muda Magang ke Jepang
Kendati secara nasional sektor pertanian memberikan pertumbuhan positif selama masa pandemi, akan tetapi faktanya laju pertumbuhan itu masih kalah cepat ketimbang sektor industri, jasa dan perdagangan.
"Yang penting sebenarnya transformasi struktur ekonomi ini juga diikuti transformasi tenaga kerja, sehingga labor productivity-nya juga meningkat," ungkapnya.
Tantangan bangsa dalam pembangunan pertanian itu, lanjutnya, guna mencegah potensi meningkatnya ketimpangan dan marginalisasi sektor pertanian itu sendiri.(OL-3)
Generasi Z dan Milenial di Jakarta mulai meninggalkan konsep kepemilikan rumah sebagai simbol sukses. Simak analisis pakar properti terkait tren ini.
Mulai dari kaset dianggap fosil hingga disket dikira ikon "Save" versi 3D, inilah kumpulan cerita kocak orangtua saat anak-anak mereka menemukan teknologi era 80-90an.
Milenial dan Gen Z Indonesia beralih ke multi-income stream dan pengelolaan uang real-time di tengah tekanan ekonomi. Simak perbandingan datanya di sini.
Riset Kaspersky mengungkap 90% Gen Z dan Milenial pilih simpan data digital. Simak tren penyimpanan data di Indonesia dan tips keamanan siber terbaru.
Milenial dan Gen Z mulai meninggalkan parameter kesuksesan tradisional seperti kepemilikan rumah atau tabungan jangka panjang, menuju pengelolaan keuangan yang personal dan berbasis nilai.
Bagi Gen Z dan milenial, kost bukan lagi sekadar tempat tinggal sementara. Hunian sudah menjadi bagian dari gaya hidup dan rutinitas harian.
Penyerahan bantuan alsintan dari Kementerian Pertanian di Desa Alue Awe, Lhokseumawe, Aceh.
PEMPROV Bengkulu, akan menargetkan potensi peningkatan produksi gabah kering giling (GKG) mencapai 10 ribu ton per tahun dari total luasan lahan program cetak sawah pada 2026.
Pemprov Jateng siapkan mitigasi kekeringan dengan 123 juta liter air bersih dan optimalisasi 1.137 embung untuk amankan kebutuhan warga serta lahan pertanian.
Ancaman kekeringan akibat fenomena iklim global mulai terasa di Aceh, mendorong kalangan akademisi mengingatkan pentingnya strategi adaptasi bagi sektor pertanian.
Guru Besar IPB Prof Hermanu Triwidodo tawarkan solusi preemtif murah hadapi ledakan hama penggerek batang & wereng saat Godzilla El Nino 2026.
MENTERI Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyoroti lambatnya penanganan sawah terdampak bencana Sumatra saat meninjau langsung lokasi Kabupaten Padang Pariaman.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved